JawaPos.com — Rumor kedatangan gelandang asing kembali menggema di kalangan pendukung Persebaya Surabaya. Kali ini, nama Ze Valente, pemain asal Portugal, kembali dikaitkan dengan Green Force menjelang bursa transfer paruh musim Liga 1 Indonesia 2024/2025.
Kabar ini menjadi sorotan lantaran Ze Valente sebelumnya pernah menjadi bagian penting dari skuad Persebaya Surabaya. Pemain senilai Rp 5,6 miliar itu saat ini bermain untuk Persik Kediri dengan status pinjaman hingga akhir musim.
Rumor ini pertama kali dihembuskan oleh akun sepak bola Indonesia, @ligawakanda.id. Dalam unggahannya, disebutkan selain Ze Valente, Persebaya juga mengincar Renan Alves dan Jucie Lupeta.
“Tiga pemain asing asal Portugal dan Brasil yakni Ze Valente, Renan Alves, dan Jucie Lupeta menjadi incaran Persebaya pada bursa transfer paruh musim ini,” tulis akun tersebut.
Hal ini sontak memancing antusiasme dari para pendukung Persebaya, Bonek.
Ze Valente sebelumnya bergabung dengan Persebaya Surabaya pada pertengahan musim Liga 1 Indonesia 2022/2023. Pemain asal Portugal itu didatangkan dari PSS Sleman untuk menggantikan posisi Higor Vidal.
Semenjak bergabung, Ze Valente langsung menjadi andalan di lini tengah Persebaya Surabaya. Kepemimpinannya di lapangan membuatnya sempat didapuk sebagai kapten tim.
Namun, perjalanan kariernya bersama Persebaya Surabaya tidak selalu mulus. Isu mengenai masalah sikap membuat namanya sempat tersingkir dari skuad utama pada musim berikutnya.
Pada bursa transfer paruh musim Liga 1 Indonesia 2023/2024, Ze Valente akhirnya dilepas ke Persik Kediri. Pemain yang memiliki kaki kidal itu dipinjamkan dengan durasi hingga akhir musim.
Meskipun demikian, Ze Valente tetap menunjukkan performa apik bersama Persik. Dalam paruh musim kedua, ia berhasil mencetak 1 gol dan 4 assist, serta menjadi pemain kunci di lini tengah Macan Putih.
Keberadaannya di Persik Kediri juga mendapatkan pujian dari pelatih Marcelo Rospide. Pelatih asal Brasil itu menyebut Ze Valente sebagai pemain yang mampu memberikan warna berbeda dalam permainan tim.
“Sejak bergabung di paruh musim lalu, Ze Valente nyaris tidak tergantikan perannya di lini tengah. Kehadirannya mampu mengangkat performa tim secara keseluruhan,” ujar Marcelo.
Meski saat ini masih menjadi bagian dari Persik Kediri, hubungan Ze Valente dengan Persebaya Surabaya tidak pernah benar-benar terputus. Pemain berusia 30 tahun ini dikenal dekat dengan Bonek dan Bonita, pendukung fanatik Green Force.
Ze Valente kerap menyapa Bonek dan memimpin chant di stadion saat masih memperkuat Persebaya Surabaya. Bahkan, ia menyampaikan ucapan terima kasih emosional kepada pendukung setelah resmi hengkang ke Persik.
“Terima kasih untuk BONEK & BONITA ... Kalian akan selalu ada di hatiku... Terima kasih atas semua momen yang kita jalani! Sampai bertemu kembali!” tulis Ze Valente di akun Instagram resminya.
Total, Ze Valente mencatatkan 6 gol dan 8 assist dalam 29 penampilan selama berseragam Persebaya Surabaya. Statistik ini menunjukkan betapa besar kontribusinya di lini tengah Green Force.
Kini, rumor kepulangannya ke Persebaya Surabaya menjadi kabar yang dinantikan banyak pihak. Kehadiran Ze Valente diharapkan dapat menguatkan skuad Persebaya Surabaya dalam mengejar gelar Liga 1 musim ini.
Biodata singkat Ze Valente pun kembali menjadi sorotan. Pemain bernama lengkap Magalhaes Valente Jose Pedro ini lahir di Paredes, Portugal, pada 14 Mei 1994. Dengan tinggi badan 180 cm, ia dikenal sebagai gelandang kreatif yang memiliki akurasi umpan tinggi.
Selain Ze Valente, isu transfer juga mengaitkan Persebaya Surabaya dengan beberapa nama besar lainnya. Renan Alves dan Jucie Lupeta dikabarkan menjadi target utama untuk memperkuat tim.
Renan Alves adalah bek tengah tangguh asal Brasil yang memiliki pengalaman bermain di beberapa klub Asia. Sementara itu, Jucie Lupeta merupakan penyerang produktif yang juga berasal dari Brasil.
Ketertarikan Paul Munster terhadap ketiga pemain ini menunjukkan ambisi besar Persebaya Surabaya di paruh musim kedua. Perubahan komposisi pemain asing diharapkan dapat membawa angin segar bagi Green Force.
Apabila rumor ini benar terwujud, kedatangan Ze Valente akan menjadi momen yang sangat emosional bagi Bonek. Sosoknya yang pernah menjadi ikon Persebaya Surabaya tentu akan disambut hangat oleh pendukung setia tim.
Namun, hingga saat ini belum ada konfirmasi resmi dari manajemen Persebaya Surabaya terkait rumor ini. Para pendukung harus bersabar menunggu pengumuman resmi jelang dibukanya bursa transfer.
Meski demikian, semangat optimisme terus mengiringi Green Force. Dukungan penuh dari Bonek dan Bonita menjadi modal penting bagi Persebaya Surabaya untuk terus berjuang di Liga 1 Indonesia 2024/2025.
Pertanyaan besar yang tersisa adalah apakah Ze Valente akan benar-benar kembali ke Kota Pahlawan? Ataukah ia akan tetap bertahan bersama Persik Kediri hingga akhir musim?
Bagi para pencinta sepak bola, terutama pendukung Persebaya Surabaya, kisah ini layak untuk terus diikuti. Bursa transfer paruh musim dipastikan akan menjadi momen yang penuh kejutan bagi Green Force.