← Beranda
Paul Munster Tak Peduli Persebaya Surabaya Main 6 Kali dalam 1 Bulan, Fokus Penuh ke Madura United
Moch. Rizky Pratama PutraMinggu, 24 November 2024 | 00.52 WIB
Paul Munster siap bawa Persebaya Surabaya kalahkan Persija Jakarta dan mendekat ke trofi Liga 1. (Media Persebaya)
 

JawaPos.com — Persebaya Surabaya berhasil mencatatkan kemenangan penting atas Persija Jakarta di pekan ke-11 Liga 1 2024/2025. Bermain di Stadion Gelora Bung Tomo, skuad Green Force menang dramatis 2-1 berkat gol Flavio Silva dan Mohammed Rashid.

Kemenangan itu membawa Persebaya Surabaya memuncaki klasemen sementara dengan 24 poin, menggusur Borneo FC. Namun, tantangan besar sudah menanti dengan jadwal padat enam pertandingan sepanjang Desember 2024.

Pelatih Paul Munster menyadari betul situasi sulit yang dihadapi timnya dalam menjalani jadwal kompetisi. Meski demikian, ia memilih fokus penuh pada pertandingan terdekat melawan Madura United di Gelora Bangkalan.

“Ya, begitulah adanya, kita di Indonesia. Aku tahu bagaimana keadaannya, jadi aku hanya harus beradaptasi,” ujar Paul Munster saat sesi latihan di lapangan THOR, Surabaya, Sabtu (23/11).

Munster menegaskan dirinya tidak ingin terlalu memikirkan jadwal padat yang harus dijalani Persebaya Surabaya. Menurutnya, fokus utamanya saat ini adalah mempersiapkan tim untuk menghadapi pertandingan satu per satu.

“Kita punya enam pertandingan dalam satu bulan, tetapi fokus penuh kita sekarang adalah Madura. Itu satu-satunya hal yang kita fokuskan,” tambahnya dengan nada penuh percaya diri.

Jadwal pertandingan Persebaya Surabaya pada Desember memang bukan perkara mudah, dimulai dari laga tandang melawan Madura United pada 2 Desember. Selanjutnya, Green Force harus melakoni pertandingan bertajuk Derbi Jawa Timur menghadapi Arema FC di GBT lima hari berselang.

Tak sampai di situ, Persebaya Surabaya juga akan menjamu Persik Kediri pada 11 Desember sebelum bertandang ke markas Semen Padang empat hari kemudian. Dua laga penutup bulan Desember juga tak kalah berat, yakni melawan Borneo FC di GBT pada 20 Desember dan Bali United di Gianyar pada 28 Desember.

Padatnya jadwal ini jelas menjadi ujian besar bagi daya tahan fisik dan mental para pemain Persebaya Surabaya. Meski demikian, Paul Munster tetap optimistis skuadnya mampu menjaga performa terbaik di tengah tekanan jadwal.

Pelatih asal Irlandia Utara ini dikenal dengan pendekatannya yang tegas dan disiplin dalam mempersiapkan tim. Tidak hanya berfokus pada taktik, Munster juga memperhatikan kondisi kebugaran pemain untuk menghindari cedera yang bisa mengganggu performa tim.

Pertandingan melawan Madura United menjadi prioritas utama Munster sebelum memikirkan laga berikutnya. Ia ingin memastikan Persebaya Surabaya tampil maksimal dalam setiap pertandingan tanpa kehilangan fokus pada target besar mereka, yakni menjadi juara Liga 1 musim ini.

Persebaya Surabaya saat ini menjadi salah satu tim dengan konsistensi terbaik di Liga 1 musim ini. Kombinasi pemain terbaik Liga 1 musim lalu seperti Francisco Rivera dan pengalaman pemain internasional seperti Mohammed Rashid menjadi kekuatan utama mereka.

Namun, padatnya jadwal juga menjadi ancaman bagi tim yang sedang berada di puncak performa. Jika tidak dikelola dengan baik, hal ini bisa berisiko menurunkan kualitas permainan dan membuka peluang bagi pesaing untuk mendekati posisi mereka.

Borneo FC, yang kini berada di peringkat kedua, terus mengintai dengan hanya selisih satu poin. Selain itu, tim-tim seperti Bali United dan Persib Bandung juga masih berpeluang memberikan tekanan dalam perebutan gelar juara.

Untuk itu, Munster harus pintar-pintar merotasi pemain agar skuad tetap segar sepanjang bulan Desember. Pemain pelapis seperti Alfan Suaib dan Andre Oktaviansyah bisa menjadi pilihan untuk memberikan istirahat kepada pemain inti.

Selain itu, dukungan dari Bonek di setiap pertandingan juga menjadi motivasi besar bagi skuad Persebaya Surabaya. Dalam laga melawan Persija, semangat Bonek yang memenuhi stadion terbukti memberikan energi tambahan bagi tim untuk membalikkan keadaan.

Paul Munster tentu berharap dukungan serupa terus mengalir di laga-laga berikutnya, terutama saat bermain di kandang. Atmosfer Gelora Bung Tomo yang selalu bergemuruh menjadi senjata rahasia bagi Persebaya Surabaya untuk mengalahkan lawan-lawannya.

Menarik untuk ditunggu bagaimana Munster mengatur strategi di tengah jadwal padat yang harus dihadapi timnya. Apakah Persebaya Surabaya mampu menjaga konsistensi dan mempertahankan posisi puncak klasemen hingga akhir musim?

Satu hal yang pasti, perjalanan Persebaya Surabaya di Liga 1 musim ini belum selesai, dan tantangan besar masih menanti di depan. Namun, dengan kerja keras dan dukungan penuh dari Bonek, mimpi meraih gelar juara tetap terbuka lebar bagi skuad Green Force.

EDITOR: Edi Yulianto