JawaPos.com — Persebaya Surabaya kembali menunjukkan performa impresif di BRI Liga 1 Indonesia 2024/2025. Tim asuhan Paul Munster ini tak hanya dikenal dengan pertahanannya yang kukuh, tetapi juga lini serang yang tajam.
Mereka berhasil masuk dalam jajaran tim dengan catatan shots on target terbanyak di Liga 1, meski baru menjalani lima pertandingan. Rekor ini semakin memperkuat posisi mereka sebagai salah satu kandidat kuat untuk bersaing di papan atas klasemen sementara.
Setelah menjalani lima laga, Persebaya Surabaya berhasil mengumpulkan 13 poin, yang menempatkan mereka di posisi kedua klasemen sementara Liga 1 Indonesia 2024/2025.
Mereka hanya terpaut agresivitas gol dari pimpinan klasemen, Borneo FC. Tak hanya itu, catatan pertahanan mereka juga menjadi sorotan. Dari lima pertandingan, Persebaya Surabaya hanya kebobolan dua gol, menjadikan mereka salah satu tim dengan pertahanan terbaik di liga.
Laga-laga yang telah mereka lakoni selama dua pekan terakhir terbilang padat. Dalam kurun waktu kurang dari sepuluh hari, Green Force harus menghadapi tiga pertandingan penting.
Dimulai dengan kemenangan tipis 1-0 atas Persita Tangerang di laga tandang, diikuti dengan kemenangan dramatis 2-1 melawan Persis Solo di kandang. Kini, Persebaya Surabaya kembali harus bertandang ke Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, untuk menghadapi PSBS Biak pada pekan keenam, Minggu (22/9) malam.
Jadwal yang padat ini tak menyurutkan semangat dan ambisi para pemain untuk terus meraih kemenangan. Paul Munster, pelatih asal Irlandia Utara, telah mempersiapkan timnya dengan matang.
Meskipun menghadapi tekanan jadwal, Munster tetap optimistis timnya bisa tampil maksimal. “Kami mempersiapkan diri sebaik mungkin. Kami baru saja menjalani pertandingan yang sulit melawan Persis Solo, dan kami sudah melakukan recovery untuk pertandingan berikutnya melawan PSBS Biak,” ungkap Munster.
Namun, Munster tetap menekankan bahwa setiap lawan harus dihadapi dengan serius. Meskipun PSBS Biak saat ini berada di posisi ke-12 klasemen sementara, Munster menyadari bahwa posisi tersebut tidak mencerminkan kekuatan lawan yang sebenarnya.
"Saya tahu bagaimana permainan PSBS Biak. Mereka melakukan hal yang baik belakangan ini. Tapi, yang paling penting adalah fokus pada permainan kami sendiri," jelas mantan pelatih Bhayangkara FC tersebut.
Ardi Idrus, salah satu pilar di lini pertahanan Persebaya Surabaya, juga memberikan peringatan kepada rekan-rekannya untuk tidak meremehkan PSBS Biak. Tim lawan baru saja mencatatkan dua kemenangan penting melawan Persija Jakarta dan Madura United, yang tentunya menjadi motivasi tambahan bagi mereka saat menghadapi Persebaya Surabaya.
“Kita harus tetap respek dengan PSBS Biak. Mereka baru saja meraih dua kemenangan penting dan memiliki motivasi lebih. Namun, kami selalu fokus pada permainan kami sendiri. Semoga hasil positif kembali kami raih di Dipta,” tutur Idrus.
Fakta bahwa Persebaya Surabaya hanya kebobolan dua gol dari lima laga semakin menegaskan kekukuhan lini pertahanan mereka. Catatan ini menempatkan Persebaya Surabaya sebagai salah satu dari tiga tim dengan pertahanan terbaik di Liga 1 Indonesia musim ini.
Bersama Persita Tangerang dan Borneo FC, ketiga tim ini hanya kebobolan dua gol dari lima pertandingan, dengan rata-rata kebobolan 0,4 gol per pertandingan. Ini merupakan pencapaian luar biasa bagi Green Force yang dikenal memiliki daya tahan kuat di lini belakang.
Namun, tidak hanya pertahanan Persebaya Surabaya yang menonjol. Lini serang mereka juga mencatatkan rekor yang tak kalah impresif. Dari lima pertandingan, Persebaya Surabaya mencatatkan 26 shots on target, menjadikan mereka salah satu tim dengan jumlah tembakan tepat sasaran terbanyak di Liga 1 Indonesia 2024/2025.
Dengan rata-rata 5,2 shots on target per pertandingan, Persebaya menempati posisi keempat dalam daftar tim dengan shots on target terbanyak, hanya kalah dari Dewa United, Bali United, dan Arema FC, yang masing-masing sudah memainkan enam pertandingan.
Berikut adalah daftar lima tim dengan shots on target terbanyak di Liga 1 Indonesia 2024/2025 hingga pekan kelima:
Dewa United FC
Main: 6 pertandingan
Shots on target: 31
Rata-rata: 5,17 per pertandingan
Bali United FC
Main: 6 pertandingan
Shots on target: 30
Rata-rata: 5,0 per pertandingan
Arema FC
Main: 6 pertandingan
Shots on target: 29
Rata-rata: 4,83 per pertandingan
Persebaya Surabaya
Main: 5 pertandingan
Shots on target: 26
Rata-rata: 5,2 per pertandingan
Persis Solo
Main: 5 pertandingan
Shots on target: 25
Rata-rata: 5,0 per pertandingan
Uniknya, Persebaya dan Persis Solo baru memainkan lima pertandingan, berbeda dengan tiga tim lainnya yang sudah menjalani enam laga. Hal ini menunjukkan potensi besar bagi kedua tim, terutama Persebaya Surabaya, untuk memuncaki daftar tim dengan shots on target terbanyak setelah menjalani pekan keenam.
Dengan statistik seperti ini, Persebaya Surabaya menunjukkan bahwa mereka tak hanya kuat di lini pertahanan, tetapi juga berbahaya di lini depan.
Tren positif ini tentunya menjadi modal berharga bagi Green Force untuk terus melaju di papan atas klasemen Liga 1 Indonesia. Di bawah komando Paul Munster, Persebaya Surabaya menunjukkan keseimbangan permainan yang luar biasa. Pertahanan yang solid dipadukan dengan serangan yang tajam menjadi kunci sukses mereka hingga saat ini.
Tantangan berikutnya adalah mempertahankan konsistensi performa ini, terutama dengan jadwal yang padat dan tekanan tinggi dari tim-tim lawan.
Jika Persebaya Surabaya mampu terus menjaga keseimbangan antara lini pertahanan dan lini serang mereka, bukan tidak mungkin mereka akan menjadi salah satu kandidat kuat untuk meraih gelar juara Liga 1 Indonesia musim ini.
Semua mata akan tertuju pada bagaimana Persebaya Surabaya melakoni sisa pertandingan dengan konsistensi dan determinasi tinggi.
Dengan rekor fantastis di lini belakang dan catatan impresif di lini serang, Persebaya Surabaya membuktikan diri sebagai salah satu tim paling lengkap di Liga 1 Indonesia 2024/2025. Tantangan berikutnya adalah mempertahankan momentum ini hingga akhir musim.