JawaPos.com – Santer beredar rumor Maarten Paes menjalani sidang arbitrase CAS, Kamis (15/8). Namun, berdasarkan List of Hearings (tas-cas.org), belum ada nama Paes hingga sidang pada Oktober mendatang.
Paes sebelumnya santer dikabarkan menjalani sidang hari ini, di mana keputusan paling lambat akan diterima pada 18 Agustus 2024. Banyak pihak optimistis pemain naturalisasi asal Belanda itu bisa membela skuad Garuda.
Kabar itu tentu saja menggembirakan, karena keberadaan Paes sangat dinantikan bersama Timnas Indonesia dalam persiapan menghadapi putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Paes sejatinya telah mengambil sumpah sebagai Warga Negara Indonesia sejak Mei 2024. Fakta itu membuat Paes bisa tampil bersama skuad asuhan Shin Tae-yong, terlebih Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB) telah memberikan lampu hijau tentang kepindahannya.
Namun, FIFA masih mempermasalahkan status Paes yang sempat bermain bersama Timnas Belanda U-21. Kiper yang berkarier di MLS bersama FC Dallas itu dianggap masih menyalahi regulasi FIFA.
Konflik ini yang membuat PSSI mengambil langkah, yakni membawa kasus Paes ke sidang arbitrase CAS. Namun, kembali lagi ke jadwal sidang CAS, tak ada nama Paes hingga Oktober 2024. Situasi ini yang membuatnya sulit membela timnas dalam waktu dekat, terutama saat Garuda menghadapi Arab Saudi dan Australia.
Situasi itu tentu saja sangat disayangkan, meski Paes sempat memberikan pernyataan tentang peluangnya membela timnas. “Jadi, saya pergi ke sana, saya disambut dengan sangat baik. Saya mendapatkan kewarganegaraan di sana pada bulan Mei, dan sekarang sedang dalam proses untuk bermain pada bulan September melawan Arab Saudi dan Jepang. Saya tidak sabar untuk bermain di depan para penggemar di sana,” ujar Paes.
Perihal pengumuman nasib Paes bakal diumumkan pada 18 Agustus, semoga saja harapan itu terwujud walau CAS tak punya agenda menggelar sidang pada periode tersebut.
Kini, kita tinggal menunggu kabar terbaru tentang Paes melalui PSSI yang tentunya masih berupaya keras agar Paes segera membela Timnas Indonesia.
Agenda Sidang CAS
13 Agustus 2024
CAS 2024/A/10279 Al Raed Sport Club v. FC Rostov
CAS 2024/A/10280 JSC Football Club Rostov v. Mathias Antonsen Normann & Al Raed Saudi Football Club & Federation Internationale de Football (FIFA)
CAS 2024/A/10281 Mathias Antonsen Normann v. FC Rostov
28 Agustus 2024
TAS 2024/A/10462 Club Atletico Huracan c. Sportivo Luqueno
03 September 2024
CAS 2024/A/10394 CPFC Limited T/A Crystal Palace FC v. North County United/Treasure Coast Tritons
04 September 2024
CAS 2023/A/10132 Lechia Gdansk v. Kevin Friesenbichler & Federation Internationale de Football Association (FIFA)
CAS 2023/A/10170 Al Salmiya Sporting Club v. Bozidar Cacic
06 September 2024
CAS 2024/A/10295 Leny Mitjana v. International Tennis Integrity Agency (ITIA)
CAS 2024/A/10313 International Tennis Integrity Agency (ITIA) v. Leny Mitjana
10 September 2024
TAS 2024/A/10541 Club Juan Aurich c. Federacion Peruana de Futbol
CAS 2024/A/10400 Aris Limassol FC v. Abdeljalil Medioub
11 September 2024
TAS 2024/A/10461 Club Social y Deportivo Colo Colo c. Asociacion Nacional de Futbol Profesional
11-12 September 2024
CAS 2023/A/10138 NK Olimpija Ljubljana v. Robert Prosinecki
CAS 2023/A/10145 NK Olimpija Ljubljana v. Dragan Spasic
23 September 2024
TAS 2023/A/9362 Laureano Gonzalez v. FIFA
26 September 2024
CAS 2024/A/10317 Confederacao Brasileira de Skateboarding (CBSK) v. World Skate and Confederaçao Brasileira de Hoquei e Patinacao (CBHP) and Comite Olimpico Brasileiro (COB)
CAS 2023/A/9669 West Ham United Football Club v. PFC CSKA & FIFA
TAS 2023/A/9514 Constant Omari Selemani c. CAF
TAS 2023/A/9528 Ahmad Ahmad c. CAF
TAS 2023/A/9529 Almamy Kabele Camara c. CAF
02 Oktober 2024
CAS 2023/A/10059 Kabuscorp Sport Club do Palanca v. Angolan Football Association
CAS 2023/A/10060 Bento dos Santos t,c,p. v. Angolan Football Association
07 Oktober 2024
CAS 2024/A/10347 Shaanxi Chang´An Union Football Club v. Raoul Loe & FIFA
17 Oktober 2024
TAS 2023/A/9751 Manuel Burga Seoane c. FIFA
29 Oktober 2024
CAS 2024/A/10382 U Craiova 1948 SA v. Andre Lourenco Duarte & Reggiana 1919 SRL