JawaPos.com — Persebaya Surabaya kembali menjadi sorotan di bursa transfer musim ini. Meski tim yang berjuluk Green Force ini kerap kali terlihat tenang dan tidak terlalu mencolok dalam aktivitas transfernya, strategi senyap yang mereka jalankan menunjukkan potensi besar untuk memaksimalkan kuota delapan pemain asing yang diperbolehkan di Liga 1 2024/2025.
Pergerakan yang dilakukan secara diam-diam ini tampaknya dirancang dengan sangat hati-hati untuk memastikan Persebaya memiliki komposisi pemain asing yang solid dan mampu bersaing di level tertinggi kompetisi domestik.
Sebelumnya, Persebaya sempat dikabarkan hanya akan menggunakan enam pemain asing untuk mengarungi Liga 1 musim ini. Nama-nama seperti Bruno Moreira, Slavko Damjanovic, Mohammed Rashid, Gilson Costa, Francisco Rivera, dan Flavio Silva sudah dipastikan masuk dalam skuad Persebaya.
Keenam pemain tersebut diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan bagi tim, baik dalam hal pengalaman maupun kualitas permainan di lapangan.
Namun, baru-baru ini mencuat kabar bahwa Persebaya berpotensi menambah jumlah pemain asing menjadi delapan orang. Langkah ini menunjukkan ambisi besar dari manajemen Persebaya untuk memperkuat tim mereka dan mengoptimalkan setiap peluang yang ada.
Potensi penambahan dua pemain asing ini muncul setelah beberapa nama mulai dikaitkan dengan klub kebanggaan Bonek tersebut.
Salah satu nama yang santer dikabarkan bakal bergabung dengan Persebaya adalah Nikola Kovacevic, mantan pemain Persikabo 1973 asal Serbia.
Kovacevic, yang dikenal sebagai gelandang bertahan sekaligus bek tengah, baru-baru ini terlihat berlatih di Stadion Gelora Bung Tomo, markas besar Persebaya Surabaya. Hal ini semakin memperkuat spekulasi bahwa pemain berusia 30 tahun tersebut akan diresmikan sebagai pemain baru Persebaya.
Statistik Kovacevic selama bermain di Mladost DG dan Persikabo 1973 menunjukkan bahwa dia adalah pemain yang tangguh di lini tengah dan belakang. Bermain dalam 10 pertandingan untuk Mladost DG, dia mencatatkan 4 kartu kuning dalam 840 menit bermain.
Di Persikabo 1973, dia tampil dalam 14 pertandingan, mencetak 1 gol, dan mengoleksi 3 kartu kuning dalam 1.197 menit bermain. Dengan catatan seperti ini, Kovacevic diperkirakan akan menjadi tambahan yang berharga bagi skuad Persebaya, terutama dalam memperkuat pertahanan mereka.
Selain Kovacevic, Persebaya juga dikaitkan dengan mantan pemain Ajax Amsterdam, Darryl Lachman. Lachman, yang musim lalu bermain untuk Perth Glory di Liga Australia, kabarnya telah mencapai kesepakatan dengan Persebaya untuk bergabung dalam skuad mereka musim ini.
Bek asal Curacao ini memiliki postur tubuh yang ideal untuk seorang bek tengah, dengan tinggi 1,89 meter dan kaki kanan yang kuat. Dengan pengalaman bermain di berbagai liga top, termasuk Eredivisie Belanda dan A-League Australia, Lachman diyakini dapat menjadi partner yang sepadan bagi Slavko Damjanovic di lini belakang Persebaya.
Statistik Lachman juga menunjukkan bahwa dia adalah pemain yang konsisten dan berpengalaman. Bermain untuk PEC Zwolle di Eredivisie, Lachman tampil dalam 140 pertandingan, mencetak 3 gol, dan memberikan 2 assist, dengan koleksi 14 kartu kuning dalam 11.894 menit bermain.
Sementara itu, di Perth Glory, dia tampil dalam 102 pertandingan, mencetak 2 gol, dan mendapatkan 7 kartu kuning serta 1 kartu merah dalam 8.742 menit bermain. Dengan rekam jejak seperti ini, Lachman jelas akan menambah kedalaman dan kekuatan di lini belakang Persebaya.
Meskipun kedua pemain ini dikaitkan dengan Persebaya, masih ada kemungkinan bahwa hanya satu dari mereka yang akan diresmikan sebagai pemain baru. Namun, jika keduanya berhasil direkrut, maka Persebaya akan memiliki delapan pemain asing yang siap bersaing di Liga 1 2024. Langkah ini tentu akan memberikan Persebaya keunggulan kompetitif, terutama dalam menghadapi tim-tim papan atas yang juga memperkuat skuad mereka dengan pemain asing berkualitas.
Persebaya Surabaya tampaknya benar-benar serius dalam mempersiapkan diri musim ini. Dengan strategi transfer yang dilakukan secara senyap namun efektif, Green Force berpotensi menjadi salah satu tim yang paling kompetitif di Liga 1 2024.
Selain itu, langkah ini juga menunjukkan bahwa manajemen Persebaya memiliki visi jangka panjang untuk membawa tim ini meraih kesuksesan, baik di level nasional maupun internasional.
Bagi para pendukung Persebaya, kabar ini tentu menjadi angin segar. Dengan kedatangan pemain-pemain asing berkualitas, harapan untuk melihat tim kesayangan mereka berjaya di Liga 1 2024/2025 semakin besar. Tentunya, semua pihak berharap bahwa strategi transfer ini akan membuahkan hasil yang positif di akhir musim nanti.
Dengan potensi maksimalisasi kuota pemain asing, Persebaya Surabaya siap untuk menghadapi tantangan yang lebih besar di musim ini. Semua mata kini tertuju pada bagaimana tim ini akan tampil di lapangan dengan komposisi pemain yang baru dan strategi yang sudah dirancang dengan matang.
Bagi Persebaya, musim 2024/2025 bukan hanya tentang bertahan di Liga 1, tetapi juga tentang membuktikan mereka adalah salah satu kekuatan besar yang patut diperhitungkan di kancah sepak bola Indonesia.