JawaPos.com — Kehadiran Ferdinand Sinaga di Persiraja Banda Aceh telah menjadi sorotan utama dalam dunia sepak bola Indonesia. Namun, pertanyaan yang muncul adalah mengapa performa gemilangnya di Persiraja tidak dapat dipertunjukkan ketika dia memperkuat Persebaya Surabaya?
Ferdinand Sinaga, yang awalnya merupakan pemain yang dipinjamkan oleh Persebaya Surabaya ke Persiraja Banda Aceh, tampil luar biasa di tim asal Aceh tersebut. Meskipun hanya bermain dalam 11 pertandingan, Ferdinand Sinaga berhasil mencetak 5 gol yang mengantarkan Persiraja Banda Aceh lolos ke semifinal Liga 2 musim 2023/2024.
Statistik Ferdinand Sinaga di Liga Indonesia
PSM Makassar
Penampilan 126
Gol 47
Assists 9
Kartu Kuning 7
Kartu Kuning + Merah 0
Kartu Merah 1
Menit Bermain 7.056
Persis Solo
Penampilan 41
Gol 5
Assists 1
Kartu Kuning 3
Kartu Kuning + Merah 0
Kartu Merah 0
Menit Bermain 1.932
Persiraja Banda Aceh
Penampilan 11
Gol 5
Assists 0
Kartu Kuning 3
Kartu Kuning + Merah 0
Kartu Merah 0
Menit Bermain 529
Persib Bandung
Penampilan 8
Gol 2
Assists 0
Kartu Kuning 1
Kartu Kuning + Merah 0
Kartu Merah 0
Menit Bermain 357
Persebaya Surabaya
Penampilan 5
Assists 0
Kartu Kuning 0
Kartu Kuning + Merah 0
Kartu Merah 0
Menit Bermain 105
Kelantan FA
Penampilan 5
Gol 0
Assists 0
Kartu Kuning 1
Kartu Kuning + Merah 0
Kartu Merah 0
Menit Bermain 423
Namun, kisah yang berbeda terjadi ketika Ferdinand Sinaga bergabung dengan Persebaya Surabaya. Meskipun telah diberikan kesempatan bermain dalam lima pertandingan, dia belum berhasil mencatatkan gol satu pun untuk tim tersebut. Performanya di Surabaya sangat bertolak belakang dengan kontribusinya di Persiraja Banda Aceh.
Perjalanan karier Ferdinand Sinaga yang panjang menunjukkan bahwa dia telah merasakan bermain di berbagai klub sepak bola di Indonesia. Dari Persib Bandung hingga Persiraja Banda Aceh, Ferdinand Sinaga telah menyumbangkan gol-gol berharga bagi tim-tim tempat dia bermain.
Puncak karier Ferdinand Sinaga terlihat ketika dia membela PSM Makassar, di mana dia berhasil mencetak 47 gol dan memberikan 9 assist selama 126 pertandingan. Di klub lainnya seperti Persis Solo, Ferdinand Sinaga juga tercatat mencetak 5 gol dalam 41 pertandingan.
Namun, ketika Ferdinand Sinaga bergabung dengan Persebaya Surabaya, dia gagal menunjukkan performa yang sama seperti di klub-klub sebelumnya. Meskipun memiliki pengalaman yang luas dan kemampuan yang terbukti, Ferdinand Sinaga belum mampu menghasilkan gol untuk tim tersebut.
Statistik karier Ferdinand Sinaga menunjukkan bahwa dia telah menjadi mesin gol yang andal di beberapa klub sebelumnya. Namun, mengapa dia tidak dapat bersinar di Persebaya Surabaya masih menjadi misteri bagi banyak penggemar sepak bola.
Ferdinand Sinaga, yang kini berusia 35 tahun, masih menjadi topik pembicaraan di kalangan pencinta sepak bola Indonesia. Meskipun telah berhasil membawa Persiraja Banda Aceh ke puncak klasemen, performanya yang belum memuaskan di Persebaya Surabaya menimbulkan pertanyaan tentang apa yang sebenarnya terjadi.
Dengan profil yang impresif dan sejumlah pencapaian di masa lalu dan Persiraja Banda Aceh sekarang, Ferdinand Sinaga tetap menjadi salah satu pemain yang menarik perhatian dalam jagat sepak bola Indonesia. Namun, pertanyaan mengenai mengapa dia tidak dapat menampilkan performa terbaiknya di Persebaya Surabaya tetap menjadi tanda tanya besar bagi banyak pihak.