JawaPos.com - Pelatih Gresik United Rudy Eka Priyambada resmi menyatakan pamit dari kursi kepelatihan. Keputusannya untuk mundur itu dibuat usai gagal membawa poin di laga panas kontra Deltras FC yang berlangsung di Stadion Gelora Joko Samudro (GJS), Minggu (19/11).
Pelatih yang juga sempat menangani Timnas Wanita ini bergabung dengan Gresik United sejak Agustus 2023 lalu. Selama menangani tim berjuluk 'Laskar Joko Samudro', Rudy memberikan 12 poin dari 4 kali kemenangan dan 4 kekalahan.
"Sesuai dengan apa yang saya bicarakan, kekalahan 1-2 dari Deltras FC yang menjadi duel gengsi serta reputasi daerah. Diri saya siap dievaluasi. Saya datang ke Gresik bukan tanpa poin. Saat ini masih di posisi ketiga. Untuk itu, berharap ke depan Gresik United bisa lebih bagus lagi," ujar Rudy seperti dikutip JawaPos.com dari laman resmi klub, Senin (20/11).
Baca Juga: Cara Membangun Kepercayaan dalam Hubungan Kerja yang Profesional, Jangan Sampai Bikin Kecewa!
Usai mengundurkan diri, Rudy Eka Priyambada turut mendoakan Gresik United agar bisa terus menambah poin dan bisa lolos hingga naik kasta ke Liga 1 musim nanti.
"Ini mungkin hal yang terbaik saya putuskan, dan tidak mungkin ditarik kembali. Sampai disini saya menangani Gresik United," tuturnya.
Pelatih asal Jakarta itu juga berpesan kepada seluruh skuad Gresik United untuk terus berlatih dengan baik dan menjaga attitude baik di dalam maupun luar lapangan.
Baca Juga: Kegigihan Apple Runtuh, Bakal Makin Mirip Android Setelah Putuskan akan Adopsi Standar RCS
"Siapa pun pelatihnya, saya berpesan terus meningkatkan kemampuannya karena sepak bola butuh latihan kerja keras," ungkapnya.
Tak ketinggalan, ia juga meminta maaf kepada pendukung Gresik United atas raihan mengecewakan di laga kandang tersebut.
"Secara pribadi saya mohon maaf selama menangani Gresik United," pungkasnya.
Hingga laga terakhir Rudy Eka Priyambada bersama Gresik United, tim Laskar Joko Samudro itu bertengger di peringkat ketiga grup c klasemen sementara Pegadaian Liga 2.