JawaPos.com-Mendatangkan pemain baru sekelas Cristian Gonzales untuk menambah daya gedor lini depan sudah dilakukan.
Pelatih Imran Nahumarury yang dianggap sebagai biang kegagalan juga sudah mundur. Faktanya, PSIM Jogjakarta masih saja belum bisa meraih kemenangan.
Malah, Laskar Mataram kian terpuruk. Dalam pertandingan terakhir kemarin (19/9) sore di Stadion Patriot Candrabhaga, PSIM dipermalukan tuan rumah FC Bekasi City. Kalah dengan tiga gol tanpa balas.
Kapten FC Bekasi City Hamka Hamzah tampil luar biasa. Dia membuka keunggulan timnya pada menit ke-25. Lantas digandakan Saldi pada menit ke-66. Kemudian ditutup oleh gol ketiga pemain pengganti Bima Ragil pada menit ke-90+2.
Karteker PSIM Dwi Priyo Utomo tidak menyalahkan siapa pun atas kekalahan kemarin sore. Yang jelas, manajemen sudah berusaha keras untuk membuat tim jadi lebih kuat di Liga 2 musim ini.
’’Pemain sudah bermain maksimal, sudah berusaha semaksimal mungkin, hanya hasil yang belum memuaskan,’’ paparnya.
Dia mengaku tetap mengapresiasi kerja keras pemain. Termasuk Cristian Gonzales yang sudah melakoni debut bersama PSIM kemarin sore. ’’Ke depannya kami akan perbaiki agar bisa mendapatkan hasil maksimal,’’ ungkapnya.
Dwi Priyo juga enggan berkomentar soal banyaknya tekanan yang harus dihadapi skuadnya. Khususnya dari suporter PSIM. ’’Kami tetap harus hadapi dan melangkah ke depan,’’ tegasnya.
Di kubu lawan, pelatih FC Bekasi City Jafri Sastra sangat bangga atas apa yang sudah ditunjukkan anak asuhnya di lapangan.
Menurut dia, permainan FC Bekasi City nyaris tanpa cela. Karena itu, menurut dia, kemenangan kemarin sore layak diapresiasi. ’’Tiga poin ini memang layak didapatkan oleh pemain,’’ ucapnya.