← Beranda
Kompetisi Diimbau untuk Berhenti, Begini Respons PSSI
Fersita Felicia Facette• Selasa, 25 September 2018 | 15.35 WIB
Gatot Widakdo menyampaikan keberatan PSSI jika kompetisi harus dihentikan meski hanya sementara.

Jawapos.com - Insiden pengeroyokan yang mengakibatkan suporter Persija meninggal dunia tampaknya bakal berbuntut panjang. BOPI (Badan Olahraga Profesional Indonesia) pun mengimbau agar seluruh kompetisi di Indonesia dihentikan selama satu minggu.


Imbauan BOPI ini kontan ditanggapi dengan keberatan oleh PSSI. Karena jika benar-benar dihentikan justru akan merugikan berbagai pihak, khususnya klub-klub yang berlaga. Sebab jadwal yang sudah tersusun akan menjadi kacau.


"Saya ingin kompetisi tetap berjalan, penyelesaian kasus ini juga berjalan. Jadi secara paralel semuanya dapat berjalan," ucap Head of Media Relation & Digital Promotion PSSI, Gatot Widakdo, Senin (24/9) di Gedung Kemenpora, Jakarta.


PSSI selaku induk organisasi sepak bola Indonesia tidak main-main dalam mengutarakan hal tersebut. Sebab, untuk menghentikan kompetisi di tengah jalan butuh perhitungan dan pertimbangan yang benar-benar matang.


Terlebih, saat ini kompetisi penting seperti Liga 1 sudah memasuki paruh kedua. Jika dihentikan, pastinya akan muncul penolakan keras dari klub-klub yang tidak terlibat dalam insiden Minggu (23/9).


Untuk diketahui, langkah yang ditempuh BOPI ini merupakan kelanjutan dari peristiwa yang terjadi saat Persija kontra Persib, Minggu (23/9) kemarin di Stadion Gelora Bandung Lautan Api. Ketika itu salah satu suporter Persija dikeroyok oleh oknum suporter Persib hingga meninggal dunia.

EDITOR: Fersita Felicia Facette