JawaPos.com – Persebaya Surabaya siap menerobos aturan PT Liga Indonesia Baru (LIB) terkait jabatan manajer tim. Persebaya akan mengangkat manajer anyar yang belum mengantongi sertifikasi dari sang operator kompetisi.
Sosok yang digadang-gadang sebagai manajer anyar Persebaya adalah Candra Wahyudi. Candra bukan wajah anyar di Persebaya. Ia pernah menduduki posisi Direktur Tim pada kompetisi Liga 2 2017 lalu.
Penunjukan Candra ini terancam tidak mendapat restu dari PT LIB. Sebab, syarat untuk menjadi manajer tim adalah telah mendapatkan sertifikasi dan pernah mengikuti workshop manajer klub Liga 1 yang diadakan oleh PT LIB.
“Memang belum diloloskan oleh PT LIB karena belum ikut workshop. Tetapi itu tidak akan masalah karena ini rumah tangga kami. Kami perusahaan sendiri,” ucap Sekretaris Tim Persebaya, Ram Surahman, Senin (20/8) petang.
Selain soal manajer, Persebaya juga berencana mengumumkan pelatih anyar sebelum 30 Agustus nanti. Persebaya sebenarnya punya waktu hingga awal September untuk mendapatkan pelatih. Namun pengumuman suksesor Angel Alfredo Vera bakal dilakukan lebih cepat dari jadwal.
Sebab Persebaya sudah harus memiliki pelatih baru sebelum bertemu PSBI Blitar pada babak 128 besar Piala Indonesia 2018. “Kalau jadi tanggal 30 Agustus, itu akan mempercepat pengumuman pelatih,” imbuh Ram Surahman.
Bapak dua putra ini mengungkapkan, manajemen menerima banyak lamaran dari pelatih asing maupun lokal. Namun, Ram enggan menjawab saat ditanya nama-nama pelatih yang melamar ke Persebaya.
“Kami belum bisa menyebut nama. Yang jelas pelatih Persebaya harus berlisensi A AFC. Sambil menunggu pelatih definitif, latihan akan dipimpin Bejo Sugiantoro sebagai asisten pelatih,” jelasnya.
Sementara itu, laga kontra PSBI rencananya akan dilangsungkan di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT). “Ini sifatnya penunjukan. Kami belum bisa bersikap karena kami masih mau merapatkan masalah ini,” tutup lulusan kampus wartawan, Stikosa-AWS ini.