JawaPos.com - Bali United puas dengan kemenangan 2-0 saat bertindak sebagai tamu Persija Jakarta di Stadion Sultan Agung Bantul, Selasa (17/7) malam WIB. Salah satu resep bisa mempermalukan Persija adalah mematikan aliran bola Persija saat melakukan serangan.
"Kami sebenarnya mengikuti alur permainan Persija. Persija sangat kuat, banyak muncul serangan dari tengah. Alurnya harus kami putus, itu yang beberapa kali kami praktikkan di latihan," beber pelatih Bali United, Widodo C Putro, usai laga di Stadion Sultan Agung.
Widodo sengaja menginstruksikan para pemain agar membiarkan permainan Persija tak berkembang. Kemudian untuk formasi, ditempatkan 5 bek supaya bisa meredam serangan lawan. Sementara di lini depan dipasang dua pemain.
"Kami instruksikan lima bek di belakang, terutama untuk menutup pergerakan Riko (Simanjuntak). Kemudian dua di depan, otomatis fullback kanan dan kiri Persija keluar untuk menyerang," katanya.
Taktik tersebut dijalankan dengan baik oleh para pemainnya. Hasilnya pun memuaskan meski lini belakang harus bekerja ekstra keras. "Kuncinya taktik. Kesabaran," imbuh Widodo
Sementara itu, Ilija Spasojevic, salah satu penyerang Bali United menambahkan, kemenangan tersebut pastinya merupakan hasil kerja keras seluruh tim. "Pasti kami senang atas kemenangan ini. Apalagi kami bertindak sebagai tamu," sebut Spaso.