JawaPos.com - Skill atau kemampuan bukan menjadi aspek tunggal dalam pemilihan pemain untuk Timnas Indonesia. Sebab, tim pelatih juga menginginkan pesepak bola muda yang pintar dan memiliki mental bagus.
Saat ini tim pelatih Timnas Indonesia berkeliling ke sejumlah kota di Indonesia, seperti Malang, Gianyar, Bandung, Pamekasan, dan Sleman. Mereka mencari pemain muda yang bisa diprospek untuk memperkuat Timnas U-22.
"Kami mendapat tugas untuk cari pemain yang smart, atau pemain yang pintar. Pemain yang bisa memutuskan sepersekian detik dimana harus passing, dimana harus kontrol, jadi pemain yang pintar," jelas Bima Sakti Tukiman, asisten pelatih Timnas kepada JawaPos.com.
Bima tak menampik bahwa tim pelatih juga memberi perharian kepada pemain yang mencetak gol di Piala Presiden 2017
"Itu menjadi salah satu poin penilaian. Tapi yang pasti kami ingin mencari pemain yang punya mental bagus. Juga yang pintar di lapangan. Artinya, meski mereka berusia muda, tapi bisa beradaptasi dengan pemain lainnya," jelas mantan pemain Persema Malang ini.
Setiap keliling ke lima kota tersebut, tim pelatih selalu menggali data tentang pemain muda. Data tersebut juga dilengkapi dengan video rekaman. Alhasil, tim pelatih Timnas akan mendapatkan data yang lebih lengkap dan lebih valid.
"Kami akan fair. Kami akan mencari yang terbaik untuk Timnas. Mulai Aceh sampai Papua," tegas legenda sepakbola Indonesia itu. (saf/JPG)