← Beranda

Rekor 13 Pertemuan Persebaya Surabaya vs Persib Bandung! Misi Mustahil Bernardo Tavares Hadapi Bojan Hodak

Moch. Rizky Pratama PutraSenin, 2 Maret 2026 | 18.56 WIB
Duel klasik antara Persebaya Surabaya vs Persib Bandung kembali terjadi di Stadion GBT. (Persib)

JawaPos.com — Rekor 13 pertemuan Persebaya Surabaya vs Persib Bandung menjadi bayang-bayang jelang duel panas di Stadion Gelora Bung Tomo, Senin 2 Maret 2026. Laga ini tak sekadar soal tiga poin, tetapi juga pertaruhan harga diri dan pembuktian siapa yang benar-benar layak disebut raja klasik.

Pertandingan ini menjadi ujian konsistensi Green Force sekaligus peluang Maung Bandung memperkuat posisi puncak klasemen Super League. Tekanan jelas lebih besar di kubu tuan rumah yang ingin memutus dominasi panjang rivalnya.

Head-to-head menunjukkan keunggulan Persib dengan tujuh kemenangan dari total 13 pertemuan terakhir. Persebaya Surabaya mengoleksi empat kemenangan, sementara dua laga lainnya berakhir imbang.

Dalam delapan pertemuan terakhir, Persib tampil dominan dengan enam kemenangan. Persebaya Surabaya hanya sekali menang dan satu kali seri dalam periode tersebut.

Momen paling berkesan bagi Green Force terjadi pada 1 Maret 2025 saat mereka membungkam Persib 4-1 di Gelora Bung Tomo. Kemenangan itu sempat memantik harapan lahirnya tren positif baru di kandang sendiri.

Namun, dominasi Maung Bandung kembali terlihat pada 12 September 2025 di Stadion GBLA. Gol tunggal kemenangan Persib dalam laga tersebut mempertegas sulitnya Persebaya Surabaya mencuri poin dari rival abadinya.

Jika ditarik lebih jauh, pertemuan kedua tim selalu menghadirkan drama. Skor besar, kartu panas, hingga atmosfer tribun yang membara menjadi menu wajib setiap kali dua kekuatan ini beradu.

Catatan statistik memperlihatkan betapa sulitnya Persebaya Surabaya menjaga konsistensi saat menghadapi Persib dalam beberapa musim terakhir.

Tren itu menjadi pekerjaan rumah besar bagi pelatih Bernardo Tavares yang dituntut menemukan formula berbeda.

Persib datang dengan modal lima kemenangan beruntun. Termasuk kemenangan telak 5-0 atas Madura United yang mengirim pesan tegas ke seluruh pesaing di papan atas.

Produktivitas gol menjadi pembeda mencolok. Ramon Tanque, Uilliam Barros, dan Andrew Jung tampil tajam serta konsisten mengonversi peluang menjadi gol.

Sebaliknya, performa Persebaya Surabaya masih naik turun. Dalam lima laga terakhir mereka meraih dua kemenangan, dua kekalahan, dan satu hasil imbang.

Kemenangan atas PSM Makassar lewat gol Gali Freitas sempat mengangkat moral tim. Namun kekalahan dari Persijap Jepara dan Bhayangkara Lampung menunjukkan celah yang belum tertutup rapat.

Kabar baik datang dari kembalinya Rachmat Irianto dan Toni Firmansyah usai hukuman akumulasi kartu. Kehadiran mereka di lini tengah diharapkan menambah keseimbangan dan daya tahan permainan.

Lini tengah memang akan menjadi kunci pertarungan. Jika Persebaya Surabaya mampu memutus suplai bola ke lini depan Persib, peluang meredam agresivitas Maung Bandung terbuka lebar.

Di sisi lain, kepercayaan diri Persib sedang berada di titik tertinggi. Beckham Putra Nugraha bahkan menegaskan ambisi timnya untuk kembali pesta gol.

“Semoga pertandingan selanjutnya bisa cetak banyak gol juga, dan kami bisa membawa tiga poin ke Bandung,” ujarnya.

Pernyataan itu seperti alarm bahaya bagi lini belakang Persebaya Surabaya yang kerap kehilangan fokus di momen krusial.

Persib kini kokoh di puncak klasemen dengan 53 poin. Mereka unggul atas Persija Jakarta yang mengoleksi 50 poin dan Borneo FC dengan 49 poin.

Persebaya Surabaya berada di posisi kelima dengan 38 poin. Kemenangan atas Persib akan memangkas jarak dan membuka kembali peluang bersaing di papan atas.

Bruno Moreira menegaskan pentingnya efektivitas di depan gawang. “Kami harus memanfaatkan setiap peluang,” ujarnya singkat namun sarat makna.

Atmosfer di Gelora Bung Tomo dipastikan membara. Dukungan penuh Bonek diyakini memberi suntikan energi tambahan bagi para pemain tuan rumah.

Tekanan tribun bisa menjadi senjata sekaligus ujian mental. Jika mampu mengelola emosi dan fokus sepanjang 90 menit, Persebaya Surabaya berpeluang mengulang memori manis musim lalu.

Namun statistik tidak bisa diabaikan begitu saja. Rekor tujuh kemenangan Persib dari 13 laga terakhir menunjukkan konsistensi yang belum mampu disaingi Green Force.

Pertandingan Senin malam nanti akan menjadi pembuktian besar bagi Bernardo Tavares saat berhadapan dengan Bojan Hodak.

Apakah misi mematahkan dominasi Persib akan berujung manis, atau justru memperpanjang catatan pahit di hadapan publik sendiri.

Satu yang pasti, duel Persebaya Surabaya vs Persib Bandung selalu menghadirkan tensi tinggi dan cerita panjang. Momentum ini membuat laga di Gelora Bung Tomo menjadi salah satu yang paling ditunggu musim ini.

Kini semua mata tertuju pada Surabaya. Rekor bisa saja runtuh, tetapi hanya jika Persebaya Surabaya mampu menjawab tantangan dengan performa terbaiknya.

EDITOR: Edi Yulianto