← Beranda

Momen Manis Timnas Indonesia Mengajari Jepang Main Sepak Bola: Garuda Bantai 7-0 Tanpa Ampun

Moch. Rizky Pratama PutraKamis, 14 November 2024 | 18.52 WIB
Timnas Indonesia siap hadapi Jepang di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026. (Instagram @nandoariiiss)

JawaPos.com — Timnas Indonesia memiliki momen emas dalam sejarah sepak bola Asia yang dikenang hingga kini. Pada 11 Agustus 1968, Timnas Indonesia sukses menaklukkan Jepang dengan skor telak 7-0 dalam ajang Merdeka Cup di Stadion Perak, Ipoh, Malaysia.

Kemenangan tersebut menjadi salah satu pencapaian besar bagi sepak bola Indonesia dan simbol dari kekuatan tim Garuda di masa itu. Dalam pertandingan ini, Timnas Indonesia tampil dominan dan memporak-porandakan Jepang, yang masih dalam tahap perkembangan sebagai kekuatan sepak bola Asia.

Gol-gol kemenangan Timnas Indonesia diciptakan oleh pemain-pemain legendaris seperti Jacob Sihasale yang mencetak dua gol, Sutjipto Suntoro dengan hattrick, serta Abdul Kadir dan Surya Lesmana yang turut menambah pundi-pundi gol.

Skor telak 7-0 ini menunjukkan betapa kuatnya Timnas Indonesia saat itu, yang berhasil mendikte permainan dan mendominasi jalannya pertandingan.

Pada ajang Merdeka Cup yang cukup bergengsi di Asia Tenggara, kemenangan telak ini memiliki arti penting bagi sepak bola Indonesia.

Tim Garuda sukses menunjukkan kualitasnya dan bahkan membuktikan diri sebagai tim yang bisa bersaing dengan negara-negara besar di kawasan Asia.

Pertandingan melawan Jepang ini membawa kebanggaan tersendiri bagi Timnas Indonesia, terutama karena Jepang kini dikenal sebagai salah satu kekuatan dominan di sepak bola Asia.

Pada 1968, Jepang memang mulai menanjak, tetapi kemenangan 7-0 dari Timnas Indonesia menjadi kejutan besar yang menegaskan posisi Timnas Indonesia sebagai salah satu tim kuat di Asia.

Merdeka Cup 1968 menjadi salah satu turnamen bersejarah bagi Timnas Indonesia, dengan kemenangan atas Jepang sebagai puncak dari kebangkitan sepak bola nasional.

Dalam sejarah panjang kedua tim, skor besar ini menjadi kemenangan terbesar Timnas Indonesia atas Jepang dan menunjukkan dominasi Garuda di lapangan pada era tersebut.

Pertandingan ini juga menjadi inspirasi bagi generasi berikutnya dan menumbuhkan semangat tinggi dalam sepak bola Indonesia.

Para pemain legendaris seperti Sutjipto Suntoro dan Abdul Kadir menjadi ikon bagi sepak bola nasional, dengan kemenangan ini diingat sebagai salah satu pencapaian luar biasa yang sulit dilupakan.

Selain itu, kemenangan Timnas Indonesia atas Jepang juga bukan satu-satunya dalam sejarah kedua tim.

Timnas Indonesia kembali mengalahkan Jepang 3-0 pada Anniversary Cup 1974 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, dengan Abdul Kadir mencetak dua gol dan Risdianto menambah satu gol lagi.

Dalam catatan pertemuan kedua tim, Timnas Indonesia dan Jepang sudah beberapa kali saling berhadapan di berbagai ajang, termasuk Asian Games, AFC Asian Cup, Merdeka Tournament, dan kualifikasi Piala Dunia.

Rekor pertemuan ini menunjukkan persaingan antara Timnas Indonesia dan Jepang sudah berlangsung lama, dengan kedua tim silih berganti meraih kemenangan.

Sejak pertemuan pertama pada Asian Games 1954 di mana Timnas Indonesia menang 5-3, persaingan ini terus berlanjut dalam ajang-ajang internasional. Beberapa kemenangan diraih oleh Timnas Indonesia, sementara Jepang mulai mengambil alih dominasi dalam pertemuan-pertemuan setelah 1980-an.

Di era modern, Jepang berkembang pesat sebagai kekuatan sepak bola Asia yang kuat dan konsisten lolos ke putaran final Piala Dunia.

Sementara Timnas Indonesia terus berupaya meningkatkan performa, sejarah kemenangan 7-0 atas Jepang ini tetap menjadi kenangan indah dan bukti Garuda pernah mengajarkan tim Samurai Biru tentang arti dominasi sepak bola.

Rekor head-to-head menunjukkan Jepang kini unggul, namun kemenangan legendaris Timnas Indonesia di tahun 1968 tetap menjadi kebanggaan tersendiri.

Pertemuan terakhir Timnas Indonesia dan Jepang pada Piala Asia 2024 berakhir dengan skor 3-1 untuk Jepang, tetapi momen manis tahun 1968 selalu menjadi pengingat Garuda pernah berkuasa di Asia.

Jelang laga lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 di mana Timnas Indonesia akan kembali bertemu Jepang, kenangan kemenangan 7-0 tersebut akan selalu hidup di hati para penggemar sepak bola tanah air.

Duel ini tidak hanya sekadar pertandingan, tetapi juga kesempatan bagi Timnas Indonesia untuk kembali menunjukkan kekuatannya di pentas Asia.

Dengan persiapan matang, Timnas Indonesia siap menghadapi tantangan dari Jepang, yang kini jauh lebih kuat dibanding era sebelumnya.

Sejarah manis 1968 tetap menginspirasi pemain-pemain muda Timnas Indonesia untuk berjuang habis-habisan demi kebanggaan bangsa.

Kemenangan besar ini menjadi bukti dari semangat Garuda yang tak pernah padam, membawa harapan suatu hari Timnas Indonesia bisa kembali berjaya dan merebut kemenangan atas Jepang di panggung internasional.

Rekor head to head Indonesia vs Jepang

01 Mei 1954: Jepang 3-5 Indonesia (Asian Games)
06 Agustus 1967: Jepang 2-1 Indonesia (AFC Asian Cup)
11 Agustus 1968: Indonesia 7-0 Jepang (Merdeka Tournament)
08 Agustus 1970: Jepang 4-3 Indonesia (Merdeka Tournament)
16 Desember 1970: Jepang 2-1 Indonesia (Asian Games)
05 Agustus 1972: Jepang 0-1 Indonesia (International Friendly)
07 Agustus 1975: Jepang 4-1 Indonesia (Merdeka Tournament)
10 Agustus 1976: Jepang 6-0 Indonesia (Merdeka Tournament)
15 Juli 1978: Indonesia 2-1 Jepang (Merdeka Tournament)
31 Mei 1979: Jepang 4-0 Indonesia (Japan Cup)
11 Juli 1979: Jepang 0-0 Indonesia (Merdeka Tournament)
24 Februari 1981: Indonesia 2-0 Jepang (International Friendly)
14 September 1981: Jepang 2-0 Indonesia (Merdeka Tournament)
28 Mei 1989: Indonesia 0-0 Jepang (FIFA World Cup Qualification)
11 Juni 1989: Jepang 5-0 Indonesia (FIFA World Cup Qualification)
24 Januari 2024: Jepang 3-1 Indonesia (Piala Asia)

EDITOR: Edi Yulianto