← Beranda
Manuel Pellegrini Kecam Kinerja Wasit, Real Betis Merasa Dirugikan Kontra Barcelona
M Shofyan Dwi Kurniawan• Selasa, 20 Oktober 2026 | 05.17 WIB
Manuel Pellegrini melontarkan kritik keras terhadap wasit setelah Real Betis kalah 2-5 dari Barcelona. Sang pelatih menyoroti gol yang dianulir, dugaan pelanggaran sebelum gol Barça, dan kartu merah Facundo Bernal. (Instagram/@barcelonaromania_)

 

JawaPos.com - Manuel Pellegrini tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya setelah Real Betis kalah 2-5 dari Barcelona di LaLiga pada Sabtu. Pelatih asal Chile itu menilai sejumlah keputusan wasit merugikan timnya dan memengaruhi jalannya pertandingan.

Pellegrini secara khusus menyoroti gol Giovani Lo Celso yang dianulir, dugaan pelanggaran Fermin Lopez sebelum gol ketiga Barcelona, serta kartu merah yang diterima Facundo Bernal.

Kekalahan tersebut juga mengakhiri catatan Betis yang belum pernah kalah di kandang musim ini. Padahal, mereka sempat menjaga pertandingan tetap ketat sebelum insiden kartu merah membuat situasi semakin sulit.

"Perasaan tak berdaya," kata Pellegrini kepada DAZN ketika ditanya tentang pendapatnya setelah kekalahan di La Cartuja.

Baca Juga: Rodri Senang Cetak Gol Perdana, Barcelona Kalahkan Real Betis di Liga Spanyol!

"Skor akhir tidak mencerminkan jalannya pertandingan. Ada serangkaian keputusan yang tidak dapat dipahami dan dijelaskan. Kami bermain dengan 10 pemain dan gol kami dianulir... Itu tidak masuk akal."

Pellegrini Pertanyakan Gol Lo Celso yang Dianulir

Salah satu keputusan yang paling membuat Pellegrini kecewa adalah dianulirnya gol Lo Celso menjelang jeda babak pertama.

Tendangan jarak jauh Lo Celso sempat membuat skor menjadi 2-2. Gol tersebut tampaknya akan mengembalikan Betis ke dalam pertandingan setelah Barcelona unggul melalui Yamal dan Rodri, sementara Valentín Gómez sempat mencetak gol penyama kedudukan.

Baca Juga: Raphinha Akui Sempat Ingin Pergi dari Barcelona Sebelum Hansi Flick Meyakinkannya Bertahan

Namun, setelah peninjauan VAR yang berlangsung cukup lama, gol Lo Celso dibatalkan karena handball yang dilakukan Cucho Hernández sebelum bola masuk ke gawang.

Melansir ESPN, Pellegrini menilai insiden tersebut tidak seharusnya membuat gol dianulir. Menurutnya, Hernández mengontrol bola menggunakan dada dan tangannya terkena bola setelah mendapat dorongan dari pemain Barcelona.

"(Hernandez) mengontrol bola dengan dadanya dan didorong oleh bek Barcelona [sehingga bola mengenai tangannya]," tambah Pellegrini.

"Bola itu berjarak 30 meter dan tidak ada hubungannya dengan gol. Itu adalah akibat dari dorongan pemain Barcelona. Sayangnya, mereka telah merusak tontonan di depan 60.000 orang."

Pellegrini juga mempertanyakan keputusan wasit yang dianggapnya tidak konsisten dalam menerapkan aturan pada sejumlah insiden sepanjang pertandingan.

Kartu Merah Bernal Jadi Titik Balik

Pellegrini turut mempersoalkan gol ketiga Barcelona yang dicetak Gabriel Jesus. Ia merasa Fermín López melakukan pelanggaran berupa kaki tinggi sebelum gol tersebut tercipta, tetapi VAR tidak melakukan peninjauan.

"Untuk gol ketiga mereka, ada kaki yang berada setinggi kepala dan VAR tidak meninjaunya."

Baca Juga: Barcelona dan Real Madrid Alami Kenaikan Nilai Transfer yang Berbeda dalam Laporan 5 Tahun Terakhir

Kekecewaan sang pelatih semakin besar setelah Facundo Bernal diusir keluar lapangan. Kartu merah itu diberikan tidak lama setelah Abde Ezzalzouli memperkecil ketertinggalan Betis menjadi 3-2.

Pellegrini menilai Bernal mendapat provokasi dari Lamine Yamal. Ia juga merasa wasit seharusnya mempertimbangkan tindakan kedua pemain dalam insiden tersebut.

"Dan mengenai kartu merah, [Bernal] diprovokasi oleh Lamine Yamal. Bukannya meminta pertanggungjawaban kedua pemain... Kami selalu menjadi pihak yang menderita."

Baca Juga: Prediksi Skor Real Betis vs Barcelona: Kemenangan Selanjutnya untuk Lamine Yamal?

"Menurut saya, itu adalah kinerja wasit yang sangat disayangkan. Tidak perlu menerapkan kriteria yang diterapkan dalam semua insiden tersebut."

Setelah Betis kehilangan satu pemain, Barcelona semakin leluasa mengendalikan pertandingan. Eric García dan Dani Olmo kemudian menambah gol untuk memastikan kemenangan 5-2 bagi tim tamu.

Pellegrini mengakui bahwa kartu merah tersebut menjadi momen yang mengubah jalannya pertandingan.

"Sungguh disayangkan," lanjutnya. "Pertandingan berlangsung ketat hingga insiden-insiden terjadi, yang membuat jalannya pertandingan menjadi tidak seimbang, terutama kartu merah."

Betis Tetap Puas dengan Performa Sebelum Kartu Merah

Meski kalah dengan skor telak, Pellegrini merasa Betis mampu memberikan perlawanan yang seimbang sebelum Bernal diusir keluar lapangan.

Ia menilai timnya memiliki peluang untuk menyulitkan Barcelona, yang sejauh ini menunjukkan performa impresif di LaLiga.

"Pertandingan itu sangat seimbang," kata Pellegrini. "Kami memiliki peluang. Saat kami bermain dengan 10 pemain, mereka mencetak lebih banyak gol dan mengambil alih kendali."

Baca Juga: Prediksi Skor Real Madrid vs Sevilla: Los Blancos Siap Pesta Gol Demi Pangkas Jarak dari Barcelona!

"Namun hingga kartu merah itu, pertandingan berlangsung sangat seimbang melawan tim hebat -- tak diragukan lagi tim terbaik di liga."

Betis masih berada di posisi ketiga klasemen dengan 19 poin dari sembilan pertandingan. Mereka kini harus segera mengalihkan perhatian ke Liga Champions.

Pada Rabu, Betis akan menjamu Feyenoord dengan target meraih kemenangan ketiga dari tiga pertandingan dalam kembalinya mereka ke kompetisi elite Eropa setelah absen selama 20 tahun.

EDITOR: Edi Yulianto