JawaPos.com - RC Strasbourg tumbang di kandang dengan skor 1-3 usai melawan Paris Saint-Germain (PSG) dalam laga Ligue 1 pada Sabtu (17/10).
PSG sebenarnya sempat tertinggal lebih dulu dan gagal memanfaatkan tendangan penalti. Namun, sang juara bertahan Liga Prancis itu mampu bangkit pada babak kedua.
Hasil itu pun membawa PSG naik ke puncak klasemen sementara Ligue 1 dengan koleksi 14 poin dari tujuh pertandingan. PSG unggul atas AS Monaco yang baru menjalani enam pertandingan.
Dalam laga itu, PSG kesulitan membobol gawang Strasbourg karena Luis Enrique melakukan rotasi besar setelah menang 4-2 atas Manchester City dalam pertandingan Liga Champions, Kamis (15/10).
Baca Juga: Enrique Sindir Klub Inggris Usai PSG Kalahkan Man City, Fans Premier League Meradang
Sementara itu, Strasbourg tampil agresif dan mampu memberikan tekanan serius pada babak pertama. Tuan rumah langsung membuka keunggulan lewat Giovanni Reyna pada menit ke-17.
Strasbourg bahkan memiliki sejumlah peluang untuk memperbesar keunggulan, tetapi Matvey Safonov tampil tangguh di bawah mistar gawang.
PSG mendapatkan kesempatan emas untuk menyamakan kedudukan pada babak kedua lewat tendangan penalti.
Baca Juga: Dembele Ungkap Rahasia Kembali Tajam, False 9 PSG Butuh Liburan
Namun, Ousmane Dembele gagal menjalankan tugasnya sehingga Les Parisiens harus melanjutkan perjuangan dalam keadaan tertinggal 0-1.
PSG lalu meningkatkan tekanan hingga akhirnya Ilya Zabarnyi mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-77.
Gol itu langsung mengubah jalannya pertandingan. Strasbourg yang sebelumnya mampu mengimbangi permainan PSG mulai menghadapi tekanan lebih besar menjelang akhir laga.
PSG kemudian memastikan keunggulan lewat aksi Dembele pada menit ke-85. Penyerang asal Prancis itu menebus kegagalannya saat mengeksekusi penalti dengan mencetak gol yang membawa PSG berbalik unggul 2-1.
Drama belum berakhir. Pada masa tambahan waktu, Desire Doue mencetak gol ketiga PSG usai menerima umpan Dembele. Gol itu sekaligus memastikan kemenangan 3-1 bagi tim tamu.
Baca Juga: Vitinha Tegaskan PSG Tim Lengkap Usai Hajar Manchester City 4-2
Usai laga, Luis Enrique memberikan apresiasi khusus kepada Ousmane Dembele.
“Saya mengatakan kepadanya, jika Anda bermain selama 25 menit, memberikan asis, dan mencetak gol, Anda tidak perlu bermain lebih lama. Itu sudah cukup,” ujar Luis Enrique dikutip dari Reuters.
Meskipun demikian, pelatih asal Spanyol itu mengaku bahwa kegagalan penalti Dembele menjadi PR tersendiri bagi timnya. Dembele pun disebut merasa kecewa setelah gagal mengeksekusi tendangan itu.
“Dia marah karena gagal mengeksekusi penalti. Memang benar, kami memiliki statistik [terkait penalti] yang agak sulit untuk diterima,” kata Enrique.
Baca Juga: PSG Tundukkan Manchester City 4-2 dan Perpanjang 5 Kemenangan Beruntun
PSG sendiri baru berhasil mencetak satu gol dari empat kesempatan penalti yang mereka dapatkan musim ini.
“Kami memiliki banyak pemain yang bisa mengambil tendangan penalti, tetapi memang benar bahwa kami kekurangan seorang spesialis,” kata Luis Enrique.
Selain itu, PSG juga harus menyelesaikan pertandingan dengan 10 pemain setelah sang bek Nuno Mendes ditarik keluar ketika jatah pergantian pemain telah habis.
Luis Enrique menjelaskan Mendes mengalami sedikit masalah pada bagian paha. Tim pelatih memilih untuk tidak mengambil risiko yang dapat memperburuk kondisinya.
“Dia merasakan sedikit sesuatu pada pahanya dan kami memutuskan untuk bermain dengan satu pemain lebih sedikit agar tidak mengambil risiko,” ujar Enrique.