← Beranda
Endrick Buka Peluang Hengkang dari Real Madrid, Mourinho Pasang Badan
M Shofyan Dwi Kurniawan• Sabtu, 17 Oktober 2026 | 02.34 WIB
Endrick membuka peluang hengkang dari Real Madrid pada Januari. Namun, Jose Mourinho ingin mempertahankan striker Brasil tersebut di Santiago Bernabéu. (Instagram/@realmadrid)

JawaPos.com - Endrick mulai membuka peluang untuk meninggalkan Real Madrid pada bursa transfer Januari mendatang. Meski demikian, Jose Mourinho menegaskan ingin mempertahankan penyerang muda asal Brasil tersebut dan yakin ia memiliki masa depan cerah di Santiago Bernabéu.

Endrick menjadi salah satu sosok penting dalam kemenangan dramatis Real Madrid atas AS Roma dengan skor 4-3 di Liga Champions, Rabu. Masuk sebagai pemain pengganti, ia membantu mengubah jalannya pertandingan ketika Los Blancos tertinggal 1-3.

Penyerang berusia 20 tahun itu mencetak gol penyeimbang pada menit-menit akhir melalui sundulan. Antonio Rüdiger kemudian memastikan kemenangan Madrid lewat situasi sepak pojok pada menit ke-90.

Kesempatan tersebut terasa istimewa bagi Endrick. Sebelum menghadapi Roma, ia hanya mendapatkan empat menit waktu bermain sepanjang musim. Penampilan impresif itu pun menjadi kesempatan untuk membuktikan bahwa dirinya layak mendapatkan peran lebih besar.

Endrick Terbuka untuk Hengkang pada Januari

Dilansir Sports Illustrated, Endrick mengungkapkan kebahagiaannya setelah pertandingan karena bisa kembali bermain dan memberikan kontribusi penting bagi tim. Ia juga mengaku terkejut ketika Mourinho memanggilnya untuk masuk ke lapangan.

“Saya sangat senang. Itu pertandingan yang sangat sulit. Saya berada di bangku cadangan, hanya bersyukur kepada Tuhan karena bisa berada di sini. Ketika pelatih memanggil saya, saya sebenarnya terkejut karena itu terlalu pagi. Saya sudah lama tidak bermain di sini dan saya sangat bersemangat. Itulah yang saya berikan, dan saya melakukannya dengan baik.”

Ketika ditanya mengenai masa depannya di Madrid, Endrick tidak menutup kemungkinan untuk mencari klub baru pada Januari. Ia memilih menjalani situasi yang ada dari hari ke hari tanpa memastikan apakah akan bertahan atau pergi.

“Saya menjalaninya hari demi hari. Jika saya harus pergi pada bulan Januari, saya akan pergi; jika saya harus tinggal, saya akan tinggal,” katanya.

“Saya akan melakukan apa pun yang Tuhan letakkan di hati saya. Saya sangat berterima kasih kepada Mourinho. Dia adalah salah satu pelatih pertama yang benar-benar berbicara kepada saya. Saya mempercayainya sepenuhnya.”

Endrick juga menegaskan bahwa kesetiaannya bukan semata-mata kepada pelatih, melainkan kepada Real Madrid sebagai klub yang dibelanya.

“Selama saya di sini, tugas saya bukanlah bermain untuk manajer agar menang, tetapi untuk Real Madrid. Tetapi karena semua yang telah dia lakukan untuk saya, saya akan berjuang untuknya dan untuk Real.”

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa Endrick belum mengambil keputusan final. Ia masih menghargai kepercayaan Mourinho, tetapi juga menyadari pentingnya mendapatkan kesempatan bermain yang lebih konsisten demi perkembangan kariernya.

Mourinho Tegas Ingin Mempertahankan Endrick

Sikap Endrick yang membuka peluang hengkang berbeda dengan pernyataan Mourinho sebelum pertandingan melawan Roma. Pelatih asal Portugal itu secara terbuka menolak kemungkinan sang striker dipinjamkan pada bursa transfer Januari.

“Lupakan saja, lupakan saja. Lupakan klub-klub yang berminat,” katanya. “Sebaiknya mereka duduk saja, kalau tidak mereka akan bosan menunggu.”

Mourinho kemudian menjelaskan tingginya penilaiannya terhadap kemampuan Endrick. Ia yakin pemain muda tersebut memiliki potensi besar untuk berkembang dan meraih kesuksesan bersama Madrid.

“Dia adalah pemain yang saya sukai, dengan potensi luar biasa. Dia sangat penting bagi kami. Siapa pun yang tertarik padanya akan menghadapi persaingan serius dengan saya, karena saya percaya dia tidak perlu dipinjamkan dan akan meraih kesuksesan luar biasa di sini.”

Meski memberikan pujian, Mourinho belum secara konsisten memberikan menit bermain kepada Endrick. Carlos Espí masih menjadi salah satu pilihan pengganti di posisi penyerang, sementara persaingan di sektor sayap juga cukup ketat.

Endrick harus bersaing dengan sejumlah pemain, termasuk Arda Güler, Yan Diomande, dan Brahim Díaz. Situasi tersebut membuat jalannya menuju posisi reguler di tim utama tidak mudah.

Pengalaman di Lyon Jadi Modal Endrick

Sebelum kembali memperkuat Madrid, Endrick menghabiskan paruh kedua musim 2025/2026 dengan status pinjaman di Lyon. Di klub Prancis tersebut, ia mencetak delapan gol dan menyumbangkan delapan assist dalam 21 pertandingan.

Catatan itu menjadi bukti bahwa Endrick mampu memberikan kontribusi ketika memperoleh kesempatan bermain secara reguler. Performanya juga membuat namanya masuk dalam daftar pemain Brasil pilihan Carlo Ancelotti untuk Piala Dunia.

Ancelotti sebelumnya mengingatkan bahwa pemain muda seperti Endrick membutuhkan menit bermain yang cukup untuk terus berkembang. Minimnya kesempatan di Madrid pun menjadi salah satu faktor yang membuat masa depan sang penyerang kembali dipertanyakan.

Sejumlah klub dikabarkan tertarik memanfaatkan situasi tersebut. AS Roma disebut berminat mendatangkan Endrick, sementara AC Milan juga masuk dalam daftar klub yang dikaitkan dengan sang penyerang.

Namun, keinginan Mourinho untuk mempertahankannya bisa menjadi penghalang bagi klub-klub peminat. Penampilan Endrick saat melawan Roma juga memberikan alasan tambahan bagi Madrid untuk mempertimbangkan perannya dalam skuad.

Untuk saat ini, masa depan Endrick masih terbuka. Ia tidak menutup kemungkinan bertahan, tetapi juga siap mempertimbangkan kepergian jika situasinya menuntut demikian. Sementara itu, Mourinho sudah menyampaikan sikapnya dengan jelas: ia ingin Endrick tetap menjadi bagian dari Real Madrid.

EDITOR: Hendra