← Beranda
Lisandro Martinez Minta Maaf, Roy Keane Sebut Manchester United Seperti Sirkus!
M Shofyan Dwi Kurniawan• Sabtu, 17 Oktober 2026 | 01.53 WIB
Bek Manchester United asal Argentina Lisandro Martinez. (Dok. Manchester United)

 

JawaPos.com - Lisandro Martinez akhirnya menyampaikan permintaan maaf setelah mengkritik jajaran manajemen Manchester United. 

Bek asal Argentina tersebut sebelumnya meluapkan kekecewaan terhadap kebijakan klub setelah kekalahan United dari Atletico Madrid di Liga Champions.

Martinez menilai manajemen belum memberikan dukungan yang memadai kepada pelatih kepala Michael Carrick, terutama dalam membangun skuad yang mampu bersaing di level tertinggi.

Baca Juga: Alisson Becker Merindukan Sosok Mohamed Salah di Liverpool

Setelah mengadakan pembicaraan dengan pihak klub, pemain berusia 28 tahun itu mengeluarkan pernyataan untuk menjelaskan sikapnya sekaligus meminta maaf atas komentarnya.

Meski persoalan tersebut disebut telah diselesaikan melalui pertemuan internal, Martinez dikabarkan menerima sanksi resmi berupa denda akibat luapan emosinya.

Situasi ini kembali menyoroti ketegangan yang tengah menyelimuti Manchester United.

Baca Juga: Bayern Munchen vs RB Leipzig, Vincent Kompany Yakin Menang

Martinez Minta Maaf kepada Manajemen Manchester United

Melansir BBC Sport, Martinez menjelaskan, emosinya setelah kekalahan dari Atletico Madrid membuat dirinya menyampaikan kritik pada waktu dan situasi yang kurang tepat.

"Semua orang tahu bahwa saya adalah orang yang penuh gairah dan saya menjalani sepak bola dengan intensitas tinggi," ujar Martinez.

"Kekecewaan akibat kekalahan itu membuat saya mengungkapkan perasaan saya di waktu dan tempat yang mungkin bukan tempat yang tepat, dan untuk itu saya ingin meminta maaf," sambung dia

Permintaan maaf tersebut menjadi upaya Martinez untuk meredakan situasi setelah komentarnya memicu perbincangan mengenai hubungan antara pemain, pelatih, dan manajemen klub.

 

Roy Keane Sebut Situasi Manchester United Seperti Sirkus

Persoalan yang melibatkan Martinez juga muncul di tengah sorotan terhadap kondisi Manchester United secara keseluruhan.

Mantan kapten United Roy Keane turut memberikan pandangan mengenai situasi di klub lamanya.

Baca Juga: Prediksi Skor Heerenveen vs Excelsior: Lini Belakang Rapuh, Tim Tamu Hadapi Ujian Berat

Berbicara melalui podcast The Overlap, Keane menggambarkan keadaan Manchester United sebagai agak seperti sirkus.

Komentar tersebut menambah panjang daftar kritik terhadap kondisi internal klub, terutama ketika hasil pertandingan belum sesuai dengan harapan.

Carrick sendiri dijadwalkan menggelar konferensi pers sebelum Manchester United menghadapi Leeds United di Elland Road pada Minggu (18/10) waktu setempat.

Baca Juga: PSMS Medan Bidik Tiga Poin di Markas Semen Padang

United memasuki pertandingan tersebut dengan catatan dua kemenangan dari sembilan pertandingan musim ini.

Mereka juga berada di posisi ke-13 klasemen Premier League dengan enam poin dari jumlah pertandingan yang sama.

Dalam situasi seperti ini, stabilitas internal menjadi salah satu hal yang perlu dijaga agar tim bisa kembali fokus pada pertandingan.

Masa Depan Martinez di Old Trafford Masih Dipertanyakan

Meski persoalan mengenai komentarnya kini dianggap selesai, masa depan Martinez bersama Manchester United masih menyisakan tanda tanya.

Kontrak bek berusia 28 tahun itu dijadwalkan berakhir pada akhir musim.

Namun, klub memiliki opsi untuk memperpanjang masa kerjanya selama 12 bulan.

Baca Juga: AFC Umumkan Nominasi AFC Awards 2026

Belum ada kepastian apakah Manchester United akan mengaktifkan opsi tersebut.

Keputusan itu akan menjadi bagian penting dari perencanaan skuad untuk musim berikutnya.

Dalam waktu dekat, perhatian juga tertuju pada keputusan Carrick menjelang pertandingan melawan Leeds United.

Baca Juga: Pieter Huistra Sebut Super League Jadi Fokus Utama PSS Sleman

Masih belum dapat dipastikan apakah Martinez akan kembali masuk ke dalam susunan pemain setelah kontroversi yang melibatkan dirinya dan manajemen klub.

Permintaan maaf Martinez diharapkan dapat membantu mengakhiri persoalan internal tersebut.

Namun, tantangan utama Manchester United tetap sama: memperbaiki hasil pertandingan, menjaga kekompakan tim, dan membangun skuad yang mampu memenuhi ambisi klub.

Baca Juga: Persib Bandung vs The Cong Viettel: Igor Tolic Waspadai Ancaman Wakil Vietnam

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah