JawaPos.com - Michael Carrick memilih berhati-hati saat menanggapi kritik terbuka Lisandro Martinez terhadap jajaran petinggi Manchester United. Setelah kekalahan 0-2 dari Atletico Madrid di Liga Champions, sang pelatih menegaskan bahwa dirinya perlu mengetahui lebih banyak mengenai pernyataan bek asal Argentina tersebut sebelum menentukan langkah selanjutnya.
Martinez sebelumnya menggunakan wawancara seusai pertandingan dengan Amazon Prime untuk mengkritik direktur sepak bola Jason Wilcox dan manajemen klub. Ia menilai Manchester United seharusnya berinvestasi lebih besar pada bursa transfer musim panas agar memiliki skuad yang cukup kuat untuk bersaing di level tertinggi.
Di tengah hasil buruk yang dialami United, Martinez juga membela Carrick. Menurutnya, menyalahkan sang pelatih bukanlah langkah yang tepat karena ia merasa tim belum mendapatkan dukungan yang memadai dalam membangun skuad.
Namun, Carrick belum bersedia memberikan penilaian terhadap komentar tersebut karena mengaku belum menyaksikan wawancara Martinez secara langsung.
Baca Juga: Atletico Madrid Pecundangi Manchester United, Diego Simeone Puji Kualitas Julian Alvarez
Carrick Belum Mau Mengambil Sikap
Melansir Manchester Evening News, ketika ditanya apakah dirinya akan berbicara dengan Martinez setelah wawancara kontroversial tersebut, Carrick menegaskan bahwa ia perlu memahami situasinya terlebih dahulu.
"Saya perlu mencari tahu lebih banyak tentang hal itu sebelum saya dapat mengatakan apakah dan apa yang akan dilakukan. Saya benar-benar tidak dapat berkomentar lebih lanjut karena saya belum melihatnya," katanya.
Carrick juga mendapat pertanyaan mengenai pernyataan Martinez bahwa dirinya tidak memperoleh dukungan yang layak selama bursa transfer musim panas. Namun, pelatih berusia 45 tahun itu kembali menolak memberikan pendapat sebelum mengetahui konteks lengkap wawancara tersebut.
"Saya belum melihat wawancaranya; saya hanya mendengar tentangnya saat wawancara itu dilakukan, tetapi saya pikir itu sedikit membahas emosi dalam pertandingan juga," katanya.
"Datang ke sini dan kecewa karena tidak mendapatkan sesuatu dari pertandingan. Bagi saya, tepat setelah selesainya pertandingan bukanlah waktu yang tepat untuk membicarakan wawancara itu karena saya belum melihatnya, jadi saya tidak bisa berkomentar tentang itu."
Meski belum ingin membahas persoalan tersebut lebih jauh, Carrick mengisyaratkan bahwa ia tidak ingin kontroversi ini berlarut-larut. Manchester United masih memiliki pertandingan penting yang harus dipersiapkan, sehingga fokus tim perlu segera dikembalikan ke lapangan.
"Tapi saya pikir penting bagi kita untuk bergerak maju dengan cepat. Ada pertandingan besar pada hari Minggu, dan sangat penting bagi kita untuk terus maju dan tetap fokus pada pertandingan itu. Ada kekecewaan di dalam tim. Saya sangat kecewa dengan beberapa hal, dan para pemain juga merasakan hal yang sama."
Baca Juga: Arsenal Cetak Tiga Gol dalam Tujuh Menit untuk Raih Kemenangan Kedua di Liga Champions
Martinez Soroti Kebijakan Transfer United
Kritik Martinez muncul di tengah awal musim yang mengecewakan bagi Manchester United. Klub tersebut baru memenangkan dua dari sembilan pertandingan di semua kompetisi, sehingga tekanan terhadap manajemen dan tim pelatih semakin meningkat.
Pada bursa transfer musim panas, Jason Wilcox dan CEO Omar Berrada menghabiskan £155 juta untuk merekrut sejumlah pemain tim utama, termasuk kiper Karl Darlow serta para gelandang Andrey Santos, Carlos Baleba, dan Youri Tielemans.
Namun, Martinez merasa perekrutan tersebut belum cukup untuk membangun skuad yang mampu mengulangi pencapaian musim sebelumnya dan bersaing di Liga Champions.
Ia menilai pertanyaan mengenai kondisi tim seharusnya juga diarahkan kepada Wilcox dan pihak-pihak yang bertanggung jawab atas strategi klub, bukan hanya kepada Carrick.
Pernyataan tersebut memicu perdebatan mengenai seberapa besar tanggung jawab yang harus dipikul manajemen atas hasil buruk United. Di satu sisi, Martinez menuntut investasi lebih besar. Di sisi lain, klub tetap harus memastikan perekrutan pemain sesuai kebutuhan tim dan menghasilkan peningkatan performa.
Baca Juga: Lisandro Martinez Kritik Petinggi Manchester United Usai Kalah 0-2 dari Atletico Madrid
Carrick Bela Komitmen Para Pemain
Terlepas dari polemik yang melibatkan Martinez, Carrick menegaskan bahwa dirinya tidak meragukan kekompakan dan komitmen para pemain Manchester United.
Ia mengakui bahwa hasil pertandingan sejauh ini belum memenuhi harapan. Namun, menurutnya, para pemain tetap menunjukkan keinginan untuk berjuang dan memperbaiki keadaan.
"Saya tidak meragukan kekompakan atau keinginan untuk menang atau kemauan untuk melakukan hal-hal demi kemenangan. Saya benar-benar tidak meragukan itu," katanya.
"Saya tahu dari segi hasil, mudah untuk melihat dan berpikir ada sesuatu yang sangat salah karena kita belum memenangkan cukup banyak pertandingan, jadi saya mengerti itu."
Carrick juga menggambarkan betapa kecewanya para pemain setelah gagal mendapatkan hasil positif di Madrid. Ia menilai tim sebenarnya memiliki peluang untuk meraih hasil yang lebih baik, meskipun pada akhirnya harus menerima kekalahan.
"Tapi para pemain luar biasa, harus saya akui. Luar biasa bukan dalam arti yang menyenangkan, tapi mereka ingin berjuang, mereka mau, mereka sangat kecewa karena tidak mendapatkan apa pun dari pertandingan malam ini, karena kami sangat putus asa dan kami merasa sebenarnya kami bisa, dan mungkin seharusnya bisa."
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa Carrick ingin menjaga kepercayaan terhadap skuadnya di tengah tekanan yang semakin besar. Baginya, hasil buruk perlu segera diperbaiki, tetapi hal itu tidak berarti ia meragukan kemauan para pemain untuk bekerja keras.
Kekalahan dari Atletico Madrid memperpanjang periode sulit Manchester United sekaligus memunculkan persoalan baru di luar lapangan.