JawaPos.com - Pelatih Real Madrid Jose Mourinho melontarkan candaan mengenai panjangnya proses hukum Manchester City terkait dugaan pelanggaran aturan keuangan Premier League.
Jose Mourinho bahkan berseloroh bahwa dirinya mungkin tidak akan hidup cukup lama untuk menyaksikan putusan akhir kasus yang saat ini memasuki tahap banding.
Kasus itu berawal dari keputusan komisi independen yang menyatakan Manchester City bersalah atas seluruh dakwaan terkait pelanggaran regulasi keuangan Liga Inggris selama periode 2009/2010 hingga 2017/2018.
Baca Juga: Erling Haaland Serukan Dukungan Suporter di Tengah Polemik Manchester City
The Citizens juga dinyatakan bersalah atas tiga dari empat dakwaan terkait kegagalan bekerja sama dalam penyelidikan.
Manchester City membantah melakukan pelanggaran dan telah mengajukan banding atas putusan tersebut.
Proses hukum yang panjang membuat hasil akhir perkara itu masih belum dapat dipastikan.
Baca Juga: Lionel Messi Sampaikan Pesan Sebelum Laga Terakhir Bersama Argentina
Dalam wawancara dengan media Italia Corriere dello Sport Mourinho menanggapi kasus itu dengan nada bercanda.
Pelatih asal Portugal itu memilih menertawakan situasi yang menurutnya berpotensi berlangsung selama bertahun-tahun.
“Saya lebih memilih menertawakannya,” kata Mourinho saat ditanya mengenai kasus Manchester City.
Mantan pelatih Manchester United itu memperkirakan bahwa perkara itu pada akhirnya akan mencapai penyelesaian.
Namun, Mourinho menyindir panjangnya tahapan hukum yang harus dilalui sebelum keputusan benar-benar berkekuatan tetap.
“Saya pikir pada akhirnya kita akan mendapatkan penyelesaian. Namun, kami berdua sudah berusia 60-an tahun dan harus beruntung agar masih ada ketika putusan akhir keluar. Akan ada putusan, kemudian banding, lalu banding lagi,” ujar Mourinho.
Baca Juga: Daftar 23 Pemain Timnas Putri Indonesia U-17 di Kualifikasi Piala Asia U-17 2027
Berdasar laporan Reuters, proses banding akan berlangsung secara tertutup.
Hingga saat ini, belum jelas apakah sanksi akan dijatuhkan sebelum proses itu selesai atau apakah hukuman akan langsung berlaku setelah keputusan akhir diumumkan.
Mourinho sendiri pernah menangani Manchester United pada 2016 hingga 2018.
Baca Juga: Lionel Messi Cetak Satu Gol dan Dua Assist pada Laga Terakhirnya untuk Argentina
Pada musim 2017/2018, Mourinho membawa klub tersebut finis di posisi kedua Premier League, tepat di bawah Manchester City yang ketika itu dilatih Pep Guardiola.
Di tengah persoalan hukum yang masih berlangsung, Manchester City dijadwalkan bertandang ke markas Liverpool pada Minggu (11/10).
Pertandingan itu menjadi tantangan penting bagi tim yang saat ini diasuh Enzo Maresca untuk mempertahankan posisi di puncak klasemen sekaligus melanjutkan tren positif mereka di awal musim.
Baca Juga: Kisah Shayne Pattynama, Dipanggil Dadakan Antar Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026