← Beranda
Roy Keane Desak Pemain Man City Buang Medali Usai 114 Pelanggaran
M Shofyan Dwi Kurniawan• Rabu, 30 September 2026 | 17.02 WIB
Roy Keane Desak Pemain Man City Buang Medali Usai 114 Pelanggaran / ig @anything.snt

JawaPos.com - Manchester City tengah menghadapi salah satu periode paling berat dalam sejarah klub. Setelah komisi independen menyatakan mereka bersalah atas 114 dari 115 dakwaan terkait pelanggaran serius terhadap aturan keuangan Premier League, kritik pun berdatangan dari berbagai pihak.

Salah satu suara paling keras datang dari legenda Manchester United, Roy Keane. Mantan gelandang tersebut bahkan menyarankan para pemain Manchester City untuk membuang medali yang mereka raih selama membela klub.

Manchester City dinyatakan bersalah atas seluruh tuduhan terkait pelanggaran serius terhadap peraturan keuangan Premier League selama sembilan musim. Klub juga dinyatakan bersalah atas sebagian besar tuduhan terkait kegagalan bekerja sama dalam investigasi liga.

Putusan tersebut membuat City menghadapi potensi hukuman berat. Komisi independen kini akan menentukan sanksi yang akan diberikan, sementara klub memiliki waktu hingga akhir pekan untuk mengajukan banding dan tetap mempertahankan posisi bahwa mereka tidak bersalah.

Dalam putusannya, komisi menemukan bahwa Manchester City terlibat dalam sejumlah kesepakatan yang disebut "palsu", dengan tujuan meningkatkan pendapatan atau mengurangi biaya sehingga klub dapat menghindari aturan keuangan Premier League dan UEFA.

Nilai skema tersebut disebut mencapai hampir £1 miliar. Kepala eksekutif Premier League, Richard Masters, bahkan menyebut kasus dan putusan tersebut sebagai "yang paling signifikan dalam sejarah Premier League".

Roy Keane: Buang Saja Medalinya

Keane tidak menahan kritiknya ketika diminta memberikan tanggapan mengenai dampak putusan tersebut terhadap para pemain Manchester City.

Melansir Daily Star, berbicara kepada ITV Sport, mantan kapten Manchester United itu mengatakan bahwa jika dirinya berada dalam posisi para pemain City, ia tidak akan ragu membuang medali yang telah diraihnya.

"Nah, tahukah Anda? Mereka tahu itu akan menyakiti banyak orang, dan mereka tetap melakukannya. Dan jika saya seorang pemain dengan sedikit kesuksesan dan pujian yang telah kita berikan banyak penghargaan - tetapi jika saya seorang pemain, saya akan 100 persen membuang medali-medali itu ke tempat sampah."

Keane juga mengakui bahwa para pemain bisa merasa dikhianati jika terbukti bahwa klub melakukan pelanggaran ketika mereka sedang berusaha meraih kesuksesan di lapangan.

"Oh, tentu saja 100 persen, tentu saja Anda akan merasa begitu. Itu curang. Anda mendengar omong kosong dari mantan pemain yang mengatakan 'oh, mereka menang di lapangan'. Karena memang ada kecurangan. Ada kecurangan yang terjadi."

Menurut Keane, situasi tersebut berpotensi memengaruhi kepercayaan para pemain terhadap klub yang selama ini mereka bela.

"Saya pikir ini akan sangat sulit bagi para pemain, bagi manajer. Kepercayaan, keyakinan pada apa pun yang telah terjadi di klub sepak bola, apa yang mereka perjuangkan ketika Anda memiliki pemilik yang dengan senang hati melakukan kecurangan."

"Sangat sulit bagi para pemain ini untuk terus mempertahankan level keunggulan yang telah mereka tunjukkan ke depannya."

Ian Wright Ikut Soroti Situasi City

Rekan Keane dalam acara tersebut, Ian Wright, juga menyoroti posisi para pemain dan suporter Manchester City.

Menurut Wright, para pemain dan pendukung klub selama ini mempercayai penjelasan yang diberikan manajemen mengenai tuduhan tersebut. Karena itu, putusan terbaru berpotensi menimbulkan pertanyaan besar di internal klub.

"Anda tahu juga apa yang terjadi, mereka telah memberi tahu para pemain. Para pemain, para penggemar, mereka semua mempercayai mereka, mereka telah mencoba untuk mendukung klub mereka, tetapi mereka memberi tahu mereka bahwa tidak ada hal buruk yang terjadi."

"Lalu sekarang sudah berapa? 115 dakwaan, 114 dakwaan? Dan mereka sudah memberi tahu orang-orang. Jadi jika Anda seorang pemain, ada sesuatu yang tidak beres dengan Anda, Anda berpikir ini tidak benar."

Wright menilai kasus tersebut merupakan sesuatu yang belum pernah mereka saksikan sebelumnya dalam sepak bola Inggris.

"Kita seharusnya tidak melihat ini, apa yang kita saksikan sekarang belum pernah terjadi sebelumnya dan ini menyedihkan bagi semua orang. Tapi, terkait dengan para pemilik dan apa yang telah mereka lakukan? Mengerikan, sangat mengerikan."

Manchester City sendiri tetap membantah tuduhan yang dialamatkan kepada mereka dan telah menyatakan rencana untuk mengajukan banding. Klub menilai putusan tersebut mengandung kesalahan material dari sisi hukum, prinsip, maupun fakta.

Dengan proses banding yang masih terbuka dan sanksi yang belum ditentukan, saga Manchester City masih jauh dari kata selesai.

EDITOR: Setyo Adi Nugroho