JawaPos.com - Pelatih Timnas Wales Craig Bellamy mengaku terpukul usai timnya menelan kekalahan di UEFA Nations League 0-2 dari Denmark pada Minggu (27/9).
Hasil itu menjadi kekalahan kedua secara beruntun bagi tim asuhan Craig Bellamy yang membuat mereka terpuruk di dasar Grup A4.
Kekalahan itu membuat timnas Wales masih tanpa poin maupun gol di UEFA Nations League dan tercatat belum meraih kemenangan sepanjang 2026.
Baca Juga: Timnas Indonesia Unggul atas Malaysia dalam 10 Pertemuan Terakhir
Bellamy mengaku sangat kecewa dengan hasil itu.
Sang pelatih menilai Wales kesulitan menghadapi permainan fisik dan intensitas Denmark.
“Saya sangat terpukul. Ketika Anda melihat tim yang atletis sedikit menguasai Anda, tentu itu menyakitkan. Namun, apakah kami akan berkembang? Saya pikir kami akan berkembang,” ujar Bellamy dikutip dari ESPN.
Baca Juga: 56.000 Tiket Pertandingan Timnas Indonesia vs Malaysia Terjual, GBK Berpotensi Full House
Bellamy menegaskan, timnya masih memiliki prospek untuk berkembang, terutama dengan hadirnya sejumlah pemain muda.
“Tim ini akan menjadi lebih baik dan para pemain ini akan terus berkembang. Ada pemain-pemain muda yang akan datang setelah saya tidak lagi di sini,” kata Craig Bellamy.
Bellamy melakukan enam perubahan dalam susunan pemain Wales setelah kalah 0-1 dari Portugal pada laga sebelumnya.
Salah satu keputusan yang mencuri perhatian adalah memainkan gelandang Reading Charlie Savage.
Putra mantan pemain internasional Wales Robbie Savage itu bahkan sebelumnya tidak masuk dalam 28 pemain awal yang dipanggil ke skuad.
Bellamy juga mengubah seluruh lini depan dan menempatkan Brennan Johnson sebagai gelandang serang nomor 10.
Baca Juga: Laga Indonesia vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026 Disemarakkan Ragam Hiburan
Namun, Wales kesulitan mengimbangi Denmark di lini tengah dan beruntung bisa mengakhiri babak pertama tanpa kebobolan.
Denmark akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-53.
Tendangan bebas Mikkel Damsgaard tampaknya mengenai sentuhan terakhir Ben Davies sebelum bola masuk ke gawang Wales dan mengubah skor menjadi 1-0.
Baca Juga: Pelatih Timnas Portugal Jorge Jesus Sebut Kemenangan atas Norwegia Luar Biasa
Gustav Isaksen lalu menggandakan keunggulan Denmark pada menit ke-66 lewat tendangannya.
Secara keseluruhan, Denmark tampil lebih dominan dan Wales bahkan dinilai beruntung tidak kebobolan hingga empat atau lima gol.
“Saya mengatakan kepada para pemain sebelum pertandingan bahwa ini akan lebih sulit daripada Portugal. Ini merupakan tantangan yang berbeda, tetapi sangat sulit. Secara keseluruhan, tim terbaik memenangkan pertandingan,” ujar Bellamy.
Baca Juga: Jurgen Klopp Kecewa Berat Timnas Jerman Kalah, Pelatih Yunani Ivan Jovanovic Ungkap Suka Cita
Pelatih berusia 47 tahun itu juga mengapresiasi perjuangan para pemain Wales yang tetap berusaha hingga akhir pertandingan.
“Cara para pemain memberikan segalanya sangat luar biasa. Mereka benar-benar spesial dalam hal itu. Saya sangat mengaguminya, tetapi saya menginginkan lebih,” kata Craig Bellamy.
Wales selanjutnya akan menghadapi Norwegia yang diperkuat Erling Haaland di Cardiff pada Jumat (2/10) dan menutup rangkaian pertandingan Nations League dengan menghadapi Denmark dalam laga tandang tiga hari berselang.
Sementara itu, kemenangan Denmark harus dibayar dengan cedera Patrick Dorgu.
Baca Juga: Mexx Meerdink Cetak Brace untuk Timnas Belanda, Dapat Pujian dari Virgil Van Dijk
Pemain sayap Manchester United itu diduga mengalami cedera hamstring pada babak pertama dan langsung meninggalkan lapangan menuju ruang ganti.
Pelatih Denmark Brian Riemer lalu mengonfirmasi bahwa Dorgu akan kembali ke Manchester untuk menjalani perawatan dan tidak akan tampil dalam dua pertandingan berikutnya.