JawaPos.com – CEO Aprilia Racing Massimo Rivola menilai pengalaman Jorge Martin dalam memenangkan dan kehilangan perebutan gelar MotoGP menjadi keunggulan besar atas rekan setimnya, Marco Bezzecchi.
Dilansir dari laman Crash pada Jum'at (25/9), Martin pernah kehilangan gelar dari Pecco Bagnaia pada 2023 sebelum bangkit dan merebut mahkota MotoGP bersama Pramac Ducati pada 2024.
Menurut Rivola, pengalaman tersebut memberikan Martin dua keuntungan penting yang belum dimiliki Bezzecchi.
Rivola menjelaskan bahwa Martin sudah merasakan tekanan dalam perebutan gelar sekaligus memahami pengalaman ketika gagal meraih kejuaraan sebelum akhirnya menjadi juara.
Rivola menilai pengalaman menghadapi kemenangan dan kekalahan dalam perebutan gelar merupakan pelajaran yang hanya dapat diperoleh melalui pengalaman, bukan sekadar teori.
Rivola juga menyebut Marc Marquez memiliki pengalaman serupa dalam tingkat yang jauh lebih besar karena telah meraih tujuh gelar juara dunia kelas utama.
Pengalaman tersebut menjadi salah satu faktor yang diperhitungkan Aprilia dalam persaingan gelar musim ini, ketika Martin berada di posisi teratas dan Bezzecchi tertinggal dari puncak klasemen.
Aprilia sendiri masih mengejar gelar juara dunia kelas utama pertamanya setelah sebelumnya Aleix Espargaro sempat menjadi salah satu kandidat pada musim 2022.
Rivola berharap pengalaman Martin dapat menjadi modal penting bagi Aprilia dalam menghadapi persaingan perebutan gelar MotoGP.