← Beranda
Roy Keane Balas Rodri soal Manchester City: Mereka Memilih Curang
Andre Rizal Hanafi• Senin, 28 September 2026 | 20.00 WIB
Roy Keane menanggapi kasus Manchester City yang dinyatakan bersalah atas 114 dari 115 dakwaan finansial dan berbeda pandangan dengan Rodri. (The FA)

JawaPos.com - Legenda Manchester United Roy Keane ikut angkat bicara setelah Manchester City dinyatakan bersalah atas 114 dari 115 dakwaan pelanggaran aturan finansial Premier League. Keane meminta Manchester City menerima konsekuensi dari putusan tersebut dan secara terbuka tidak sependapat dengan Rodri.

Rodri sebelumnya memberikan dukungan kepada mantan klubnya di tengah kasus tersebut. Gelandang yang kini memperkuat Barcelona itu menilai berbagai pencapaian Manchester City dalam beberapa tahun terakhir tidak bisa begitu saja dihapus meski klub dinyatakan bersalah.

Namun, Keane mempunyai pandangan berbeda.

Berbicara kepada ITV menjelang pertandingan Inggris melawan Spanyol di UEFA Nations League, Keane menilai Manchester City harus bertanggung jawab atas pelanggaran yang dinyatakan terbukti.

“Sudah waktunya. Ini sudah berlangsung cukup lama. Saya tentu tidak setuju dengan pesan Rodri. Itu adalah pilihan mereka. Klub yang memilih untuk melakukan kecurangan,” ujar Keane dilansir The Sun.

Pernyataan tersebut merujuk pada laporan mengenai putusan komisi independen yang menyatakan Manchester City bersalah atas 114 dari 115 dakwaan pelanggaran aturan finansial Premier League. Satu dakwaan lainnya dinyatakan tidak terbukti.

Meski demikian, sanksi terhadap Manchester City belum ditetapkan. Klub juga menyatakan proses Premier League masih berlangsung dan diperkirakan akan mengajukan banding.

Keane kemudian menegaskan bahwa Manchester City harus menerima hukuman atas pelanggaran tersebut. Ia mengakui belum mudah menentukan seperti apa sanksi yang tepat untuk diberikan.

“Apa pun yang mereka menangkan dalam beberapa tahun terakhir, mereka layak mendapatkan hukuman. Dari mana kita memulainya dan sampai di mana akhirnya, itu memang sulit. Mereka melakukan kecurangan dan dinyatakan bersalah. Sekarang mereka harus menerima konsekuensinya. Saya terkejut mereka dinyatakan bersalah atas 114 tuduhan,” katanya.

Baca Juga: Prediksi Skor Timnas Indonesia vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup: Garuda Tekuk Harimau Malaya

Kasus tersebut bermula dari 115 dakwaan yang diajukan Premier League terkait dugaan pelanggaran aturan finansial dalam periode 2009 hingga 2018. Dakwaan mencakup persoalan penyampaian informasi finansial, pembayaran pemain dan manajer, aturan Financial Fair Play UEFA, Profitability and Sustainability Rules (PSR), serta dugaan kegagalan bekerja sama dalam penyelidikan.

Sejumlah kemungkinan sanksi kini menjadi pembahasan. Manchester City berpotensi menghadapi pengurangan poin, denda, hingga sanksi yang lebih berat, termasuk kemungkinan dikeluarkan dari kompetisi Premier League. Pencabutan gelar juga menjadi salah satu konsekuensi yang sebelumnya dibahas dalam kaitannya dengan kasus tersebut.

Namun, belum ada hukuman resmi yang dijatuhkan kepada Manchester City. Proses banding juga dapat membuat kasus tersebut kembali berlanjut.

Persoalan ini datang ketika Manchester City justru mengawali musim 2026/27 dengan hasil sempurna. Hingga lima pertandingan Premier League, tim asuhan Enzo Maresca menyapu bersih seluruh laga dan berada di puncak klasemen dengan 15 poin. 

Manchester City selanjutnya akan menghadapi Liverpool di Anfield pada Minggu, 11 Oktober 2026 setelah jeda internasional. Pertandingan tersebut menjadi salah satu laga besar berikutnya bagi City di tengah berlanjutnya persoalan hukum dan disiplin di luar lapangan.

Baca Juga: Prediksi Skor Gibraltar vs Andorra: Rekor Ketat, Berakhir Imbang?

EDITOR: Hendra