JawaPos.com - Kasus pelanggaran finansial Manchester City berpotensi mengubah catatan sejarah Liga Primer. Jika sanksi akhirnya mencakup pengurangan poin pada musim-musim yang terdampak, tiga gelar yang diraih City selama periode yang diselidiki dapat berpindah tangan.
City dinyatakan bersalah atas 114 dari 115 dakwaan pelanggaran keuangan yang mencakup periode 2009 hingga 2018. Namun, bentuk hukuman yang akan dijatuhkan belum ditentukan. Salah satu skenario yang menjadi perhatian adalah pencabutan gelar secara retrospektif.
Melansir Mirror, jika skenario tersebut benar-benar diterapkan, berikut lima perubahan yang berpotensi terjadi dalam daftar juara Liga Primer.
1. Gelar 2011/12 untuk Manchester United
Musim 2011/12 menjadi salah satu persaingan gelar paling dramatis dalam sejarah Liga Primer. Manchester City dan Manchester United sama-sama mengoleksi 89 poin, tetapi City keluar sebagai juara berkat keunggulan selisih gol.
Jika gelar tersebut dicabut dan diberikan kepada tim yang finis di posisi kedua, United berpotensi mewarisi gelar yang saat itu lepas dari genggaman mereka.
Dengan demikian, momen ikonik Sergio Agüero saat mencetak gol penentu kemenangan pada pertandingan terakhir musim tersebut juga akan memiliki konteks sejarah yang berbeda.
2. Gelar 2013/14 untuk Liverpool
Liverpool menjadi runner-up pada musim 2013/14 setelah mengumpulkan 84 poin, hanya tertinggal dua poin dari City.
Musim tersebut sangat dikenang di Anfield karena Liverpool sempat berada di jalur menuju gelar sebelum akhirnya kehilangan posisi puncak pada pekan-pekan terakhir.
Jika gelar City dicabut dan diberikan kepada runner-up, Liverpool berpotensi mendapatkan tambahan satu gelar Liga Primer dari musim tersebut.
3. Gelar 2017/18 untuk Manchester United
City kembali menjadi juara pada musim 2017/18 dengan rekor 100 poin. Manchester United finis di posisi kedua dengan 81 poin, terpaut 19 poin dari rival sekotanya.
Perbedaan poin yang cukup besar membuat skenario ini berbeda dari musim 2011/12 dan 2013/14. Namun, jika aturan penerapan sanksi nantinya membuat gelar berpindah kepada runner-up, United akan menjadi pihak yang berpotensi menerima gelar tersebut.
4. Manchester United berpotensi mendapat dua gelar tambahan
Dari tiga gelar City yang berada dalam periode 2009 hingga 2018 dan berpotensi terdampak, Manchester United finis sebagai runner-up dalam dua kesempatan, yakni 2011/12 dan 2017/18.
Artinya, jika gelar-gelar tersebut memang diberikan kepada tim yang finis di posisi kedua, United berpotensi mendapatkan dua tambahan gelar Liga Primer.
Liverpool, sementara itu, berpotensi mendapatkan satu gelar dari musim 2013/14.
5. Persaingan gelar sepanjang masa ikut berubah
Skenario tersebut juga dapat mengubah perhitungan jumlah gelar liga utama kedua klub. Jika dua gelar tambahan diberikan kepada Manchester United dan satu gelar kepada Liverpool, United berpotensi mencapai 22 gelar liga utama, sedangkan Liverpool berada di angka 21.
Namun, penting dicatat bahwa pencabutan gelar tidak otomatis berarti gelar tersebut akan diberikan kepada klub yang finis di posisi kedua. Bagaimana gelar-gelar tersebut diperlakukan akan bergantung pada keputusan resmi dan sanksi yang akhirnya ditetapkan.
Karena itu, perubahan dalam daftar juara masih merupakan skenario yang bergantung pada hasil akhir proses hukum dan keputusan Liga Primer.
***