JawaPos.com - Inggris kalah 2-3 dari Spanyol dalam laga Nations League pada Minggu (27/9) di Wembley. Pertandingan itu berlangsung hanya sekitar 24 jam setelah muncul laporan mengenai perkembangan kasus Manchester City yang didakwa atas 114 pelanggaran aturan finansial Premier League.
Namun, pelatih Timnas Inggris Thomas Tuchel menegaskan potensi hukuman Manchester City terkait dugaan pelanggaran itu tidak mengganggu fokus para pemainnya. Tiga pemain Manchester City, Marc Guehi, Nico O'Reilly, dan Elliot Anderson tetap menjadi starter Inggris saat melawan Spanyol.
Sayangnya, Marc Guehi justru melakukan kesalahan pada awal pertandingan yang berujung pada gol cepat Lamine Yamal. Bek Inggris itu memberikan bola kepada Yamal yang kemudian membuka keunggulan Spanyol ketika laga baru berjalan dua menit.
Inggris mampu bangkit lewat gol Anthony Gordon pada menit ke-36 sebelum Harry Kane membawa The Three Lions berbalik unggul 2-1 pada babak pertama.
Baca Juga: Drama Lima Gol Warnai Kemenangan Spanyol atas Inggris di UEFA Nations League
Peluang emas untuk memperlebar keunggulan kemudian datang pada menit ke-54 ketika Inggris mendapatkan hadiah penalti. Namun, Kane gagal mengeksekusi peluang itu menjadi gol. Inggris kemudian harus membayar mahal. Spanyol melakukan perubahan dengan memasukkan Alex Baena dan Mikel Oyarzabal. Terbukti, Baena mencetak gol penyama kedudukan sebelum Oyarzabal memastikan kemenangan Spanyol lewat gol pada menit ke-74.
Tuchel menilai kegagalan penalti itu membuat Inggris kehilangan kesempatan untuk unggul dua gol. “Saya pikir pada momen itu, penalti Kane akan menjadi pukulan penentu untuk memberikan momentum penuh dan keyakinan penuh kepada kami dengan keunggulan dua gol,” ujar Tuchel dikutip dari ESPN.
Tuchel mengakui Inggris melakukan kesalahan teknis yang memengaruhi perubahan momentum pertandingan. “Kami tidak bisa melakukannya, kemudian sayangnya membuat kesalahan teknis lainnya yang harus dibayar mahal, dan momentum kembali bergeser. Kami kebobolan satu gol dari permainan terbuka yang seharusnya benar-benar bisa kami pertahankan dengan lebih baik karena mereka bermain melalui tengah,” kata Tuchel.
Baca Juga: Khaldoon Al Mubarak Yakin Mancheser City Tak Bersalah dalam Kasus FPP Liga Inggris
Kekalahan itu membuat Inggris gagal mengawali perjalanan mereka di Grup C dengan kemenangan. Namun, Tuchel menilai timnya tetap memiliki sejumlah hal positif yang bisa dipertahankan, meski perlu melakukan evaluasi terhadap kesalahan yang menyebabkan Spanyol membalikkan keadaan.
“Hasilnya bukan yang kami inginkan. Saya pikir kami bisa memenangkannya, jadi kami harus menerimanya, memulihkan diri, belajar dari pertandingan ini, melakukan hal-hal yang kami lakukan dengan baik pada level yang sama, serta mengurangi dan memperbaiki kesalahan kami sendiri,” tutur Tuchel.
Sementara itu, saat hasil laga itu dikaitkan dengan kasus yang menimpa Manchester City, Tuchel menegaskan bahwa dirinya tidak pernah membahas itu bersama tim.
“Untuk saya tidak, tetapi saya bisa membayangkan mungkin bagi para pemain Manchester City [membicarakannya]. Namun, saya tidak akan berkomentar mengenai hal itu karena ini merupakan kasus hukum yang sedang berlangsung,” ujar Tuchel.
“Saya tidak menjadikannya sebagai topik. Itu bukan topik bagi saya. Saya mendengar berita tersebut sebagai orang terakhir di pemusatan latihan. Saya hanya memikirkan Spanyol, latihan, pertemuan, pertemuan media, dan pertemuan individu. Bukan bagi saya,” lanjutnya.
Baca Juga: Anthony Gordon Tegaskan Inggris Tak Perlu Meniru Spanyol untuk Meraih Kemenangan
Tuchel menyebut para pemain Manchester City mungkin membicarakan persoalan itu di antara mereka. Namun, sang pelatih tidak melihat adanya tanda-tanda bahwa situasi itu mengganggu persiapan Inggris menghadapi Spanyol.
“Bagi para pemain, mereka punya lebih banyak waktu daripada saya, mereka menjalani satu sesi latihan. Saya bisa membayangkan mereka membicarakannya. Itu bagus jika mereka melakukannya. Saya tidak merasa mereka terganggu,” kata Tuchel.
Kapten Inggris Harry Kane juga mengakui adanya pembicaraan mengenai situasi Manchester City di dalam skuad. Namun, Kane mengatakan para pemain tetap mampu memisahkan urusan klub dengan tugas bersama tim nasional.
“Memang ada pembicaraan, tetapi pada akhirnya ketika kami bersama Inggris, itu menjadi hal positif bagi kami. Kami seperti mengesampingkan sepak bola klub dan pekan ini juga tidak berbeda,” ujar Kane kepada ITV.