JawaPos.com - Mohamed Salah tidak akan memperkuat Timnas Mesir saat menghadapi Sudan Selatan dalam lanjutan kualifikasi Piala Afrika. Pemain berusia 34 tahun tersebut tidak dibawa ke Juba untuk pertandingan yang dijadwalkan berlangsung pada Selasa (29/9).
Keputusan tersebut diambil staf pelatih Mesir dengan mempertimbangkan kondisi permukaan lapangan. Pertandingan melawan Sudan Selatan akan dimainkan di atas lapangan dengan rumput sintetis.
Federasi Sepak Bola Mesir (EFA) menyampaikan bahwa staf teknis yang dipimpin Hossam Hassan memilih untuk mengistirahatkan Salah demi menjaga kondisi pemain. Keputusan itu juga sudah dibicarakan antara Salah dan tim pelatih sebelum pertandingan menghadapi Angola.
Baca Juga: Prediksi Skor Jerman vs Yunani di UEFA Nations League: Jurgen Klopp Ukir Kemenangan Perdana
“Staf teknis Timnas Mesir yang dipimpin Hossam Hassan memutuskan untuk mengistirahatkan Mohamed Salah pada pertandingan melawan Sudan Selatan karena permukaan lapangan,” kata EFA dalam pernyataannya.
EFA menjelaskan bahwa Salah memang sejak awal tidak direncanakan tampil dalam pertandingan tersebut. Kesepakatan mengenai hal itu telah dibuat sebelum Mesir menghadapi Angola.
“Telah disepakati antara staf teknis tim nasional dan Mohamed Salah sebelum pertandingan melawan Angola bahwa dia tidak akan bermain melawan Sudan Selatan. Staf teknis memilih pendekatan ini untuk melindungi pemain,” lanjut pernyataan EFA.
Baca Juga: Prediksi Skor Israel vs Irlandia di UEFA Nations League: The Green Army Curi Kemenangan Tandang
Salah sebelumnya tampil sebagai starter ketika Mesir menghadapi Angola di Kairo, Jumat lalu. Namun, pemain Trabzonspor itu hanya bermain selama sekitar satu jam sebelum digantikan oleh Hossam Hassan.
Pertandingan tersebut berakhir tanpa gol. Laga melawan Angola juga menjadi pertandingan pertama Mesir setelah perjalanan mereka di Piala Dunia musim panas lalu, ketika The Pharaohs berhasil mencapai babak 16 besar.
Permukaan lapangan sintetis menjadi salah satu pertimbangan dalam keputusan untuk tidak memainkan Salah. Ada anggapan bahwa lapangan dengan permukaan tersebut dapat meningkatkan risiko cedera dibandingkan rumput alami.
Meski demikian, sejumlah penelitian yang dikutip dalam laporan tersebut tidak menemukan bukti bahwa bermain di lapangan sintetis secara langsung meningkatkan risiko cedera. Teknologi permukaan sintetis juga terus berkembang dalam beberapa tahun terakhir.
Terlepas dari keputusan tersebut, Salah sedang berada dalam performa yang cukup baik bersama Trabzonspor. Dari enam penampilan di Liga Turki musim ini, mantan pemain Liverpool tersebut telah mencetak tujuh gol dan menyumbangkan dua assist.
Baca Juga: Prediksi Skor Latvia vs Siprus di Liga Nations UEFA: I Galanolefki Menang Tipis di Stadions Skonto
Salah meninggalkan Liverpool pada akhir musim lalu setelah sembilan tahun memperkuat klub asal Merseyside tersebut. Ia mencatatkan 442 penampilan dan 257 gol serta membantu Liverpool meraih sembilan trofi utama.
Kini, Mesir harus menghadapi Sudan Selatan tanpa salah satu pemain paling berpengalaman mereka. Hossam Hassan pun perlu menyiapkan opsi lain di lini depan untuk pertandingan yang akan berlangsung di Juba tersebut.