← Beranda
Jelang Irlandia vs Israel, Gavin Bazunu Tegas Menolak Bermain dan Ungkap Alasan Keputusannya
Andre Rizal Hanafi• Minggu, 27 September 2026 | 14.33 WIB
Kiper timnas Irlandia, Gavin Bazunu. (Istimewa)

 

JawaPos.com - Kiper Irlandia, Gavin Bazunu, memastikan dirinya tidak akan tampil saat menghadapi Israel dalam lanjutan UEFA Nations League, Minggu (27/9/2026).

Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung di Debrecen, Hungaria. Bazunu mengambil keputusan untuk tidak bermain karena alasan prinsip dan keyakinan pribadi yang berkaitan dengan situasi konflik di kawasan tersebut.

Melalui pernyataan yang disampaikan kepada publik, Bazunu mengakui bahwa keputusan tersebut tidak mudah. Menurutnya, membela Republik Irlandia merupakan sesuatu yang sangat berarti dalam kariernya sebagai pesepak bola.

Baca Juga: Prediksi Skor Jerman vs Yunani di UEFA Nations League: Jurgen Klopp Ukir Kemenangan Perdana

"Representasi negara saya berarti segalanya bagi saya. Saya sangat menghormati setiap rekan setim, pelatih kepala, staf kepelatihan, dan masyarakat Irlandia," kata Bazunu.

Namun, setelah mempertimbangkan situasi yang ada, penjaga gawang tersebut memilih untuk tidak terlibat dalam pertandingan melawan Israel.

Bazunu menjelaskan bahwa dirinya merupakan sosok yang memiliki keyakinan kuat dan berusaha memegang prinsip dalam mengambil keputusan.

Baca Juga: Prediksi Skor Israel vs Irlandia di UEFA Nations League: The Green Army Curi Kemenangan Tandang

"Saya percaya akan menjadi sebuah kesalahan jika ikut ambil bagian dalam pertandingan mendatang melawan Israel. Keputusan saya sepenuhnya didasarkan pada keyakinan pribadi bahwa membunuh orang yang tidak bersalah adalah sesuatu yang salah," ujarnya.

Bazunu juga memberikan penegasan terkait sikapnya tersebut. Ia menyebut keputusannya bukan ditujukan kepada masyarakat Israel maupun komunitas Yahudi.

Menurutnya, sikap tersebut merupakan bentuk penolakan terhadap kekejaman yang terjadi di kawasan tersebut.

"Sikap saya bukan terhadap masyarakat Israel atau komunitas Yahudi, tetapi terhadap kekejaman yang sedang terjadi di kawasan tersebut," tutur Bazunu.

Keputusan Bazunu kemudian turut memengaruhi suasana di skuad Republik Irlandia. Tim asuhan Heimir Hallgrimsson bahkan tidak menjalani sesi latihan yang sebelumnya dijadwalkan berlangsung di Stadion Nagyerdei, Debrecen, pada Sabtu (26/9/2026).

Para pemain menghabiskan waktu dalam pertemuan bersama Hallgrimsson dan staf kepelatihan untuk membahas situasi yang berkembang di dalam tim.

Baca Juga: Prediksi Skor Latvia vs Siprus di Liga Nations UEFA: I Galanolefki Menang Tipis di Stadions Skonto

Pada akhirnya, Republik Irlandia memutuskan akan mengenakan pita hitam di lengan saat pertandingan. Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk solidaritas terhadap seluruh korban yang kehilangan nyawa di Gaza.

Isu pertandingan melawan Israel memang sudah menjadi pembahasan di Irlandia dalam beberapa hari terakhir. Sejumlah atlet asal negara tersebut sebelumnya juga telah menyerukan agar pertandingan tidak digelar.

Di dalam skuad tim nasional, terdapat perbedaan pandangan mengenai pertandingan melawan Israel. Beberapa pemain disebut merasa tidak nyaman dengan situasi yang berkembang.

Baca Juga: Prediksi Skor Israel vs Irlandia di Liga Nations UEFA: The Green Army Paksa Bermain Imbang

Keputusan Bazunu pun membuka kemungkinan adanya pemain lain yang mengambil sikap serupa. Meski demikian, Asosiasi Sepak Bola Irlandia (FAI) tetap menyatakan pertandingan harus berlangsung dan sebelumnya telah menutup opsi untuk melakukan boikot.

Republik Irlandia dijadwalkan menghadapi Israel di Debrecen pada Minggu (27/9/2026). Kedua tim kemudian kembali bertemu pada 4 Oktober 2026 di Serbia.

FAI juga sebelumnya telah memperingatkan bahwa pembatalan pertandingan dapat menimbulkan kerugian finansial serta konsekuensi olahraga bagi federasi.

EDITOR: Banu Adikara