JawaPos.com — Timnas Kamboja menghadapi Timnas Myanmar dalam lanjutan FIFA ASEAN Cup 2026 di Minggu (27/9/2026), dengan Myanmar membawa modal kemenangan 2-0 atas Timor Leste dan peluang memperkuat posisi di puncak grup.
Pertandingan Kamboja vs Myanmar berlangsung pukul 17.00 WIB dan hanya juara grup yang berhak melaju ke partai final.
Baca Juga: Prediksi Skor Hong Kong vs Laos di FIFA ASEAN Cup: Duel Seru Berpotensi Imbang di Kai Tak Stadium
Myanmar Punya Modal Kemenangan
Myanmar datang dengan kepercayaan diri lebih tinggi setelah mengawali FIFA ASEAN Cup 2026 dengan kemenangan 2-0 atas Timor Leste pada pertandingan pertama.
Tambahan tiga poin atas Kamboja akan membuat posisi Myanmar semakin kuat dalam persaingan menjadi juara grup.
Win Naing Tun menjadi salah satu pemain yang patut diperhatikan setelah mencetak gol pembuka Myanmar saat menghadapi Timor Leste.
Penyerang tersebut sebelumnya juga tampil menonjol di turnamen ASEAN dengan mencetak hat-trick ketika Myanmar menghadapi Laos.
Myanmar kini ditangani pelatih asal Norwegia, Jørn Andersen, yang ditunjuk pada Juli 2026.
Andersen memiliki pengalaman menangani sejumlah tim nasional, termasuk Hong Kong dan Korea Utara, meski waktu persiapannya bersama Myanmar relatif singkat.
Produktivitas menjadi salah satu modal Myanmar menjelang pertandingan melawan Kamboja.
Setidaknya dua gol tercipta dalam sembilan pertandingan terakhir Myanmar, meski mereka juga sempat mengalami kekalahan telak 0-4 dari Vietnam dan 1-5 dari Filipina.
Baca Juga: Prediksi Skor PSIS Semarang vs Persiku Kudus: Mahesa Jenar Bidik Kemenangan
Kamboja Punya Momentum Positif
Kamboja tidak datang tanpa modal setelah meraih dua kemenangan dalam pertandingan terakhir yang tercatat.
Mereka mengalahkan Hong Kong dengan skor 2-0 pada 9 Juni 2026 setelah sebelumnya menang telak 4-0 atas Bhutan pada 4 Juni 2026.
Kemenangan atas Hong Kong juga memiliki arti penting bagi perkembangan Kamboja di bawah pelatih asal Jepang, Koji Gyotoku.
Sejak ditunjuk pada September 2024, Gyotoku memiliki target membawa Kamboja bersaing di posisi teratas grup.
Yudai Ogawa dan Sieng Chantea menjadi pencetak gol Kamboja ketika mengalahkan Hong Kong pada Juni 2026. Keduanya masih menjadi bagian dari skuad Kamboja untuk menghadapi Myanmar dalam FIFA ASEAN Cup 2026.
Namun, performa Kamboja pada turnamen ASEAN sebelumnya belum sepenuhnya konsisten.
Mereka finis di posisi keempat dari lima tim di grup dan hanya meraih satu kemenangan, yakni ketika menghadapi Timor Leste, dengan Hav Soknet mencetak dua gol.
Baca Juga: Prediksi Skor Islandia vs Estonia: Tuan Rumah Ingin Akhiri Tren Negatif
Head to Head Kamboja vs Myanmar
Secara historis, Kamboja masih kesulitan menghadapi Myanmar karena kalah dalam lima pertemuan terakhir kedua tim.
Akan tetapi, catatan tersebut perlu dibaca dengan konteks karena pertemuan terakhir Kamboja dan Myanmar terjadi pada Kejuaraan ASEAN 2018.
Rentang waktu yang panjang membuat kondisi kedua tim sudah mengalami banyak perubahan.
Karena itu, head to head tetap memberikan gambaran mengenai sejarah duel, tetapi tidak sepenuhnya menggambarkan kekuatan Kamboja dan Myanmar pada FIFA ASEAN Cup 2026.
Myanmar juga harus memperhitungkan persoalan komposisi pemain. Maung Maung Lwin dan Hein Phyo Win absen karena cedera sehingga Andersen perlu mengandalkan sejumlah pemain muda dari kompetisi domestik Myanmar.
Kondisi tersebut dapat menjadi faktor penting jika pertandingan berlangsung ketat hingga babak kedua.
Kamboja berpeluang memanfaatkan energi pemain muda Myanmar, tetapi mereka juga harus mampu meredam Win Naing Tun yang sudah mencetak gol pada laga pembuka.
Baca Juga: Prediksi Skor Islandia vs Estonia: Tuan Rumah Ingin Akhiri Tren Negatif
Prediksi Skor Kamboja vs Myanmar
Kamboja memiliki momentum positif setelah mencatat dua kemenangan sebelum FIFA ASEAN Cup 2026.
Sementara itu, Myanmar mempunyai keunggulan dari sisi hasil pertandingan pertama setelah mengalahkan Timor Leste 2-0.
Pertandingan diperkirakan berjalan terbuka karena kedua tim membutuhkan hasil maksimal untuk menjaga peluang menjadi juara grup.
Kamboja berpotensi memberikan perlawanan melalui pemain-pemain yang tampil positif dalam kemenangan atas Hong Kong, sedangkan Myanmar memiliki ancaman lebih besar dari sisi produktivitas.
Kehadiran Win Naing Tun juga dapat menjadi pembeda bagi Myanmar dalam pertandingan ini. Jika lini belakang Kamboja kembali kesulitan menghadapi tekanan lawan, Myanmar berpeluang memanfaatkan celah untuk mencetak gol.
Kamboja tetap memiliki kesempatan mencetak gol karena performa mereka sebelum turnamen menunjukkan perkembangan positif.
Namun, modal kemenangan 2-0 atas Timor Leste serta ketajaman lini depan membuat Myanmar diprediksi mampu mengamankan kemenangan tipis.
Prediksi skor: Kamboja 1-2 Myanmar.