JawaPos.com - Pelatih Timnas Inggris Thomas Tuchel keluhkan jadwal Nations League dan soroti masalah cedera yang membuat Cole Palmer kembali absen dari skuad The Three Lions.
Cole Palmer sebelumnya masuk dalam skuad Inggris untuk menghadapi empat pertandingan UEFA Nations League, termasuk laga melawan Spanyol pada Minggu (27/9).
Namun, pemain berusia 24 tahun itu tiba-tiba menarik diri dari tim bersama Declan Rice, Kobbie Mainoo, Marcus Rashford, dan Tino Livramento.
Baca Juga: Prediksi Skor Mesir vs Angola di Kualifikasi Piala Afrika: The Pharaohs Borong Gol di Kairo
Tuchel mengatakan, absennya Palmer membuat kesempatan untuk menunjukkan kemampuan menjadi terlewat.
“Ini jelas merupakan kesempatan yang terlewat bagi Palmer. Ini kesempatan yang kembali terlewat," kata Tuchel dikutip dari ESPN.
"Dia terlalu sering kehilangan kesempatan dan saya tidak menyalahkannya untuk itu. Itu hanya fakta,” sambung Thomas Tuchel.
Baca Juga: Prediksi Skor Maroko vs Gabon di Kualifikasi Piala Afrika: Singa Atlas Menang Telak di Rabat
“Dia terlalu sering melewatkan pemusatan latihan karena cedera. Saya hanya ingin mengandalkan apa yang saya saksikan secara langsung dan apa yang saya lihat dalam tim saya. Untuk itu, Anda harus berada di pemusatan latihan,” lanjut dia.
Palmer menghadapi sejumlah masalah kebugaran dalam beberapa waktu terakhir.
Dia bahkan sempat berseloroh pekan lalu bahwa dirinya seakan hanya punya satu kaki selama 10 bulan ketika menceritakan perjuangan menghadapi cedera pangkal paha.
Sejak Tuchel menangani Inggris pada awal 2025, Palmer baru mencatatkan tiga penampilan untuk timnas.
Palmer juga tidak masuk dalam skuad Inggris untuk Piala Dunia 2026.
Menurut Tuchel, keputusan Palmer mundur dari skuad kali ini berkaitan dengan rasa sakit yang masih dirasakan sang pemain.
Baca Juga: Prediksi Australia vs Brasil: Selecao Ingin Bangkit, Socceroos Punya Rekor Kandang Mengesankan
“Pemahaman saya adalah dia bermain dengan rasa tidak nyaman dan rasa sakit. Dia tidak bisa bersaing di level tertinggi dengan kondisi seperti itu," papar Tuchel.
"Jadi, dia mengundurkan diri dan memberi tahu kami, kemudian Chelsea juga memberi tahu kami. Itulah pemahaman saya,” ujar Tuchel.
Tuchel juga menolak anggapan bahwa absennya sejumlah pemain akan mengganggu kebersamaan di skuad Inggris.
Baca Juga: Prediksi Skor Timnas Turki vs Prancis: Era Baru Zinedine Zidane Dimulai
Pelatih asal Jerman itu menegaskan bahwa timnya tidak sedang menerapkan manajemen beban bermain untuk mengistirahatkan pemain demi kepentingan klub.
“Kami tidak melakukan manajemen beban,” tegas Tuchel.
Pelatih asal Jerman itu menjelaskan bahwa pemusatan latihan internasional saat ini harus dipandang sebagai periode kompetitif, bukan sekadar jeda dari pertandingan klub.
Baca Juga: Prediksi Skor Mali vs Tanjung Verde di Kualifikasi Piala Afrika: Duel Sengit Rawan Berakhir Imbang
Menurut Tuchel, para pemain Inggris justru menikmati kesempatan untuk berkumpul, berlatih, dan bermain bersama.
“Kami akan fokus kepada para pemain yang benar-benar ingin bermain untuk Inggris,” tandas Thomas Tuchel.
Tuchel juga mengkritik format kalender internasional yang membuat Inggris harus menjalani empat pertandingan dalam rentang hanya 11 hari.
Berbeda dari tiga jeda internasional singkat pada musim gugur sebelumnya, periode kali ini berlangsung selama hampir tiga pekan.
Baca Juga: Prediksi Skor Italia vs Belgia: Rekor Azzurri Jadi Modal, De Bruyne dan Lukaku Siap Berikan Ancaman
“Saya tidak menyukainya. Setelah turnamen panjang, memiliki periode panjang lainnya bersama tim sangat menuntut secara emosional dan fisik bagi para pemain,” ungkap Tuchel.
Menurut Tuchel, jadwal pertandingan yang hanya menyisakan sekitar dua hari pemulihan di antara laga terlalu padat, terlebih pemain harus bepergian ke negara berbeda.
“Saya sulit membayangkan periode dalam sepak bola klub ketika Anda memiliki pertandingan dengan jeda seperti ini. Kami bermain Sabtu-Selasa [waktu setempat], lalu Sabtu-Selasa lagi, sehingga hanya ada dua hari di antara masing-masing pertandingan,” ucap Thomas Tuchel.
Baca Juga: Prediksi Skor Persiba Balikpapan vs De Red FC: Beruang Madu Berburu Kemenangan Perdana
Inggris dijadwalkan menjamu Spanyol sebelum bertandang menghadapi Republik Ceko dan Kroasia.
Setelah itu, mereka kembali menghadapi Republik Ceko di kandang pada 7 Oktober.
Pelatih berusia 53 tahun itu juga mengkhawatirkan meningkatnya risiko cedera akibat padatnya jadwal setelah Piala Dunia.
Baca Juga: Brace Erling Haaland Bawa Norwegia Menang 3-2, Martin Odegaard Senang Kalahkan Denmark
“Situasi ini tentu tidak ideal bagi para pemain, mengingat mereka kesulitan menjalani pramusim yang layak karena harus bermain di turnamen hingga hari terakhir," papar Thomas Tuchel.
"Mereka tidak punya cukup waktu untuk memulihkan diri sebelum harus kembali berlaga dalam pertandingan kompetitif, pada dasarnya, mereka kembali bermain hanya berselang satu minggu atau sepuluh hari kemudian,” sambung Tuchel.
Tuchel mencontohkan pertandingan antara Belanda dan Jerman yang menurutnya sudah menghasilkan tiga pemain cedera dalam 36 menit pertama.
Tuchel menilai risiko itu juga dipengaruhi oleh berbagai faktor.
Baca Juga: Portugal vs Wales 1-0: Jorge Jesus Tarik Keluar Cristiano Ronaldo yang Tampil Melempem
Perbedaan lapangan, latihan, gaya bermain, lingkungan pertandingan, hingga posisi pemain dapat memberikan beban berbeda dibandingkan ketika mereka bermain untuk klub.
Meskipun demikian, Tuchel memastikan timnas Inggris tetap memperhatikan kondisi pemain melalui pemantauan data dan kebugaran.
“Kami selalu memantau data dan selalu mengutamakan para pemain. Prioritas terhadap pemain adalah yang utama, 100 persen,” ujar Thomas Tuchel.
Baca Juga: Cody Gakpo Jadi Penyelamat, Debut Sengit Jurgen Klopp dan Xavi Hernandez Berakhir Imbang 1-1
Namun, Tuchel juga menegaskan bahwa Inggris memiliki target sendiri di Nations League.
Oleh sebab itu, Tuchel tidak berniat mengatur menit bermain pemain hanya untuk menjaga kepentingan klub anak asuhnya.
“Para pemain ingin memenangkan pertandingan ini. Kami ingin menang dan lolos ke perempat final Nations League," tutur Thomas Tuchel.
Baca Juga: Pembinaan Bulu Tangkis Usia Dini MilkLife Festival SenengMinton 2026 Hadir di Magelang
"Kami akan berhati-hati dan bertanggung jawab, tetapi kami memiliki motivasi dan tujuan sendiri yang ingin dicapai,” ucap Tuchel.