← Beranda
Serie A Jadi Tempat Reuni Bintang Era 2010-an, Kini Giliran David Alaba yang Bergabung Dengan Udines
Andre Rizal Hanafi• Jumat, 25 September 2026 | 13.54 WIB
David Alaba saat laga menghadapi Argentina. (Dok. David Alaba)

 

JawaPos.com - Serie A kembali kedatangan nama besar dari generasi emas sepak bola Eropa. Kali ini giliran David Alaba yang melanjutkan kariernya di Italia setelah resmi bergabung dengan Udinese.

Bek asal Austria tersebut diumumkan sebagai pemain baru Udinese pada Kamis (24/9/2026). Alaba datang dengan status bebas transfer setelah kontraknya bersama Real Madrid berakhir pada musim panas lalu. Ia menandatangani kontrak hingga 30 Juni 2027.

Kepindahan Alaba semakin menarik perhatian karena Serie A musim ini memang dihuni sejumlah pemain yang sudah sangat dikenal sejak era 2010-an.

Baca Juga: Prediksi Skor Turki vs Prancis di Liga Nations UEFA: Zinedine Zidane Bawa Les Bleus Sikat Tuan Rumah

Luka Modric lebih dulu memilih Italia setelah meninggalkan Real Madrid, sementara Kevin De Bruyne juga menjalani petualangan baru di Serie A.

Selain dua nama tersebut, masih ada pemain berpengalaman lain seperti Paulo Dybala, Henrikh Mkhitaryan, David de Gea, John Stones, dan Nemanja Matic.

Kehadiran Alaba membuat daftar pemain senior dengan pengalaman panjang di level tertinggi Eropa semakin ramai.

Alaba sendiri bukan pemain sembarangan. Sebelum bergabung dengan Udinese, ia menghabiskan sebagian besar kariernya bersama Bayern Munich dan Real Madrid.

Baca Juga: Prediksi Skor Italia vs Belgia di Liga Nations UEFA: The Red Devils Tahan Imbang Tuan Rumah

Bersama Bayern, ia mencatat 431 penampilan dan memenangkan berbagai trofi, termasuk dua Liga Champions dan 10 gelar Bundesliga.

Setelah pindah ke Real Madrid pada 2021, Alaba kembali merasakan kesuksesan besar. Ia membantu Los Blancos meraih dua gelar Liga Champions dan dua trofi La Liga, ditambah sejumlah gelar lainnya.

Kini, pemain yang lahir pada 24 Juni 1992 itu memasuki usia 34 tahun dan mencoba membuka lembaran baru di Italia. Udinese berharap pengalaman Alaba dapat memberikan tambahan kualitas sekaligus kepemimpinan di lini belakang.

Alaba juga menegaskan bahwa kedatangannya ke Italia bukan sekadar untuk menutup karier. Ia masih ingin bermain di level tinggi dan meraih sesuatu bersama klub barunya.

Menariknya, Alaba justru menjadi salah satu pemain paling berprestasi yang aktif di Serie A saat ini. Menurut Football Italia, koleksi trofinya bahkan membuatnya menjadi pemain aktif dengan gelar terbanyak di kompetisi tersebut, melewati mantan rekan setimnya di Real Madrid, Luka Modric.

Kehadiran para pemain veteran tersebut tentu membuat Serie A semakin menarik untuk diikuti. Namun, banyaknya nama besar berusia 30 tahun ke atas tidak otomatis berarti kompetisi Italia sedang mengalami penurunan.

Baca Juga: Prediksi Skor Persiba Balikpapan vs De Red FC di Championship: Beruang Madu Menang Tipis!

Transfer seperti Alaba juga bisa dilihat dari kebutuhan klub. Udinese mendapatkan pemain berpengalaman tanpa harus membayar biaya transfer, sementara Alaba memperoleh kesempatan untuk kembali bermain secara reguler setelah periode sulit akibat cedera dalam beberapa musim terakhir.

Jadi, apakah Serie A sedang menurun karena banyak mendatangkan pemain veteran? Jawabannya tidak bisa ditentukan hanya dari usia para pemain. Di balik tren tersebut, ada faktor strategi transfer, kondisi finansial klub, kebutuhan skuad, serta kualitas pemain yang bersangkutan.

Yang jelas, musim 2026/2027 membuat Serie A terasa seperti panggung reuni bagi sejumlah bintang yang pernah menjadi wajah sepak bola Eropa pada dekade sebelumnya. Dan kini, David Alaba resmi ikut menjadi bagian dari cerita tersebut.

EDITOR: Banu Adikara