JawaPos.com – Xavi Hernandez menjalani laga perdananya sebagai tacticus Belanda dengan menghadapi Jerman dalam UEFA Nations League di Johan Cruijff Arena, Amsterdam, dini hari nanti. Duel klasik itu sekaligus menandai dimulainya simfoni ala Xavi bersama Oranje, julukan Belanda.
Simfoni tersebut mengandalkan dominasi ball possession, taktik menyerang, dan kerja sama tim yang harmonis. Pola permainan itu diharapkan membuat serangan Belanda di era Xavi lebih bergigi dibandingkan periode Ronald Koeman yang dinilai terlalu defensif dan pasif.
”Anda tidak bisa menjanjikan hasil. Tetapi, aku menjanjikan kami bermain dengan semangat dan identitas. Kami akan mencoba mengambil inisiatif serangan,” kata Xavi seperti dilansir dari T-Online.
Johan Cruijff Arena tak ubahnya panggung yang mempertemukan simfoni ala Xavi dengan ”heavy metal” dalam permainan Jerman besutan Jurgen Klopp. Mantan pelatih Liverpool FC dan Borussia Dortmund (BVB) itu dikenal sebagai pengusung gegenpressing.
Bek tengah Jerman Nico Schlotterbeck mengatakan Klopp menginginkan Die Mannschaft, sebutan Jerman, bermain dengan tekanan tinggi serta penuh energi dan kekuatan.
”Dia (Klopp) membangkitkan spirit kami. Dia sudah mempersiapkan kami dengan baik,” tutur bek tengah BVB tersebut seperti dilansir dari Kicker.
Ter Stegen Kembali
Seiring pensiunnya kembali Manuel Neuer, Marc-Andre ter Stegen kembali menjadi kiper nomor satu Jerman. Ter Stegen memperkuat Die Mannschaft sejak perebutan tempat ketiga Nations League 2024–2025 melawan Prancis atau sudah lebih dari setahun lalu.
Yang spesial, Ter Stegen comeback ke timnas setelah musim ini bermain apik bersama klub Amsterdam, AFC Ajax. Laga dini hari nanti juga dimainkan di kandang Ajax.
”Aku tidak pernah ragu aku akan kembali karena itu yang sudah jadi mentalitasku dan bagaimana aku melihat diriku sebagai pribadi,” kata Ter Stegen kepada RTL.
Baca Juga: Prediksi Skor Portugal vs Wales: Jajao Kembali ke Lisbon, Leao Jadi Perhatian
Tribut untuk Bartina
Sebelum laga dini hari nanti, Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB) akan menggelar tribut untuk Bartina Koeman. Dia adalah istri mantan tacticus Belanda Ronald Koeman yang meninggal dunia pekan lalu.
Sebelum kickoff, akan berlangsung hening cipta selama satu menit.
Bartina mengembuskan napas terakhirnya setelah 16 tahun melawan kanker payudara.
”Selama karier panjang Ronald (Koeman) sebagai pemain dan pelatih, Bartina ada di sisinya. Bahkan, saat sakitnya. KNVB menganggap pantas untuk mengenang beliau dan menyampaikan dukungan kami kepada keluarga,” tulis KNVB dalam pernyataan di laman resmi federasi.
Prediksi Susunan Pemain
BELANDA (4-3-3)
1-Verbruggen (g); 22-Dumfries, 4-Van Dijk (c), 6-Van Hecke, 15-Van de Ven; 8-Gravenberch, 16-Veerman, 14-Reijnders; 24-Summerville, 19-Brobbey, 11-Gakpo
Pelatih: Xavi Hernandez
Jersey pemain: Oranye
Jersey kiper: Kuning
JERMAN (4-2-3-1)
1-Ter Stegen (g); 2-Vagnoman, 4-Tah, 3-Schlotterbeck, 18-Brown; 6-Kimmich (c), 23-Nmecha; 16-Schade, 10-Musiala, 20-Gnabry; 7-Havertz
Pelatih: Jurgen Klopp
Jersey pemain: Hijau
Jersey kiper: Tosca
Logo: UEFA Nations League
Wasit: Alejandro Hernandez Hernandez (Spanyol)
Stadion: Johan Cruijff Arena, Amsterdam
Siaran Langsung: MNC Soccer Channel/RCTI+/Vision+ pukul 01.45 WIB
Prediksi Skor Belanda vs Jerman: 2-2
Tantangan Tiga Gol per Laga
DALAM sedekade terakhir, belum ada tacticus Belanda yang mampu membawa timnas berjuluk Oranje tersebut mencatatkan tiga gol per laga. Itu yang jadi tantangan tacticus baru, Xavi Hernandez. (ren/dns)
Xavi Hernandez (2026–…)
Laga: Debut lawan Jerman (25/9)
Gol: ?
Gol per laga: ?
Ronald Koeman (2017–2019, 2022–2026)
Laga: 64
Gol: 154
Gol per laga: 2,40
Louis van Gaal (2001–2002, 2012–2014, 2021–2022)
Laga: 63
Gol: 159
Gol per laga: 2,51
Frank de Boer (2020–2021)
Laga: 15
Gol: 31
Gol per laga: 2,06
Dwight Lodeweges (2020)
Laga: 2
Gol: 1
Gol per laga: 0,50
Dick Advocaat (1992–1994, 2002–2004, 2017)
Laga: 62
Gol: 139
Gol per laga: 2,24
Fred Grim (2017)
Laga: 3
Gol: 8
Gol per laga: 2,66
Danny Blind (2015–2017)
Laga: 17
Gol: 26
Gol per laga: 1,52