JawaPos.com - Carlo Ancelotti belum kehilangan kepercayaan kepada Vinicius Junior. Pelatih kepala Brasil tersebut mengakui bahwa sang penyerang belum berada dalam performa terbaiknya, tetapi kualitas Vinicius tetap tidak perlu dipertanyakan. Ancelotti pun yakin pemain Real Madrid itu akan segera menemukan kembali level permainan terbaiknya.
Vinicius memang menjalani awal musim yang cukup sulit. Pemain berusia 26 tahun itu baru mencetak satu gol dalam delapan penampilan di semua kompetisi, meski sudah menyumbangkan tiga assist.
Situasi tersebut semakin menjadi sorotan setelah Vinicius ditarik keluar pada awal babak kedua dalam kekalahan Real Madrid 2-1 dari Atletico Madrid akhir pekan lalu. Dalam pertandingan tersebut, ia kesulitan memberikan pengaruh seperti yang biasanya diharapkan darinya.
Kini, jeda internasional menjadi kesempatan bagi Vinicius untuk membangun kembali kepercayaan dirinya bersama Brasil.
Ancelotti Tetap Percaya pada Vinicius
Ancelotti tidak menutup mata terhadap performa Vinicius saat ini. Namun, ia juga mengingatkan bahwa seorang pemain tidak mungkin selalu berada dalam kondisi terbaik sepanjang waktu.
"Dia mungkin tidak dalam kondisi terbaiknya saat ini, tetapi kualitas Vinicius tidak perlu diragukan lagi. Dia menunjukkan performa hebat di Piala Dunia, misalnya. Sebagai pemain, tidak ada yang bisa berada dalam kondisi puncak sepanjang waktu," kata Ancelotti dalam sebuah wawancara dengan Times of India.
Pelatih asal Italia itu bahkan tetap menempatkan Vinicius sebagai salah satu pemain terbaik di dunia.
"Dia adalah pemain yang luar biasa, termasuk yang terbaik di dunia. Saya yakin dia akan berada dalam performa terbaiknya di pertandingan mendatang. Kepercayaan saya padanya sepenuhnya."
Dukungan tersebut tentu penting bagi Vinicius, terutama setelah beberapa pekan terakhir tidak berjalan sesuai harapan.
Pada musim panas lalu, masa depan pemain Brasil itu sempat menjadi bahan spekulasi. Ia dikaitkan dengan kepindahan ke Arsenal, tetapi akhirnya memilih bertahan di Real Madrid dengan menandatangani kontrak jangka panjang baru. Kini tantangannya adalah membuktikan kembali bahwa keputusan tersebut tepat.
Brasil Mulai Membangun Generasi Baru
Vinicius bukan satu-satunya fokus Ancelotti selama jeda internasional. Brasil sedang mempersiapkan pertandingan melawan Australia sebanyak dua kali dan satu pertandingan menghadapi India. Bagi Ancelotti, rangkaian pertandingan tersebut memberikan kesempatan untuk melihat lebih dekat sejumlah pemain yang belum terlalu dikenalnya.
"Pertandingan-pertandingan ini sangat bermanfaat karena biasanya memberi kita kesempatan untuk mengamati pemain yang berbeda," kata Ancelotti.
"Tujuan saya adalah untuk mengamati pemain yang belum saya kenal dengan baik, dan itu akan membantu saya memilih skuad untuk turnamen resmi. Kita memiliki generasi pemain yang luar biasa yang ikut serta dalam Piala Dunia 2018, 2022, dan 2026."
Brasil juga mulai memikirkan regenerasi skuad untuk kompetisi-kompetisi besar berikutnya.
"Kami sedang berupaya membangun generasi pemain baru. Kami memiliki fondasi yang kuat yang diperoleh dari Piala Dunia, dan sekarang kami fokus mempersiapkan diri untuk Copa America 2028 dan Piala Dunia 2030."
Ancelotti bahkan menyebut timnya memantau puluhan pemain yang berpotensi masuk ke skuad Brasil.
"Setiap minggu kami memantau antara 60 hingga 70 pemain yang memenuhi syarat untuk bergabung dengan tim nasional. Kami mencari di mana-mana: di Eropa, Rusia, dan Arab Saudi. Pemain Brasil ada di mana-mana, dan tugas kami adalah untuk tidak membiarkan bakat apa pun tidak terpantau."
Vinicius Masih Punya Peran Penting
Terlepas dari performanya bersama Real Madrid pada awal musim, Vinicius tetap menjadi bagian penting dari rencana Brasil.
Ia telah mencetak 13 gol dan memberikan 10 assist dalam 54 penampilan bersama Selecao. Di Piala Dunia 2026 saja, Vinicius mencetak empat gol dan menyumbangkan satu assist.
Catatan tersebut menunjukkan bahwa masalah yang sedang dihadapinya lebih berkaitan dengan konsistensi performa saat ini, bukan hilangnya kualitas sebagai seorang pemain. Ancelotti tampaknya memahami situasi tersebut.
Dengan kepercayaan penuh dari pelatih Brasil, Vinicius kini memiliki kesempatan untuk kembali menemukan sentuhan terbaiknya. Jika mampu melakukannya, bukan hanya Brasil yang akan mendapatkan keuntungan, tetapi juga Real Madrid ketika kompetisi klub kembali bergulir.