JawaPos.com - Klub Liga Spanyol Real Madrid menanggapi komentar Presiden La Liga Javier Tebas yang mengkritik Los Blancos, dengan menyerang balik Tebas.
"Klub kami menganggap tidak dapat ditoleransi bahwa presiden La Liga menggunakan jabatan institusionalnya untuk terus mendiskreditkan dan menyerang Real Madrid sebagaimana yang dia lakukan dalam setiap pernyataan publik," tulis Real Madrid dalam lamannya dilansir dari Antara pada Rabu (23/9).
Real Madrid mengecam sikap orang yang bertanggung jawab mewakili dan melindungi kepentingan seluruh klub La Liga malah terus-menerus menyerang mereka.
Baca Juga: Jadwal UEFA Nations League: Belanda vs Jerman, Spanyol vs Inggris
Menurut Real Madrid, penyataan Tebas sangat serius dan tak bisa mereka pahami, yang tidak pantas diucapkan seseorang pengelola.
Madrid menilai Tebas tidak pantas untuk berlanjut, sehingga harus ada sosok baru yang memimpin sepak bola profesional Spanyol.
Marid menilai sosok yang dibutuhkan sepak bola profesional Spanyol adalah yang memegang teguh prinsip netralitas.
Baca Juga: Jurgen Klopp Bawa Angin Segar, Para Pemain Timnas Jerman Antusias Hadapi UEFA Nations League
"Presiden La Liga bukanlah pemilik kompetisi, melainkan orang yang melayani klub-klub anggotanya yang telah memercayakan arah kompetisi kepadanya," tandas pernyataan Real Madrid.
Tebas mengkritik Real Madrid setelah Los Blancos takluk 1-2 dalam derbi melawan Atletico Madrid pada 20 September 2026.
Tebas membantah klaim Real Madrid mengenai adanya konspirasi wasit.
Dia menyebut tuduhan tersebut tidak masuk akal serta hanya digunakan untuk mengalihkan perhatian untuk menutupi performa buruk tim itu.
Dia juga mengkritik Real Madrid TV yang dianggap terus-menerus membangun narasi konspirasi permanen sebelum pertandingan dimulai.