JawaPos.com - Jurgen Klopp mendapat sambutan positif dari sejumlah pemain baru yang masuk dalam skuad timnas Jerman.
Jurgen Klopp telah memanggil 44 pemain untuk rangkaian empat pertandingan UEFA Nations League.
Dari jumlah itu, terdapat 16 pemain yang belum pernah mencatatkan penampilan bersama timnas Jerman.
Baca Juga: Timnas Indonesia Coret Dony Tri Pamungkas karena Cedera, Shayne Pattynama Jadi Pengganti
Langkah itu menjadi bagian dari upaya Klopp melakukan perubahan di tubuh tim berjuluk Die Mannschaft setelah kembali mendapatkan hasil mengecewakan di Piala Dunia 2026.
Salah satu pemain yang mengaku antusias atas kehadiran Klopp adalah Younes Ebnoutalib.
Penyerang Eintracht Frankfurt itu bahkan menyebut Jurgen Klopp memengaruhi keputusan untuk pilih membela Jerman dibandingkan Maroko.
Baca Juga: Jeda Internasional BRI Super League: 3 Pemain Persita Dapat Panggilan Timnas
Younes Ebnoutalib lahir di Jerman, tetapi pernah memperkuat tim muda Maroko.
Ebnoutalib mengaku sempat mendapat pendekatan dari kedua negara sebelum akhirnya memilih Jerman.
“Ada juga pembicaraan dengan Maroko, tetapi tidak seintens dengan Jurgen. Saya sangat bangga. Anda harus mengatakan bahwa dia adalah salah satu pelatih terbaik di dunia. Ketika dia menelepon, Anda tidak bisa mengatakan tidak,” kata Ebnoutalib dikutip dari ESPN.
Kehadiran Klopp juga menjadi motivasi bagi pemain lain yang mendapat kesempatan bergabung dengan skuad senior Jerman untuk pertama kalinya.
Bek Philipp Treu merupakan salah satu dari empat pemain Freiburg yang masuk dalam daftar skuad Klopp.
Keempatnya berpeluang menjalani debut bersama Jerman setelah membawa Freiburg mencapai final Liga Europa musim lalu.
Baca Juga: Tyronne Del Pino Senang Cetak Gol Pertama untuk Persita, Optimistis dengan Performa Tim
Philipp Treu dan rekan-rekannya berpotensi mendapat kesempatan tampil ketika Jerman menghadapi Belanda pada Jumat (25/9) dan Yunani pada Senin (28/9) dalam rangkaian Nations League.
“Bagi Anda, tentu ini sesuatu yang membuat Anda berkata, Hei, keren, sekarang saya bisa berlatih di bawah Jürgen Klopp. Saya sangat menantikan berada di lapangan bersamanya nanti, menyerap semuanya, dan memberikan yang terbaik,” ujar Treu.
Bek Freiburg lainnya, Max Rosenfelder, juga memberikan kesan positif terhadap sosok Klopp.
Baca Juga: Keluhan Ditindaklanjuti, PSIM Benahi Fasilitas Kamar Mandi Stadion Sultan Agung
“Saya percaya bahwa dia adalah orang yang sangat, sangat spesial. Saya pikir dia adalah seseorang yang bisa terhubung dan melibatkan orang lain dengan sangat baik,” kata Rosenfelder.
Klopp mengambil pendekatan yang cukup berbeda dalam menyusun skuad pertamanya.
Pelatih berusia 59 tahun itu tidak menggunakan satu kelompok pemain untuk seluruh pertandingan, melainkan melakukan rotasi dengan membagi pemain ke dalam dua skuad.
Baca Juga: Tiga Kemenangan Beruntun Persija Jadi Catatan Baru Macan Kenayoran sejak Era Super League
Kelompok pemain kedua dijadwalkan bergabung untuk menghadapi Serbia pada 2 Oktober dan kembali melawan Yunani pada 5 Oktober.
Keputusan Klopp memanggil 44 pemain sekaligus ialah untuk mengenal sebanyak mungkin pemain Jerman di awal masa jabatannya.
“Saya ingin mengenal sebanyak mungkin pemain," ujar Klopp pada Kamis (17/9).
Klopp menegaskan pemilihan pemain dilakukan berdasar kebutuhan di lapangan serta mempertimbangkan karakter dan pengalaman masing-masing pemain.
Baca Juga: Idolakan Andres Iniesta, Kyoga Nakamura All Out Bela Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026
“Tidak ada tim A atau B. Skuad disusun dengan cara yang masuk akal (dimainkan) di lapangan dan dalam hal karakter serta pengalaman,” kata Klopp.
Pendekatan itu menunjukkan bahwa Klopp ingin memberikan ruang kepada lebih banyak pemain untuk menunjukkan kemampuan mereka.
Dengan 16 pemain tanpa caps masuk dalam pemanggilan pertamanya, persaingan untuk mendapatkan tempat di skuad utama Jerman pun terbuka sejak awal masa kepelatihannya.
Baca Juga: Eliano Reijnders Sambut Kemenangan Persib Bandung di Jepara, Bobotoh Bikin Serasa Main di Kandang