JawaPos.com – Sejumlah 5 manajer Premier League menghadapi tekanan setelah tim masing-masing gagal menunjukkan performa sesuai harapan pada awal musim.
Jeda internasional yang segera berlangsung membuat pertandingan akhir pekan menjadi kesempatan penting bagi kelima pelatih tersebut untuk memperbaiki situasi.
Berikut 5 manajer Premier League yang mulai hadapi tekanan karena performa tim yang dinilai tidak sesuai dengan ekspektasi, seperti dilansir dari laman Bein Sports pada Sabtu (19/9).
1. Michael Carrick – Manchester United
Michael Carrick menghadapi sorotan setelah Manchester United hanya meraih satu kemenangan dalam empat pertandingan Premier League musim ini. Kekalahan 2-3 dari Brighton setelah sempat unggul 2-0 di Old Trafford turut meningkatkan tekanan terhadap Carrick, terlebih kekalahan tersebut menjadi yang pertama bagi United di kandang setelah unggul dua gol dalam 50 tahun.
Pertandingan melawan Fulham menjadi kesempatan bagi United untuk memperbaiki hasil sebelum jeda internasional dan meredakan pertanyaan mengenai masa depan Carrick.
2. Álvaro Arbeloa – Fulham
Álvaro Arbeloa belum meraih kemenangan di Premier League setelah Fulham mengawali musim dengan tiga kekalahan dan satu hasil imbang. Hasil imbang melawan Liverpool sedikit mengurangi tekanan, sedangkan kemenangan atas West Ham United di Carabao Cup memberikan tambahan kepercayaan diri bagi tim.
Namun, Arbeloa masih menghadapi pekerjaan untuk menemukan struktur permainan yang sesuai dengan karakteristik skuad Fulham.
3. Roberto De Zerbi – Tottenham Hotspur
Roberto De Zerbi menghadapi tekanan setelah Tottenham Hotspur belum meraih kemenangan maupun mencetak gol dalam empat pertandingan Premier League. Kondisi tersebut semakin menjadi perhatian karena Tottenham menghabiskan lebih dari EUR 300 juta atau sekitar Rp6,6 triliun pada bursa transfer musim panas.
Pertandingan melawan Aston Villa menjadi kesempatan bagi De Zerbi untuk memperbaiki performa sekaligus menghentikan tren negatif Tottenham pada awal musim.
4. Frank Lampard – Coventry City
Frank Lampard menghadapi tantangan berat setelah Coventry City belum memperoleh poin di Premier League sejak kembali ke kasta tertinggi. Kekalahan 1-3 dari Aston Villa di Carabao Cup juga belum mampu meningkatkan kepercayaan diri tim yang baru promosi tersebut.
Lampard membutuhkan hasil positif secepatnya agar Coventry dapat membangun kepercayaan diri dan menjaga peluang bertahan di Premier League.
5. Andoni Iraola – Liverpool
Andoni Iraola berada dalam situasi berbeda karena Liverpool masih belum terkalahkan di semua kompetisi, tetapi hanya meraih satu kemenangan dalam empat pertandingan Premier League. Tiga hasil imbang membuat Liverpool kehilangan sejumlah poin dan berpotensi tertinggal dalam persaingan apabila tren tersebut berlanjut.
Pertandingan melawan Bournemouth menjadi kesempatan Iraola untuk mengubah hasil imbang menjadi kemenangan sekaligus menjaga konsistensi Liverpool pada awal musim.