JawaPos.com – Memphis Depay menjadi sorotan setelah gagal mengeksekusi penalti dalam kekalahan Corinthians dari Estudiantes de La Plata pada Copa Libertadores.
Dilansir dari laman Bein Sports pada Jum'at (18/9), Penalti tersebut sebenarnya menjadi peluang bagi Corinthians untuk menyamakan kedudukan dan membawa pertandingan berlanjut ke adu penalti, tetapi tendangan Depay justru melambung ke tribun penonton.
Kegagalan itu semakin mendapat perhatian karena terjadi hanya beberapa minggu setelah Depay menandatangani perpanjangan kontrak dengan nilai yang dilaporkan mencapai USD 27,7 juta atau sekitar Rp492,38 miliar.
Kontrak baru tersebut mencakup gaji, bonus, komisi, serta kewajiban keuangan lain, termasuk pembayaran terkait hak citra Depay yang dilakukan secara bertahap.
Sejak bergabung dengan Corinthians pada September 2024, penyerang asal Belanda itu telah menjadi salah satu pemain penting dengan catatan 20 gol dan 16 assist dari 85 penampilan.
Depay juga telah membantu Corinthians meraih tiga trofi, yakni Campeonato Paulista, Copa do Brasil, dan Piala Super Brasil.
Kegagalan menghadapi Estudiantes menambah catatan sulit Depay ketika menghadapi klub-klub asal Argentina bersama Corinthians.
Dalam sembilan pertandingan melawan tim Argentina, Depay mencatat satu kemenangan, tiga hasil imbang, dan lima kekalahan serta belum mencetak gol meski memberikan tiga assist.
Meski demikian, perjalanan Depay bersama Corinthians tidak hanya ditentukan oleh satu penalti yang gagal karena kontribusinya sejak bergabung tetap menjadi bagian penting dari pencapaian klub.