← Beranda
Saudi Pro League Luncurkan Program Baru, Cristiano Ronaldo Berpeluang Raup Cuan dari Followers
Aprillia JPJumat, 18 September 2026 | 03.10 WIB
Cristiano Ronaldo dan Al Nassr diprediksi mampu mengalahkan Al Khaleej pada lanjutan Liga Arab Saudi 2026/2027. (Al Nassr)

 

JawaPos.com - Cristiano Ronaldo dan para pemain Saudi Pro League saat ini mendapat peluang baru untuk mengubah popularitas di media sosial menjadi sumber pendapatan.

Liga Arab Saudi meluncurkan inisiatif program baru bernama Share and Earn yang memungkinkan pemain serta kreator konten memperoleh bagian dari pendapatan yang dihasilkan melalui promosi pertandingan.

Melalui program itu, peserta dapat membagikan tautan pertandingan Saudi Pro League secara individu maupun dalam bentuk paket pertandingan melalui platform digital mereka. Setiap pendapatan yang dihasilkan dari tautan tersebut akan membagikan revenue kepada peserta yang mempromosikannya.

Baca Juga: Cristiano Ronaldo dan Al-Nassr Pecahkan Rekor 90 Tahun Usai Cetak Gol dalam 94 Pertandingan Liga

Program itu berpotensi memberikan keuntungan besar bagi Ronaldo jika sang pemain memilih untuk berpartisipasi. Megabintang asal Portugal itu memiliki lebih dari satu miliar pengikut di berbagai platform media sosial. Dalam skema Share and Earn, penggemar yang mengeklik tautan pertandingan yang dibagikan Ronaldo atau peserta lainnya akan diarahkan ke platform streaming milik Saudi Pro League. 

Dengan demikian, popularitas pemain di media sosial dapat digunakan untuk mendistribusikan tayangan resmi liga sekaligus menghasilkan pendapatan. Selain membagikan tautan, penerbit terpilih juga dapat menayangkan konten resmi Saudi Pro League secara langsung atau on demand di platform mereka sendiri. Namun, fitur itu tetap membutuhkan persetujuan dari pihak liga.

Model distribusi itu memiliki kemiripan dengan kerja sama Bundesliga di Inggris dengan kreator YouTube Mark Goldbridge dan penyerang Burnley, Jamie Vardy. Dalam skema itu, tayangan pertandingan dapat disematkan langsung di platform mitra yang telah mendapat persetujuan.

Baca Juga: Cristiano Ronaldo Gagal Selamatkan Al Nassr, Dibantai Al Ain 0-4

Konten Saudi Pro League yang menerapkan skema itu akan tersedia di 16 wilayah. Inggris dan Irlandia termasuk di dalamnya, bersama Swedia, Norwegia, Denmark, Finlandia, Islandia, Kanada, Selandia Baru, Serbia, Korea Selatan, Malta, Bosnia dan Herzegovina, Montenegro, Siprus, serta Yunani.

CEO Saudi Pro League, Omar Mugharbel, mengatakan perubahan perilaku penggemar dalam mengonsumsi olahraga menjadi alasan di balik pengembangan model distribusi itu. “Cara orang menemukan, mengonsumsi, dan berinteraksi dengan olahraga berubah dengan cepat,” kata Mugharbel dikutip dari ESPN.

Menurut Mugharbel, penggemar semakin terhubung dengan kompetisi, klub, dan pemain melalui platform digital serta kreator dan komunitas yang mereka percaya. Selama ini, distribusi olahraga umumnya mengandalkan hubungan antara pemegang hak siar dan perusahaan penyiaran. Perkembangan teknologi serta pertumbuhan ekonomi kreator dinilai membuka peluang untuk memperluas model tersebut.

Mugharbel menyebut jaringan mitra yang lebih luas dapat membantu menghubungkan sepak bola Saudi Pro League dengan penggemar sekaligus ikut menikmati pertumbuhan distribusinya. “Ini merupakan kesempatan untuk mendemokratisasi akses dan distribusi, mendekatkan sepak bola Roshn Saudi League (RSL) secara langsung kepada penggemar internasional, sekaligus memberikan kreator konten yang disetujui, klub, pemain, dan mitra distribusi lainnya bagian nyata dalam membantu kami menjangkau audiens baru,” ujarnya.

Sementara itu, bagi Ronaldo, skema tersebut membuka peluang tambahan untuk memanfaatkan basis pengikutnya yang sangat besar. Namun, keterlibatan Ronaldo dalam program Share and Earn belum dipastikan. Ronaldo sendiri bergabung dengan Al Nassr sejak 2022. Namun, pemain berusia 41 tahun itu sebelumnya telah memberi indikasi bahwa musim ini bisa menjadi musim terakhirnya sebelum pensiun.

EDITOR: Banu Adikara