JawaPos.com - Raksasa Italia, Juventus, akan menjamu tim Belanda, Nijmegen (NEC), di matchday pertama Liga Europa, dini hari nanti. Kedua klub sama-sama sedang terluka dan bertekad menebusnya di Allianz Stadium.
Juventus menelan kekalahan dramatis saat mengunjungi markas Sassuolo pada pekan keempat Serie A Italia akhir pekan lalu. Vasilije Adzic yang dipinjam Sassuolo dari Juventus memastikan kemenangan 3-2 tuan rumah lewat tendangan terakhir di penghujung laga.
Pelatih Juventus Luciano Spalletti menyebut kekalahan itu tak lepas dari besarnya hasrat mereka untuk memenangkan pertandingan. Sayangnya, saat seluruh pemain Juventus naik menyerang, mereka jebol dari serangan balik.
Meski kecewa, Luciano Spalletti mengatakan kekalahan itu mengirim pesan positif soal tekad mereka meraih kemenangan. Dia berharap anak asuhnya segera bangkit saat memulai kiprah di kompetisi kelas dua Eropa ini.
"Kita harus melihat sisi positif dari tekad untuk menang dengan segala cara; menurut saya, mereka sudah menciptakan situasi yang memungkinkan untuk membalikkan keadaan dan meraih tiga poin," katanya, dikutip dari Football Italia.
Kendati memuji tekad timnya, Spalletti mengakui bahwa mereka memang perlu berbenah di lini tertentu.
"Kami kurang agresif dan garis pertahanan kami terlalu tinggi, sehingga menyisakan ruang-ruang kosong. Ini jelas merupakan hal yang perlu kami perbaiki," jelas Spalletti.
NEC tak kalah tragis. Mereka menelan kekalahan telak 0-3 yang menyakitkan melawan tim promosi SC Cambuur. Hasil itu mempertegas performa mereka di kompetisi domestik yang naik-turun dan sama sekali bukan modal bagus menjelang kunjungan ke markas Si Nyonya Tua.
Baca Juga: Prediksi Manchester City vs Norwich: Maresca Berpeluang Lampaui Guardiola
"Hal yang paling parah adalah tidak adanya intensitas maupun hasrat untuk menang. Jika hal itu tidak ada, segalanya menjadi sulit dan penampilan tim pun jadi buruk. Kami benar-benar harus memperbaikinya," ujar Pelatih NEC Dick Schreuder di Goal.
Gelandang veteran NEC Tjaronn Chery mengingatkan bahwa kekalahan memalukan itu adalah pelajaran penting jelang lawatan ke Italia.
"Kami semua harus berkaca, menyatukan pikiran, dan fokus pada hari Kamis (Jumat WITA)," tegasnya kepada ESPN.
NEC yang baru tampil kembali di kompetisi Eropa setelah 17 tahun tidak akan diperkuat penyerang utamanya, Bryan Linssen, karena cedera. Ahmetcan Kaplan, Deveron Fonville, dan kiper Gonzalo Crettaz juga tidak bisa bermain.
Sementara Juventus mengalami krisis cedera dan tidak akan diperkuat Kenan Yildiz, Khephren Thuram, Juan Cabal, Jeremie Boga, Jeff Ekhator, dan kapten Manuel Locatelli. Lloyd Kelly juga harus menjalani hukuman larangan bermain.
Namun, Andrea Cambiaso dan Weston McKennie dilaporkan sudah berlatih kembali dan siap bermain. (amr)
Prediksi Susunan Pemain
JUVENTUS (4-2-3-1): Grabara; Celik, Lucumi, Gatti, Cambiaso; Sarr, Koopmeiners; Zhegrova, Gonzalez, Alajbegovic; Woltemade
NEC (3-4-2-1): Polster; Sandler, Storm, Bras; Tahaui, Lebreton, Nejasmic, Bischoff; Tadic, Chery; Serhuis