← Beranda
Prediksi Juventus vs NEC Nijmegen: Kursi Luciano Spalletti Terancam
Rizka Perdana PutraKamis, 17 September 2026 | 17.33 WIB
Juventus menghadapi NEC Nijmegen di Liga Europa. Luciano Spalletti berada dalam tekanan setelah gagal menang dalam dua laga terakhir.(Dok. Juventus)

JawaPos.com – Posisi Luciano Spalletti sebagai allenatore Juventus sedang dalam tekanan. Itu setelah dia gagal menorehkan kemenangan dalam dua laga terakhir. Pascaditahan seri 1-1 AC Milan (7/9), Juve keok 2-3 dari US Sassuolo, akhir pekan kemarin (13/9).

Sontak, nama Antonio Conte disebut-sebut sebagai pengganti Spalletti di kursi allenatore La Vecchia Signora, julukan Juve. Terlebih, jika gagal memenangi laga pembuka fase League Liga Europa kontra NEC Nijmegen, dini hari nanti (siaran langsung beIN Sports 2 pukul 02.00 WIB).

Selain laga tersebut, laga melawan Atalanta BC dalam giornata kelima Serie A akhir pekan ini (20/9) juga disebut jadi penentu kontrak Spalletti. Meski, kontrak Spalletti sebagai nahkoda Juve baru habis di musim panas 2028 mendatang.

Namun, General Manager Juve Giovanni Carnevali mengklaim, posisi Spalletti tidak akan terganti sebagai juru taktik Juve.

“Seiring waktu, Juve akan jadi tim yang lebih kompetitif,” sebut Carnevali ketika diwawancarai di Radio Anch'lo Sport.

“Semangatku tidak mengarah pada pergantian pelatih. Aku pun sama sekali tidak memikirkannya. Aku lebih suka menyusun rencana ke depan,” sambung Carnevali.

Analis sepak bola Italia dan fans Juve menilai Conte lebih memahami Juve ketimbang Spalletti.

INVESTASI GAGAL DARI KOLO MUANI

Keputusan Juve memboyong Randal Kolo Muani dengan fee EUR 50 juta (Rp 1,02 triliun) musim panas ini belum kelihatan efeknya. Kolo Muani masih nirgol sampai empat laga pertamanya.

Kolo Muani baru mencatatkan satu umpan gol. Duel kontra NEC pun diharapkan jadi awal kran gol bomber berkebangsaan Prancis itu.

“Berikan Kolo Muani lebih banyak kesempatan untuk menendang bola,” sebut Spalletti kepada Sport Mediaset.

Hanya, Kolo Muani memang dikenal striker lambat panas. Fakta musim lalu dia juga nirgol pada empat laga pertamanya di Tottenham Hotspur. Dia baru bisa mencetak gol pertamanya bagi Spurs saat laga kesembilan.

ROMANSA VICARIO DI LIGA EUROPA

Portero Juve Guglielmo Vicario sudah kebobolan empat gol dari empat giornata pertama Serie A. Empat kali kebobolan itu terjadi saat dua laga terakhir Juve. Nah, laga dini hari nanti jadi momen comeback Vicario di Liga Europa.

Dua musim lalu, Vicario sukses mengantarkan Spurs menjuarai Liga Europa setelah menumbangkan Manchester United di laga final.

“Aku akan memberikan yang lebih baik bagi tim ini. Bagiku, ini seperti tanggung jawab besar,” ucap Vicario, dilansir laman Tuttomercatoweb. 

Prediksi Susunan Pemain

JUVENTUS (4-2-3-1):

25-Vicario (g); 15-Kalulu, 3-Bremer (c), 26-Lucumi, 2-Celik; 12-Luiz, 8-Koopmeiners; 7-Conceicao, 31-Gonzalez, 17-Alajbegovic; 9-Kolo Muani
Pelatih: Luciano Spalletti
Jersi pemain: hitam-putih
Jersi kiper:

NEC NIJMEGEN (3-4-2-1):

12-Polster (g); 21-Storm, 3-Sandler, 66-Kabar; 10-Tadic, 6-Nejasmic, 18-Geiger, 99-Bischoff; 20-Lebreton, 9-Chery (c); 14-Sierhuis
Pelatih: Dick Schreuder
Jersi pemain: merah
Jersi kiper:

Siaran langsung: beIN Sports 2 pukul 02.00 WIB
Wasit: Oleksii Derevinskyi (Ukraina)
Stadion: Allianz Stadium, Turin

CONTE TERBAIK DI LIGA EUROPA

Selama era Liga Europa, Juventus dipimpin empat allenatore berbeda. Di antara empat nama, Antonio Conte menunjukkan pencapaian terbaik dari sisi statistik. 

Luciano Spalletti (2026-2027)
?

Massimiliano Allegri (2022-2023)
Statistik:
Total laga: 8
M/S/K: 4/3/1
Persentase menang: 50
Capaian akhir: semifinal

Antonio Conte (2013-2014)
Statistik:
Total laga: 8
M/S/K: 5/2/1
Persentase menang: 62,5
Capaian akhir: semifinal

Luigi Delneri (2010-2011)
Statistik:
Total laga: 10
M/S/K: 4/6/0
Persentase menang: 40
Capaian akhir: fase grup

Alberto Zaccheroni (2009-2010)
Statistik:
Total laga: 4
M/S/K: 2/1/1
Persentase menang: 50
Capaian akhir: 16 Besar

EDITOR: Hendra