← Beranda
Cody Gakpo dan Mac Allister Kembali Jadi Penentu Kemenangan Liverpool
M Shofyan Dwi KurniawanKamis, 17 September 2026 | 05.04 WIB
Cody Gakpo dan Mac Allister Kembali Jadi Penentu Kemenangan Liverpool / ig @liverpoolfc

JawaPos.com - Liverpool kembali menunjukkan ketajaman mereka saat mengalahkan Tottenham Hotspur 3-1 di Anfield pada babak ketiga Carabao Cup. Di balik kemenangan tersebut, dua nama yang kembali mencuri perhatian adalah Alexis Mac Allister dan Cody Gakpo.

Di tengah babak pertama, para pendukung di The Kop bahkan kembali menyanyikan lagu untuk Mac Allister. Nyanyian tersebut sempat jarang terdengar musim lalu ketika performa gelandang asal Argentina itu mengalami penurunan.

Kini, situasinya mulai berubah. Mac Allister mencetak satu gol dan memberikan satu assist dalam kemenangan atas Spurs, sekaligus memperlihatkan kembali kualitas yang membuatnya menjadi salah satu pemain penting Liverpool saat meraih gelar Liga Premier 2024-25.

Melansir ESPN, kebangkitan tersebut datang pada momen yang cukup menarik. Setelah musim panas dipenuhi spekulasi mengenai masa depannya, Mac Allister mengungkapkan bahwa Liverpool memberinya kesempatan untuk pergi dan tidak menawarkan kontrak baru.

"Saya menerima kabar bahwa klub tidak dalam posisi untuk menawarkan kontrak baru kepada saya, yang tentu saja membuat saya sangat sedih," katanya dalam konferensi pers menjelang pertandingan Liga Champions melawan Atletico Madrid.

Ia juga mengaku ikut senang ketika Dominik Szoboszlai dan Ryan Gravenberch mendapatkan kontrak baru, meski di sisi lain keputusan tersebut membuatnya kecewa.

"Saya melihat Dominik [Szoboszlai] dan Ryan [Gravenberch] memperbarui kontrak mereka, yang membuat saya sangat senang karena mereka pantas mendapatkannya, tetapi pada saat yang sama saya sedih karena saya tidak mendapatkan kontrak saya."

Jawaban Mac Allister kemudian diberikan di atas lapangan. Sehari setelah pernyataan tersebut, ia mencetak gol kemenangan indah melawan Atletico Madrid. Tidak sampai seminggu kemudian, ia kembali mencetak gol spektakuler ke gawang Tottenham.

Kali ini, ia melambungkan bola ke sudut atas gawang setelah menerima kombinasi apik yang melibatkan Rio Ngumoha.

Mac Allister Memimpin Lini Tengah Muda Liverpool

Liverpool juga melakukan sejumlah perubahan pada pertandingan tersebut. Dominik Szoboszlai dan Ryan Gravenberch dicadangkan setelah tampil kurang meyakinkan dalam hasil imbang 0-0 melawan Fulham.

Sebagai gantinya, Mac Allister dipercaya memimpin lini tengah bersama dua pemain muda, Trey Nyoni dan James McConnell.

Ketiganya tampil cukup meyakinkan. Mereka memperlihatkan energi dan keberanian yang terkadang hilang dari lini tengah Liverpool pada awal musim ini.

Mac Allister kemudian melengkapi penampilan apiknya dengan memberikan assist untuk Cody Gakpo di babak kedua.

Gakpo menerima bola sebelum melepaskan tendangan melengkung yang indah melewati Martin Dúbravka. Gol tersebut kembali menunjukkan bahwa penyerang asal Belanda itu mulai menemukan kembali sentuhannya.

Gakpo Juga Mulai Bangkit

Seperti Mac Allister, Gakpo sempat menjadi sasaran kritik karena performanya yang dianggap stagnan musim lalu.

Bahkan sepanjang bursa transfer musim panas, masa depannya di Anfield sempat dipertanyakan. Tottenham dan Manchester City disebut tertarik merekrutnya, tetapi Liverpool akhirnya tidak menemukan pengganti yang membuat kepindahan tersebut batal terjadi.

Gakpo tetap menjalani situasi tersebut secara profesional. Kini, ia tampaknya mulai mendapatkan kembali kepercayaan dirinya.

Ia bukan hanya mencetak gol ke gawang Tottenham, tetapi juga terlibat dalam terciptanya gol ketiga Liverpool pada waktu tambahan.

Meski assist tersebut lebih banyak dipengaruhi aksi individu Dominik Szoboszlai, kontribusi Gakpo tetap menjadi bagian dari kemenangan The Reds.

Szoboszlai menerima bola sebelum melepaskan tembakan keras dari jarak sekitar 30 yard yang membuat Anfield kembali bergemuruh.

"Tiga gol yang kami cetak adalah gol-gol yang sangat bagus," kata Andoni Iraola dalam konferensi pers pasca pertandingan. 

"Asal mula gol pertama dan kedua juga sangat penting bagi kami, tetapi gol ketiga adalah gol kelas dunia, luar biasa. Yang menarik dari Dom adalah sebelum menembak, Anda percaya dia mungkin akan mencetak gol. Dengan pemain lain, Anda mungkin berpikir tendangannya terlalu jauh, tetapi dengan Dom, semua orang berpikir dia mungkin akan mencetak gol."

Liverpool Belum Sempurna

Meski menang 3-1, Liverpool masih memiliki sejumlah pekerjaan rumah. Tottenham sempat memberikan ancaman serius dan akhirnya mencetak gol melalui sundulan Conor Gallagher pada babak kedua. Itu merupakan gol pertama Spurs sejak 26 Agustus.

Sebelum mencetak gol, Tottenham sebenarnya sudah beberapa kali mengancam. Lucas Bergvall memaksa Giorgi Mamardashvili melakukan penyelamatan, sementara Mohammed Kudus sempat melepaskan tembakan dari jarak dekat yang masih melambung di atas mistar.

Namun, ada banyak hal positif yang bisa diambil dari pertandingan tersebut. Nyoni dan McConnell tampil menjanjikan di lini tengah. Lewis Koumas juga bekerja keras di lini depan. 

Milos Kerkez dan Jeremie Frimpong terlihat lebih meyakinkan di posisi bek sayap, sementara Mamardashvili beberapa kali melakukan penyelamatan penting.

"Saya senang karena semua pemain telah memberikan intensitas dan agresivitas kepada kami," kata Iraola. 

"Saya pikir kami bermain bagus di banyak bagian pertandingan. Dan saya juga senang karena kami pantas memenangkan pertandingan dan berhak untuk lolos ke babak selanjutnya."

Tetapi dari semua hal positif tersebut, kebangkitan Mac Allister mungkin menjadi kabar paling menggembirakan.

Ketika para pemain Liverpool melakukan putaran kehormatan setelah pertandingan, kamera menangkap Szoboszlai yang tersenyum sambil memberikan isyarat kepada Mac Allister.

Seolah-olah ia juga memahami bahwa Liverpool membutuhkan kembali versi terbaik gelandang Argentina tersebut.

Jika Mac Allister mampu mempertahankan level permainan seperti ini, persoalan mengenai kontrak baru mungkin tidak lagi menjadi satu-satunya hal yang memenuhi pikirannya.

EDITOR: Setyo Adi Nugroho