JawaPos.com - Barcelona bergerak cepat untuk mengamankan masa depan salah satu talenta muda mereka. Striker asal Mesir, Hamza Abdelkarim, resmi mendapatkan kontrak baru hingga 2030 setelah tampil mengesankan dalam beberapa bulan terakhir.
Abdelkarim yang baru berusia 18 tahun bergabung secara permanen dengan Barcelona pada musim panas lalu. Namun, performanya selama pramusim membuat klub Catalan tersebut mengambil keputusan untuk memperpanjang sekaligus meningkatkan kontraknya.
Salah satu hal yang membuat namanya semakin menarik perhatian adalah julukan "Haaland dari Sungai Nil". Perbandingan tersebut muncul karena karakter permainannya yang dianggap memiliki sejumlah kemiripan dengan penyerang Manchester City, Erling Haaland.
Melansir ESPN, dalam konferensi pers setelah menandatangani kontrak barunya, Abdelkarim justru mengaku bahwa Haaland memang menjadi salah satu pemain yang ia kagumi.
"Ketika seseorang bertanya kepada saya pemain mana yang saya kagumi dan dari siapa saya belajar, saya pikir Haaland adalah striker yang luar biasa," kata Abdelkarim.
"Dia memiliki banyak kelebihan. Setiap kali saya menontonnya, saya selalu menemukan sesuatu yang bisa saya pelajari darinya dan sesuatu yang bisa saya lakukan untuk meningkatkan permainan saya."
"Kita semua tahu betapa hebatnya dia dalam mencetak gol. Dia selalu berada di tempat yang tepat. Itu sesuatu yang bisa dipelajari. Saya mengerti mengapa Anda mengatakan [saya adalah] Haaland dari Sungai Nil."
Empat Gol di Pramusim Jadi Pemicu
Abdelkarim pertama kali bergabung dengan Barcelona pada Januari lalu. Saat itu, ia awalnya diproyeksikan untuk memperkuat tim cadangan.
Namun, perkembangannya membuat sang striker akhirnya bermain bersama tim U19 pada musim lalu.
Pada Juni, Barcelona kemudian menggunakan opsi untuk mempermanenkan transfer Abdelkarim dari Al Ahly dengan biaya awal €1,5 juta. Ketika itu, ia menandatangani kontrak hingga 2029.
Situasi berubah cukup cepat setelah Abdelkarim tampil impresif bersama Mesir dan mendapatkan kesempatan berlatih dengan tim senior Barcelona.
Ia mencetak empat gol dalam lima pertandingan pramusim, sebuah catatan yang membuat Barcelona semakin yakin untuk mempertahankan pemain muda tersebut lebih lama.
Kontrak baru hingga 2030 juga disertai peningkatan gaji. Selain itu, klausul pembelian sang pemain ikut dinaikkan hingga lebih dari €100 juta.
Langkah tersebut menunjukkan bahwa Barcelona ingin melindungi salah satu aset muda mereka dari ketertarikan klub-klub lain.
Mulai Mendapat Kepercayaan di Tim Utama
Perjalanan Abdelkarim bersama tim nasional Mesir juga ikut mempercepat perkembangannya. Ia menjalani debut senior bersama Mesir pada Mei dan kemudian tampil dalam empat dari lima pertandingan negaranya di Piala Dunia. Mesir akhirnya tersingkir pada babak 16 besar setelah kalah dari Argentina.
Setelah mendapatkan waktu istirahat singkat, Abdelkarim kembali ke Barcelona dan langsung mengikuti pramusim bersama skuad Hansi Flick.
Performa apiknya membuat ia kemudian mendapatkan kesempatan melakukan debut LaLiga pada Agustus ketika menghadapi Rayo Vallecano.
Sejauh musim ini berjalan, Abdelkarim bahkan selalu masuk dalam skuad Barcelona dalam enam pertandingan yang telah dimainkan.
Untuk saat ini, ia masih berada di belakang Raphinha dan Gabriel Jesus dalam persaingan posisi penyerang. Namun, pilihan Flick di lini depan sebenarnya cukup beragam.
Dani Olmo, Anthony Gordon, Fermín López, dan Karim Adeyemi juga bisa dimainkan di posisi tengah. Karena itu, Abdelkarim masih harus bekerja keras untuk mendapatkan menit bermain reguler.
Tetapi dengan kontrak hingga 2030, Barcelona jelas sudah memberikan sinyal bahwa mereka melihat masa depan sang striker di Camp Nou.