JawaPos.com - Gol kontroversial Erling Haaland dalam derbi Manchester akhirnya mendapat penjelasan langsung dari Howard Webb. Ketua wasit Pro Ref tersebut mengakui bahwa gol kemenangan Manchester City seharusnya dianulir karena VAR gagal melihat peran Enzo Fernández dalam proses terjadinya gol.
Haaland mencetak gol kemenangan City dalam laga melawan Manchester United di Old Trafford pada Minggu. Gol tersebut sempat dianulir karena offside, sebelum VAR melakukan peninjauan panjang dan meminta wasit Michael Oliver mengesahkannya.
VAR memang benar dalam menentukan bahwa Haaland berada dalam posisi onside. Namun, masalahnya muncul pada posisi Fernández yang berada dalam posisi offside ketika melompat untuk mencoba menyundul umpan silang Joško Gvardiol.
Fernández tidak menyentuh bola, tetapi menurut Webb, posisi dan gerakannya tetap berpotensi memengaruhi permainan. Kesalahan itulah yang membuat gol tersebut seharusnya dibatalkan.
Keputusan untuk mengesahkan gol tersebut memicu kontroversi besar. Bahkan, muncul seruan agar VAR dihapus dari sepak bola Inggris. Sebagai tindak lanjut, VAR Matt Donohue dan asistennya, Blake Antrobus, diskors Pro Ref untuk pertandingan Liga Primer akhir pekan ini.
Melansir ESPN, dalam program "Match Officials: Mic'd Up" yang ditayangkan pada Selasa, Webb mengakui bahwa pihaknya kecewa dengan kesalahan tersebut.
"Saya sangat kecewa dengan hasil ini. Kita semua kecewa. Terutama para wasit sendiri."
Webb mengatakan para pejabat pertandingan juga merasa terpukul karena menyadari telah gagal mengambil keputusan yang tepat.
"Mereka sangat bangga dengan apa yang mereka lakukan dan jelas mereka merasa sakit hati sekarang, karena gagal dalam situasi ini. Mereka tidak akan menjadi wasit lagi [sampai setelah jeda internasional]."
Pro Ref kemudian menghubungi Manchester United untuk mengakui kesalahan tersebut. Webb mengatakan transparansi diperlukan agar pihaknya bisa mengetahui bagian mana dari proses pengambilan keputusan yang mengalami kegagalan.
"Kami telah menghubungi Manchester United dan mengakui kesalahan tersebut, seperti yang kami lakukan ketika hal-hal seperti ini terjadi."
"Hal seperti ini memang tidak sering terjadi, tetapi kami ingin memastikan bahwa kami transparan dan terbuka, dan kami telah memutar audio dan rekaman video kepada klub sepak bola untuk memberi tahu mereka apa yang terjadi, dan kami akan meninjau situasi ini untuk memahami elemen proses mana yang gagal dalam situasi ini sehingga kami tidak mencapai hasil yang tepat."
VAR Terlalu Fokus pada Haaland
Menurut Webb, Donohue terlalu berkonsentrasi untuk memastikan apakah Fernández menyentuh bola atau tidak. Padahal, yang juga harus diperiksa adalah apakah pemain yang berada dalam posisi offside tersebut melakukan pelanggaran dengan memengaruhi permainan.
"Pada saat itu, dia [Donohue] menjadi terlalu fokus pada satu hal," kata Webb.
"Dia fokus pada Haaland, dan terserah pada anggota tim lainnya untuk membantunya keluar dari situasi sulit itu, dan sayangnya, hal itu tidak terjadi pada kesempatan ini."
Webb menyebut kondisi tersebut sebagai efek "pandangan terowongan", ketika seorang wasit atau VAR terlalu terfokus pada satu aspek hingga mengabaikan detail lain yang sama pentingnya.
"Jika Anda menontonnya secara sepintas, Anda akan berpikir, 'Jelas ini offside terhadap Fernández'."
"Ketika Anda duduk di kursi itu, dan ada hal-hal lain yang terlintas di kepala Anda terkait dengan proses yang perlu Anda ikuti untuk menetapkan posisi Haaland, untuk menjalankan fase permainan menyerang, Anda bisa mengalami efek pandangan terowongan."
Menurut Webb, sistem sebenarnya sudah memiliki mekanisme untuk mencegah kesalahan semacam itu. Salah satunya adalah peran asisten VAR yang seharusnya dapat mengingatkan VAR utama ketika terlalu terpaku pada satu aspek.
"Kita pernah melihat hal itu sebelumnya. Kita telah menerapkan proses yang melindungi kita dari hal itu, dengan asisten VAR turun tangan untuk menarik VAR keluar dari terowongan itu, tetapi hal itu tidak terjadi pada kesempatan ini."
Kesimpulan Webb pun cukup tegas: gol Haaland seharusnya tidak disahkan.
"Gol ini seharusnya dianulir. Dan sangat disayangkan, hal itu tidak dianulir, dan kami akan meninjaunya, merenungkannya, dan mencoba mengambil pelajaran dari hal ini untuk mencegah kesalahan yang tidak biasa ini terjadi lagi."
Keputusan tersebut sebelumnya juga mendapat kritik dari kubu United. Michael Carrick menyebut keputusan itu "mengkhawatirkan", sementara Wayne Rooney mengaku "bingung" dengan penjelasan di balik gol tersebut.
Webb Bela Keputusan Kartu Merah Foden
Selain membahas gol Haaland, Webb juga memberikan penjelasan mengenai insiden kartu merah Phil Foden.
Foden diusir keluar lapangan setelah menendang Bruno Fernandes pada babak pertama. Ada perdebatan mengenai apakah Fernandes juga layak mendapat kartu merah karena sebelumnya menendang Foden ketika pemain City itu terjatuh.
Namun, Webb menilai tindakan Fernandes lebih tepat dihukum dengan kartu kuning.
"Itu lebih ke arah sikap kekanak-kanakan daripada kekerasan. Untuk dianggap sebagai tindakan kekerasan, harus ada kekuatan berlebihan atau kebrutalan, dan jika Anda melihatnya, terutama dalam kecepatan penuh, itu tidak memiliki unsur-unsur tersebut. Oleh karena itu, ini akan menjadi pelanggaran kartu kuning."
Webb menjelaskan bahwa VAR memang tidak bisa merekomendasikan kartu merah kepada Fernandes dalam situasi tersebut karena wasit sudah melihat dan memberikan sanksi terhadap pelanggaran Foden di lapangan.
Di sisi lain, Webb juga menilai beberapa keputusan VAR lain pada awal musim sudah sesuai prosedur, termasuk gol Manchester United melawan Ipswich dan dianulirnya gol Neco Williams untuk Nottingham Forest saat menghadapi Tottenham.
Pada laga United kontra Ipswich, gol kedua United tetap disahkan setelah tembakan Harry Maguire masuk usai mengenai Jacob Greaves. Menurut Webb, jika bola langsung masuk tanpa mengenai Greaves, gol tersebut seharusnya dianulir karena adanya handball yang tidak disengaja.
Webb bahkan menyebut aturan tersebut "agak tidak masuk akal".
"Saya pikir kita harus mempertimbangkan hal ini dan membiarkan wasit menentukan apakah itu pelanggaran handball biasa [terlepas dari apakah gol langsung tercipta atau tidak]."
Ia menambahkan:
"Apakah [Maguire] membuat dirinya lebih besar? Apakah dia sengaja menyentuh bola dengan tangan? Dan saya rasa dia tidak melakukan hal-hal itu dalam situasi ini."
Sementara itu, gol Neco Williams saat menghadapi Tottenham memang dinilai harus dianulir. Setelah melihat tayangan dari sudut yang tepat dan memperlambat gambar, VAR memastikan bola mengenai lengan kanan Williams sebelum melewati garis gawang.
"Jadi VAR melihatnya, awalnya Anda bisa mendengar bahwa keputusannya belum pasti," kata Webb.
"Namun, ketika dia memperlambat tempo dan mendapatkan sudut yang tepat, Anda dapat melihat dengan jelas dan pasti bahwa bola mengenai lengan kanannya."
"Sudah jelas. Sudah pasti, dan gol tersebut harus dianulir."
Dengan pengakuan tersebut, kontroversi gol Haaland kini memiliki kesimpulan yang cukup jelas dari pihak pengadil pertandingan. City tetap mendapatkan tiga poin dari Old Trafford, tetapi Pro Ref harus melakukan evaluasi agar kesalahan serupa tidak kembali terjadi.