← Beranda
Rodri Akui Tak Mudah Tolak Real Madrid demi Barcelona
M Shofyan Dwi KurniawanKamis, 17 September 2026 | 04.09 WIB
Rodri Akui Tak Mudah Tolak Real Madrid demi Barcelona / ig @fcbarcelona

JawaPos.com - Rodri akhirnya buka suara mengenai keputusan besar yang dibuatnya pada musim panas ini. Gelandang Barcelona tersebut mengakui bahwa menolak Real Madrid bukan perkara mudah sebelum akhirnya memilih bergabung dengan rival El Clásico itu.

Rodri meninggalkan Manchester City setelah tujuh tahun berkarier di Inggris. Pemain berusia 30 tahun itu bergabung dengan Barcelona dalam transfer senilai €60 juta dan langsung menjadi bagian penting dari proyek Hansi Flick.

Melansir ESPN, di balik kepindahan tersebut, ada persaingan dengan Real Madrid yang juga menginginkan jasanya. Rodri mengaku harus mempertimbangkan banyak hal sebelum menentukan klub pilihannya.

"Saya ingin menikmati liburan musim panas yang lebih santai, tetapi kenyataannya tidak demikian," kata Rodri dalam sebuah wawancara dengan Mundo Deportivo.

"Saya harus menganalisis banyak hal dan membuat keputusan besar antara dua klub terbaik di dunia. Pada akhirnya, saya dipandu oleh aspek olahraga, oleh apa yang sedikit lebih menarik bagi saya dan memilih tempat di mana saya merasa bisa menang dan berkembang paling pesat sebagai pemain."

"Itu sama sekali tidak mudah. ​​Menolak Madrid bukanlah hal yang mudah, terlebih lagi ketika perilaku mereka terhadap saya sangat terpuji. Pada akhirnya, [direktur olahraga Barça] Deco dan Hansi berhasil meyakinkan saya."

Rodri Hubungi Mourinho Setelah Memilih Barcelona

Salah satu bagian menarik dari proses transfer tersebut adalah komunikasi Rodri dengan José Mourinho. Gelandang Spanyol itu memang sempat berbicara dengan pelatih Real Madrid tersebut sebelum membuat keputusan.

Rodri memilih untuk tidak mengungkapkan isi pembicaraan mereka secara detail. Namun, ia memastikan Mourinho menyampaikan keinginannya agar sang gelandang memilih Madrid.

"Saya tidak ingin mengungkapkan percakapan pribadi, tetapi jelas dia menyatakan keinginannya agar saya pergi ke sana dan menjelaskan apa yang menurutnya akan saya berikan kepada tim."

"Dia sangat baik kepada saya. Ketika saya mengambil keputusan, saya juga meneleponnya untuk berterima kasih atas perhatian dan caranya bersikap kepada saya."

"Dia adalah pelatih hebat, dia telah membuktikannya selama bertahun-tahun, dan Real Madrid akan menjadi lawan yang tangguh di liga musim ini."

Pada akhirnya, Rodri memilih Barcelona setelah merasa proyek olahraga klub Catalan tersebut lebih sesuai dengan apa yang ia cari.

Awal Sempurna Rodri Bersama Barcelona

Keputusan itu sejauh ini berjalan positif. Rodri langsung beradaptasi dengan tim Barcelona yang mengawali musim dengan sangat impresif.

Barcelona memenangkan enam pertandingan pembuka mereka, terdiri dari lima laga LaLiga dan satu pertandingan Liga Champions. Dalam periode tersebut, mereka juga mencetak 26 gol.

Rodri berharap pengalamannya bisa membantu Barcelona melangkah lebih jauh di kompetisi Eropa. Selain kualitas teknis, ia merasa dapat memberikan kepemimpinan kepada skuad Barcelona yang relatif muda.

"Saya bisa berkontribusi di berbagai bidang," kata Rodri. "Jika kita berbicara tentang pengalaman dan kepemimpinan, saya pikir saya bisa memberikan banyak kontribusi kepada kelompok pemain yang masih cukup muda dan mungkin belum menghadapi situasi tertentu sebanyak yang saya alami."

"Dan dari perspektif sepak bola, saya di sini untuk beradaptasi dengan tim. Ini sudah menjadi tim yang bekerja dengan baik, kita telah melihat bahwa mereka sudah menjadi pemenang, dan saya ingin menambah hal itu dan bermain sesuai dengan kekuatan saya."

Rodri juga mengungkap pesan pertama Flick kepadanya. Pelatih asal Jerman tersebut meminta sang pemain untuk tidak cepat puas dan terus mencari perkembangan.

"Salah satu hal pertama yang Hansi sampaikan kepada saya adalah tentang memiliki keinginan untuk terus berkembang dari hari ke hari, untuk menjadi non-konformis, untuk tidak pernah bersantai, untuk tidak pernah percaya bahwa Anda telah mencapai batas kemampuan Anda, dan untuk selalu menuntut lebih banyak."

"Itulah yang akan membawa Anda menuju kesuksesan cepat atau lambat. Saya percaya bahwa Barça masih memiliki ruang untuk berkembang guna mencapai keunggulan yang dapat mengantarkan mereka memenangkan gelar-gelar besar Eropa, setelah sebelumnya berhasil melakukannya di Spanyol."

EDITOR: Setyo Adi Nugroho