JawaPos.com — Genoa menjamu Sudtirol pada putaran kedua Coppa Italia di Stadio Ferraris, Selasa (15/9/2026) pukul 23.00 WIB, dengan target melaju ke babak 16 besar dan menghadapi Inter Milan.
Genoa datang dengan tekanan setelah tanpa kemenangan dalam empat laga Serie A, sedangkan Sudtirol membawa modal delapan poin dari empat pertandingan Serie B.
Mengapa Genoa wajib menang atas Sudtirol?
Genoa membutuhkan kemenangan untuk menjaga peluang melangkah lebih jauh di Coppa Italia sekaligus meredakan tekanan terhadap Daniele De Rossi.
Baca Juga: Prediksi Skor Genoa vs Frosinone di Liga Italia: Il Grifone Terancam Makin Terpuruk!
Setelah hanya meraih satu poin dari empat pertandingan Serie A, pertandingan melawan Sudtirol menjadi kesempatan bagi Genoa untuk memperbaiki kepercayaan diri di depan pendukung sendiri.
Pada putaran pertama Coppa Italia musim ini, Genoa tampil meyakinkan dengan menghancurkan Ascoli 4-1 di Stadio Ferraris.
Empat gol tersebut tercipta dengan distribusi dua gol pada masing-masing babak, menunjukkan kemampuan lini depan Genoa ketika menghadapi lawan di level yang lebih rendah.
Baca Juga: Prediksi Genoa vs Como: Rekor Pertemuan Jadi Ancaman, Tim Tamu Berpeluang Menang di Luigi Ferraris
Namun, performa Genoa di Serie A masih menjadi perhatian utama. Mereka kebobolan tujuh gol dalam tiga pertandingan pertama sebelum akhirnya bermain imbang 1-1 melawan Frosinone pada Sabtu lalu.
Laga melawan Frosinone juga memperlihatkan masalah pertahanan Genoa.
Frosinone mampu melepaskan sekitar 26 tembakan, sementara kapten Johan Vasquez mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-50 sebelum menerima kartu merah menjelang pertandingan berakhir.
Bagaimana performa Sudtirol sebelum menghadapi Genoa?
Sudtirol justru datang ke Stadio Ferraris dengan kepercayaan diri lebih tinggi.
Tim asal Tyrol tersebut belum terkalahkan dalam empat pertandingan Serie B musim ini dengan catatan tiga hasil imbang dan satu kemenangan, sekaligus mengoleksi delapan poin.
Baca Juga: Prediksi Skor Genoa vs Como di Liga Italia: Kans I Voltiani Pesta Gol di Stadio Ferraris!
Pelatih Davide Possanzini menjadi salah satu alasan di balik start positif Sudtirol.
Ditunjuk pada musim panas, Possanzini membawa pendekatan permainan yang terinspirasi gaya Roberto De Zerbi setelah sebelumnya bekerja bersama pelatih Tottenham Hotspur tersebut selama tujuh tahun.
Sudtirol juga sudah melewati satu pertandingan Coppa Italia musim ini. Mereka menyingkirkan Catanzaro dan kemudian kembali tampil kompetitif di Serie B saat menghadapi Modena pada akhir pekan.
Saat melawan Modena, Sudtirol sempat unggul berkat gol Alvin Okoro pada babak pertama.
Sayangnya, keunggulan tersebut sirna setelah Modena mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-88, hasil yang membuat Sudtirol gagal merebut posisi puncak klasemen Serie B.
Siapa yang berpeluang menjadi pembeda?
Rotasi pemain kemungkinan dilakukan Genoa karena pertandingan ini berada di antara duel Serie A melawan Frosinone dan Parma.
Baca Juga: Prediksi Skor Genoa vs Napoli di Liga Italia 2026/2027: Misi Berat Daniele De Rossi!
Lorenzo Colombo berpotensi mendapatkan waktu istirahat setelah gagal mengeksekusi penalti ketika menghadapi Frosinone.
Cody Drameh dan Hamed Traore menjadi dua pemain yang berpeluang mendapatkan kesempatan tampil sejak menit pertama.
Elias Havel dan Lorenzo Venturino menjadi dua pemain Genoa yang dipastikan absen dalam pertandingan tersebut.
Di kubu Sudtirol, Hamza El Kaouakibi juga dipastikan tidak tersedia. Kenny Mixtur berpeluang masuk starting XI setelah mencetak gol penting yang membawa Sudtirol menuju adu penalti pada putaran pertama Coppa Italia.
Sudtirol juga memiliki Alvin Okoro dan Rares Burnete sebagai opsi di lini depan. Keduanya berstatus pemain pinjaman dari klub Serie A, sementara Kevin Zeroli yang dimiliki AC Milan diperkirakan tampil di lini tengah.
Apakah Genoa mampu menghindari kejutan?
Genoa tetap menjadi favorit meski performanya di Serie A belum meyakinkan. Status sebagai tim kasta tertinggi, keuntungan bermain di Stadio Ferraris, serta kemenangan 4-1 atas Ascoli menjadi modal penting untuk menghadapi Sudtirol.
Baca Juga: Juventus Tuntaskan Transfer Jeff Ekhator dari Genoa dalam Negosiasi 48 Jam
Sudtirol tetap punya peluang membuat kejutan karena catatan lima pertandingan terakhir mereka jauh lebih stabil.
Sudtirol mencatat dua kemenangan dan tiga hasil imbang dalam lima laga terakhir di seluruh kompetisi, sedangkan Genoa hanya meraih satu kemenangan, tiga kekalahan, dan satu hasil imbang.
Sejarah Genoa di Coppa Italia juga membuat pertandingan ini cukup penting.
Klub Liguria tersebut baru sekali menjadi juara kompetisi ini, yakni pada 1937, sedangkan dalam 11 musim terakhir mereka sembilan kali tersingkir pada babak 16 besar.
Genoa bahkan tersingkir secara menyakitkan pada musim lalu setelah dibantai Atalanta dengan skor 0-4.
Baca Juga: Cetak Gol ke Gawang Genoa, Gleison Bremer Bertekad Bawa Juventus Lolos ke Liga Champions
Kini, kemenangan atas Sudtirol akan membawa Genoa menghadapi tantangan lebih berat karena Inter Milan sudah menunggu di babak 16 besar.
Dengan tekanan terhadap De Rossi dan keinginan mengembalikan momentum, Genoa diprediksi bermain agresif sejak awal.
Sudtirol bisa memanfaatkan celah di lini belakang tuan rumah, tetapi kualitas Genoa di kandang diperkirakan cukup untuk mengamankan tiket ke babak berikutnya.
Genoa diperkirakan melewati pertandingan yang tidak mudah dan harus bekerja keras hingga menit akhir.
Sudtirol punya kapasitas mencetak gol, tetapi Genoa diprediksi tetap mampu mengatasi tekanan dan melaju untuk menantang Inter Milan di babak 16 besar.
Prediksi skor: Genoa 3-2 Sudtirol.