← Beranda
Roy Keane Kritik Cara Bek Manchester United Melakukan Pemanasan
M Shofyan Dwi KurniawanSelasa, 15 September 2026 | 13.35 WIB
ig @manutd

JawaPos.com - Roy Keane kembali melontarkan kritik terhadap mantan klubnya. Kali ini, legenda Manchester United tersebut menyoroti cara para pemain bertahan The Red Devils melakukan pemanasan menjelang derbi Manchester di Old Trafford, Minggu.

Para bek United terlihat melakukan latihan bertahan secara berkelompok sebelum pertandingan dimulai. Diogo Dalot, Harry Maguire, Lisandro Martinez, dan Patrick Dorgu berdiri dalam formasi pertahanan sambil bergerak maju dan mundur mengikuti pola latihan.

Mereka menerima berbagai jenis umpan, mulai dari bola lambung yang harus diantisipasi dengan sundulan hingga umpan rendah yang diarahkan ke kaki.

Latihan seperti ini sebenarnya cukup umum dilakukan tim sepak bola di berbagai level. Namun, Keane justru merasa ada sesuatu yang kurang dari sesi tersebut.

Keane Bingung Melihat Latihan Bek United

Melansir Manchester Evening News, Keane mempertanyakan latihan tersebut karena tidak menghadirkan tekanan atau pergerakan penyerang yang harus diantisipasi oleh para bek.

Menurutnya, para pemain bertahan memang perlu memahami posisi masing-masing, tetapi situasi dalam latihan seharusnya bisa dibuat lebih menyerupai kondisi pertandingan.

"Saya suka latihan-latihan di sini, jujur saja, ini membuat saya senang. Saya ingin berpikir bahwa di levelnya, mereka tahu ke mana mereka akan bergerak. Tidak ada yang menantang mereka, (Erling) Haaland tidak berlari di belakang mereka."

Keane juga memahami bahwa pemain profesional memiliki rutinitas tertentu sebelum pertandingan.

"Mereka adalah pemain berpengalaman, semua latihan ini bagus. Saya tahu para pemain memiliki rutinitas, dll., tetapi Haaland tidak berada di tengah-tengahnya dan mengikuti latihan-latihan tersebut."

Bagi Keane, persoalannya bukan pada latihan itu sendiri, melainkan bagaimana latihan tersebut mempersiapkan pemain menghadapi situasi nyata yang akan mereka temui beberapa menit kemudian.

Dalam derbi, terutama ketika menghadapi penyerang seperti Haaland, pergerakan tanpa bola dan ancaman di belakang garis pertahanan menjadi aspek yang sangat penting.

Dorgu Menggantikan Shaw

Derbi tersebut juga menjadi pertandingan besar bagi Michael Carrick setelah dipercaya menangani Manchester United secara permanen. Di kubu lawan, Enzo Maresca juga menjalani derbi Manchester pertamanya dalam kapasitas tersebut setelah menggantikan Pep Guardiola di Manchester City.

United harus melakukan perubahan di lini belakang karena Luke Shaw gagal pulih tepat waktu dari cedera. 

Patrick Dorgu kemudian dipercaya mengisi posisinya. Shaw sendiri sebelumnya menjadi pemain yang nyaris selalu tersedia untuk United dan tidak pernah melewatkan satu pertandingan pun pada musim lalu. Namun, cedera kali ini membuat Carrick harus mencari solusi alternatif.

Foden Diusir, City Bermain dengan 10 Pemain

Pertandingan di Old Trafford berlangsung panas sejak awal. Memasuki pertengahan babak pertama, Manchester City harus bermain dengan 10 pemain setelah Phil Foden mendapat kartu merah.

Foden diusir karena menendang Bruno Fernandes. Pemain Inggris itu terlihat melakukan tendangan dengan kedua kakinya ke bagian tengah tubuh gelandang asal Portugal tersebut.

Wasit Michael Oliver langsung mengeluarkan kartu merah tanpa ragu. Keputusan tersebut kemudian diperiksa dan dikonfirmasi oleh VAR.

Akun Premier League Match Centre menulis:

"Keputusan wasit untuk memberikan kartu merah kepada Foden karena perilaku kekerasan telah diperiksa dan dikonfirmasi oleh VAR."

"WASIT: “Kartu merah Phil Foden – menendang tubuh Bruno”.

"VAR: “Menurut saya itu jelas kartu merah. Tampaknya itu gerakan tambahan. Mengkonfirmasi kartu merah untuk pemain Manchester City nomor 47”.

EDITOR: Hanny Suwindari