← Beranda
Wali Kota Madrid Dukung Julián Álvarez Bertahan di Atlético Madrid: Harus Kembali ke Jalan Benar
M Shofyan Dwi KurniawanSelasa, 15 September 2026 | 13.21 WIB
ig @juliaanalvarez

JawaPos.com - Situasi Julián Álvarez di Atlético Madrid masih menjadi perhatian, bahkan sampai ke Balai Kota Madrid. José Luis Martínez-Almeida, yang juga dikenal sebagai pendukung Atlético, ikut memberikan pandangannya mengenai masa depan sang penyerang.

Álvarez sempat menginginkan kepindahan ke Barcelona pada musim panas ini. Namun, Atlético menolak mempertimbangkan transfer tersebut.

Sikap sang pemain kemudian membuat sebagian pendukung Atlético kecewa. Terlebih, Álvarez secara terbuka menyampaikan keinginannya untuk meninggalkan klub demi mengejar apa yang ia sebut sebagai "mimpi".

Meski begitu, Martínez-Almeida tidak ingin persoalan tersebut berlarut-larut.

Wali Kota Madrid Tak Minta Álvarez Minta Maaf

Melansir ESPN, Martínez-Almeida mengakui bahwa dirinya juga kecewa dengan sikap Álvarez. Namun, menurutnya, terus menunjukkan kemarahan bukanlah solusi terbaik bagi Atlético.

"Apakah saya marah pada Julián? Ya. Apakah menunjukkan kemarahan itu bermanfaat bagi kita? Tidak. Ini mungkin kontroversial di kalangan pendukung Atlético, saya tidak menuntut permintaan maaf dari Julián tetapi saya memintanya untuk mencetak gol."

Bagi sang wali kota, fokus Atlético saat ini seharusnya bukan memperpanjang konflik dengan Álvarez. Yang jauh lebih penting adalah membantu sang striker kembali menemukan performa terbaiknya. Apalagi, Álvarez masih merupakan salah satu pemain terpenting dalam skuad Atlético.

Belum Mencetak Gol Musim Ini

Performa Álvarez memang belum maksimal pada awal musim. Striker berusia 26 tahun tersebut belum mencetak gol musim ini. Namun, ia baru saja memainkan pertandingan penuh pertamanya ketika Atlético kalah 1-2 dari Liverpool di Liga Champions pada Rabu.

Dalam pertandingan tersebut, Álvarez setidaknya memberikan kontribusi dengan menciptakan assist untuk gol Marcos Llorente.

Penampilan tersebut bisa menjadi awal bagi sang striker untuk kembali mendapatkan kepercayaan diri setelah melalui musim panas yang penuh drama.

Sebelumnya, selama Piala Dunia musim panas ini, Álvarez secara terbuka mengungkapkan keinginannya untuk meninggalkan Atlético demi "mewujudkan mimpinya".

Komentar tersebut tidak diterima dengan baik oleh sebagian pendukung Atlético. Ketika kembali ke klub setelah turnamen, pemain internasional Argentina itu bahkan mendapat cemoohan dari suporternya sendiri.

"Kita Harus Mengembalikan Julián ke Jalur yang Benar"

Martínez-Almeida memilih pendekatan yang lebih pragmatis. Ia menilai Atlético justru harus membantu Álvarez kembali tampil maksimal karena hal tersebut juga berkaitan dengan nilai sang pemain di masa depan.

"Yang perlu kita lakukan adalah mengembalikan Julián ke jalur yang benar, karena jika tidak, tahun depan, nilainya akan turun setengahnya," kata Martínez-Almeida. 

"Meskipun komentar 'Saya ingin mewujudkan mimpi saya' menyakiti kami, saya rasa permintaan maaf tidak akan membawa kita ke mana-mana; yang perlu kita lakukan adalah memintanya mencetak gol dan menilainya berdasarkan hal itu."

Pesan tersebut cukup jelas: daripada terus memperdebatkan keinginan Álvarez untuk pergi, Atlético sebaiknya memanfaatkan pemain yang masih berada dalam skuad mereka. Dan cara paling sederhana untuk meredakan situasi tersebut adalah gol.

Atlético Masih Membutuhkan Álvarez

Álvarez bergabung dengan Atlético dari Manchester City pada musim panas 2024 dengan nilai transfer £81,5 juta atau sekitar $110 juta.

Sejauh ini, ia telah mencetak 49 gol dan memberikan 18 assist dalam 109 pertandingan bersama klub ibu kota Spanyol tersebut.

Angka itu menunjukkan bahwa Álvarez tetap memiliki peran penting bagi Atlético, meskipun hubungan dengan sebagian suporter sempat memanas.

Kekalahan dari Liverpool juga memperlihatkan bahwa Atlético masih membutuhkan kontribusinya. Assist untuk Llorente menjadi sinyal positif bahwa sang striker perlahan mulai kembali menemukan ritmenya.

Kini, tantangannya adalah bagaimana Álvarez merespons situasi tersebut. Atlético mungkin belum bisa memberikan apa yang diinginkannya pada musim panas lalu. Namun, selama masih mengenakan seragam Los Colchoneros, Álvarez punya kesempatan untuk mengubah suasana dengan performa di atas lapangan.

EDITOR: Hanny Suwindari