JawaPos.com - Torino akan menghadapi AS Roma pada lanjutan Serie A Liga Italia 2026/2027 di Turin pada Senin (14/9) pukul 23.30 WIB.
Laga Torino vs AS Roma menjadi salah satu pertandingan yang menarik perhatian karena kedua tim datang dengan kondisi dan target yang berbeda.
Torino tentu berharap bisa memanfaatkan status sebagai tuan rumah untuk mendapatkan hasil positif.
Baca Juga: Prediksi Skor Villarreal vs Real Betis: Mampukah Inigo Perez Bawa Tuan Rumah Raih Kemenangan
Sementara itu, AS Roma berambisi melanjutkan tren apik sekaligus menjaga posisi mereka di papan atas klasemen.
AS Roma memiliki modal kepercayaan diri yang cukup tinggi sebelum pertandingan ini.
Giallorossi sedang berusaha mempertahankan performa positif setelah menjalani rangkaian pertandingan di kompetisi domestik dan Eropa.
Baca Juga: Prediksi Skor Leeds vs Newcastle: Duel Ketat di Elland Road, Siapa yang Akan Menang
Jadwal yang cukup padat membuat Roma harus pintar mengatur kondisi para pemainnya.
Mereka baru saja menjalani pertandingan di kompetisi Eropa dan harus kembali tampil di Serie A dalam waktu yang relatif singkat.
Situasi tersebut kemungkinan membuat pelatih Roma melakukan rotasi pada beberapa posisi.
Sejumlah pemain yang memiliki riwayat cedera juga perlu mendapatkan perhatian agar kondisinya tidak semakin buruk.
Manu Kone menjadi salah satu pemain yang kondisinya masih dipantau.
Gelandang tersebut ditarik keluar pada awal babak kedua ketika Roma menghadapi Fenerbahce.
Baca Juga: FIFA ASEAN Cup 2026: John Herdman Sebut Lawan Terbesar Timnas Indonesia Adalah Diri Sendiri
Kondisi itu membuat peluang Kone untuk tampil menghadapi Torino masih diragukan.
Lorenzo Pellegrini menjadi opsi lain setelah kembali mengikuti latihan penuh.
Kehadiran Pellegrini tentu bisa memberikan tambahan pilihan bagi lini tengah Roma, meski keputusan untuk menurunkannya sejak awal masih perlu dipertimbangkan.
Baca Juga: Kendal Tornado FC Awali Pegadaian Championship dengan Kemenangan, Presiden Klub Beri Pesan
Roma juga diprediksi tidak akan memaksakan Paulo Dybala tampil penuh.
Dengan jadwal pertandingan yang padat, pemain berpengalaman seperti Dybala berpotensi mendapatkan waktu bermain yang lebih terbatas.
Di lini depan, Roma memiliki beberapa pilihan untuk mengisi posisi penyerang.
Baca Juga: Kabar Gembira untuk Fans Arsenal! Thierry Henry Bakal Sambangi Indonesia
Santiago Castro disebut berpeluang mendapatkan kesempatan, sementara Donyell Malen tetap menjadi salah satu pemain yang patut diperhatikan setelah menunjukkan ketajamannya.
Malen sebelumnya sudah mencetak gol dalam pertemuan melawan Torino pada Januari lalu.
Produktivitas tersebut menjadi salah satu alasan mengapa lini belakang Torino perlu memberikan perhatian khusus kepada pemain asal Belanda tersebut.
Di sisi lain, Torino juga menghadapi persoalan cedera.
Baca Juga: Karan Singh Juara Tunggal Putra Tenis ITF M15 Bali Seri Kelima
Cesare Casadei masih berusaha memulihkan diri dari cedera otot. Kondisinya membuat peluang gelandang tersebut untuk tampil belum bisa dipastikan.
Saul Coco juga berada dalam kondisi yang meragukan setelah mengalami masalah pada lutut ketika Torino menghadapi Fiorentina.
Dia ditarik keluar sebelum babak pertama berakhir sehingga tim medis perlu memantau perkembangannya.
Baca Juga: Klasemen Super League: Persija, Bali United, dan Madura United Cetak Poin Sempurna
Untuk lini depan, Torino kemungkinan tetap mengandalkan Che Adams dan Giovanni Simeone.
Kombinasi keduanya diharapkan mampu memberikan ancaman kepada pertahanan Roma sekaligus memanfaatkan keuntungan bermain di kandang.
Jika melihat pertemuan kedua tim dalam beberapa pertandingan terakhir, Torino dan Roma memiliki persaingan yang cukup menarik.
Baca Juga: Jay Idzes Terlihat Pincang Saat Sassuolo Rayakan Kemenangan Dramatis Lawan Juventus
Roma memang mampu meraih kemenangan dalam sejumlah pertemuan, tetapi Torino juga pernah memberikan kejutan.
Pada 18 Januari 2026, Roma berhasil mengalahkan Torino dengan skor 2-0.
Namun, beberapa hari sebelumnya Torino justru menang 3-2 ketika bertandang ke markas Roma.
Torino juga berhasil menang 1-0 atas Roma pada September 2025. Sebelumnya, Roma mencatat kemenangan 2-0 saat bertandang ke markas Torino pada Mei 2025.
Baca Juga: Skuad Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup dalam Tahap Finalisasi
Catatan tersebut menunjukkan bahwa pertandingan Torino vs AS Roma tidak selalu berjalan mudah bagi Giallorossi.
Torino memiliki kemampuan untuk membuat Roma kesulitan, terutama ketika mampu bermain disiplin dan memanfaatkan situasi serangan balik.
Meski begitu, kondisi Roma saat ini membuat mereka lebih layak diunggulkan.
Baca Juga: Debut di La Liga Spanyol, Emil Audero Dapat Pujian dari John Herdman
Kedalaman skuad yang cukup baik memberikan banyak pilihan kepada tim tamu untuk mengatasi absennya beberapa pemain.
Roma juga mempunyai sejumlah pemain yang mampu menciptakan peluang dari berbagai area.
Kemampuan tersebut bisa menjadi pembeda apabila Torino terlalu banyak memberikan ruang di lini pertahanan.
Sementara itu, salah satu masalah Torino adalah pertahanan.
Mereka memiliki catatan kebobolan yang cukup tinggi pada musim sebelumnya dan masih belum sepenuhnya menunjukkan perubahan signifikan di bawah manajemen baru.
Jika kelemahan tersebut kembali muncul, Roma berpeluang memanfaatkannya melalui kombinasi permainan dari lini tengah dan depan.
Pertandingan diperkirakan berlangsung cukup terbuka. Torino kemungkinan mencoba tampil agresif sejak awal demi mendapatkan keuntungan sebagai tuan rumah.
Roma, di sisi lain, dapat memilih bermain lebih sabar sambil menunggu celah di pertahanan lawan.
Prediksi susunan pemain Torino: Perri; Comuzzo, Ismajli, Comert; Belghali, Fitz-Jim, Mandragora, Cacciamani; Vlasic; Adams, Simeone.
Prediksi susunan pemain AS Roma: Svilar; Mancini, Ndicka, Ghilardi; Molina, Cristante, Pisilli, Wesley; Soule, Mora; Malen.
Dengan kualitas skuad dan performa yang sedang berada di level positif, Roma diprediksi mampu membawa pulang tiga poin dari Turin.
Namun, Torino tetap memiliki peluang mencetak gol jika mampu memanfaatkan dukungan publik tuan rumah.
Prediksi skor akhir Torino 1-2 AS Roma menjadi hasil yang cukup masuk akal untuk pertandingan ini.
Roma diperkirakan mampu mengontrol jalannya pertandingan dalam beberapa periode dan memaksimalkan peluang yang mereka dapatkan.
Bagi Roma, kemenangan di Turin akan menjadi tambahan penting untuk menjaga posisi di papan atas Serie A.
Sementara bagi Torino, pertandingan ini menjadi kesempatan untuk membuktikan bahwa mereka mampu bersaing menghadapi salah satu tim kuat di kompetisi Italia.