JawaPos.com — Inter Milan akan menjamu Udinese di pekan keempat Serie A Italia, dini hari nanti. Ini lawan bandel yang harus diwaspadai Nerazzuri.
Bentrok ini menandai pertemuan ke-107 kedua klub di Serie A. Ini adalah sejarah yang bermula sejak tahun 1950, di mana Inter mencatatkan 56 kemenangan, 27 hasil imbang, dan 23 kekalahan.
Duel akan berlangsung di Giuseppe Meazza, tempat di mana anak asuh Kosta Runjaic meraih kemenangan mengejutkan dengan skor 2-1 pada pertemuan terakhir di Milan pada Agustus 2025.
Baca Juga: Real Madrid Tumbangkan Rayo Vallecano 4-1, Alvaro Carreras Puas dengan Permainan Los Blancos
Pertemuan terbaru kedua klub terjadi pada Januari 2026, yang berakhir dengan kemenangan 1-0 Inter berkat gol Lautaro Martinez. Terlepas dari hasil tersebut, Kosta Runjaic unggul 2-1 dalam rekor pertemuan langsung melawan Christian Chivu.
Perlu dicatat, tidak ada hasil imbang antara Udinese dan Inter sejak Januari 2021. Jadi, hal sama diharapkan terjadi dini hari nanti dengan Inter Milan jelas akan menjadi favorit setelah tak terkalahkan di kandang sejak November 2025 atau di 14 laga beruntun.
Inter yang di 2026 menjadi salah satu tim paling produktif di Eropa saat bermain di kandang dengan rata-rata 2,8 gol per pertandingan memasuki laga ini dengan modal kekalahan 1-2 di markas Real Madrid pada matchday pertama Liga Champions.
Namun, Cristian Chivu sama sekali tidak khawatir jelang laga ini. Menurutnya mereka kalah hanya karena blunder. “Kami menampilkan performa hebat yang memberikan saya keyakinan besar akan masa depan tim ini,” katanya di situs klub.
Lautaro Martinez yang kini menjadi pencetak gol terbanyak ketiga sepanjang masa Inter setelah mencetak dua gol ke gawang Napoli pekan sebelumnya juga mengirim pesan optimis. “Kami harus meningkatkan performa dan mengincar kemenangan di laga berikutnya,” ujarnya.
Di kubu Udinese yang mengawali musim dengan raihan empat poin dari tiga pertandingan liga dan telah melaju melewati dua putaran Coppa Italia, mereka berharap mengulang kejutan away sebelumnya di Milan.
Baca Juga: Kalah dari Madura United, Riko Simanjuntak Minta PSS Sleman Segera Bangkit
Target itu tentu tidak bisa diremehkan. Apalagi, mereka selalu mencetak gol di setiap pertandingan musim ini. Selain itu, performa tandang mereka sejak akhir musim lalu sangat impresif, dengan empat kemenangan dalam enam lawatan terakhir.
Empat kemenangan tandang itu termasuk yang terbaru di markas Monza sebelum ditekuk Lazio di kandang sendiri. “Kami tidak mampu menguasai bola seperti yang kami inginkan,” kata pelatih Kosta Runjaic di DAZN soal kekalahan melawan Lazio.
Bek Udinese, Enzo Ebosse menyebut hasil kontra Lazio adalah pelajaran penting menghadapi tim besar. “Kami bermain dengan baik dan tidak semuanya negatif; kami perlu belajar dari hal ini untuk pertandingan-pertandingan berikutnya,” ujarnya.
Untuk laga ini, Inter yang menyapu bersih tiga laga awalnya kemungkinan hanya kehilangan Djed Spence yang baru berlatih. Sedangkan Udinese, mereka tanpa Jakub Piotrowski, Oumar Solet, Nicolo Zaniolo, Matteo Palma, Juan Arizala, dan Alessandro Zanoli. (amr)