← Beranda
Prediksi Skor Torino vs Roma di Liga Italia: Giallorossi Siap Obrak-abrik Markas Il Toro
Moch. Rizky Pratama PutraMinggu, 13 September 2026 | 18.59 WIB
Roma diprediksi mampu mengatasi Torino dan membawa pulang tiga poin dari Stadio Olimpico Grande Torino. (Roma)

 

JawaPos.com — Roma berambisi menjaga start sempurna Serie A saat bertandang ke markas Torino, Stadio Olimpico Grande Torino, Senin (14/9/2026) pukul 23. 30 WIB.

Giallorossi datang dengan tiga kemenangan dari tiga laga liga, 10 gol, dan hanya 22 tembakan yang dihadapi, sementara Torino baru meraih satu kemenangan dan masih punya masalah serius di lini belakang.

Roma Ingin Kembali Menang Setelah Tertahan di Liga Champions

Roma tetap menjadi tim yang sangat percaya diri meski rekor kemenangan mereka di awal musim akhirnya terhenti saat bermain imbang 1-1 melawan Fenerbahce di Istanbul pada fase liga Liga Champions.

Baca Juga: Bryan Cristante Samai Rekor Daniele De Rossi, Kapten AS Roma Cetak Gol di Liga Champions

Bryan Cristante sempat membawa Giallorossi unggul sebelum tuan rumah menyamakan kedudukan setelah turun minum, sedangkan Mile Svilar tampil penting dengan sejumlah penyelamatan.

Hasil tersebut menghentikan rentetan tiga kemenangan Roma di Serie A yang sebelumnya menghasilkan 10 gol.

Gian Piero Gasperini kini memiliki kesempatan membawa timnya kembali ke jalur kemenangan sekaligus mempertahankan posisi di puncak klasemen sementara Liga Italia.

Roma juga memiliki statistik yang cukup mengerikan untuk Torino.

Baca Juga: AS Roma Ditahan Imbang Fenerbahce 1-1 di Liga Champions, Gasperini Sebut Hasil Itu Adil

Dalam tiga pertandingan Serie A, Giallorossi sudah melepaskan 71 tembakan dan hanya menghadapi 22 tembakan lawan, memperlihatkan dominasi mereka dalam menciptakan peluang sekaligus mengontrol pertandingan.

Donyell Malen menjadi salah satu pemain yang paling disorot setelah mencetak lima gol pada awal musim.

Penyerang tersebut bahkan sudah mencetak gol ke gawang Torino pada debutnya di Serie A Januari lalu, sehingga lini belakang Granata punya alasan kuat untuk waspada.

Torino Mulai Bangkit, tetapi Pertahanan Masih Mengkhawatirkan

Torino memang tidak datang dengan modal sepenuhnya buruk karena mereka baru saja meraih kemenangan dramatis atas Fiorentina.

Comeback pada babak kedua memberikan kemenangan perdana bagi pelatih anyar Ignazio Abate setelah sebelumnya Torino tumbang dari AC Milan dan Sassuolo serta tersingkir secara mengecewakan dari Coppa Italia melawan Monza.

Baca Juga: Inter Milan dan AS Roma Come Back, Lautaro Jadi Pahlawan di San Siro

Rolando Mandragora menjadi pemantik kebangkitan lewat gol indahnya sebelum Che Adams memastikan kemenangan pada menit-menit akhir.

Hasil tersebut sekaligus membuat Fiorentina mengambil keputusan besar dengan memecat pelatih mereka setelah kekalahan tersebut.

Masalahnya, Torino masih membawa pekerjaan rumah besar di sektor pertahanan.

Granata tercatat selalu kebobolan dalam delapan pertandingan terakhir mereka di Serie A, catatan yang tentu sangat mengkhawatirkan ketika lawan yang datang adalah Roma dengan produktivitas 10 gol dari tiga pertandingan.

Baca Juga: Prediksi AS Roma vs Atalanta: Gasperini Jadikan La Dea Acuan I Lupi

Torino sebenarnya punya duet yang cukup menjanjikan di lini depan melalui Adams dan Giovanni Simeone.

Namun, mereka membutuhkan performa kolektif yang jauh lebih solid karena menghadapi Roma berarti harus mampu bertahan dari tekanan sekaligus memanfaatkan setiap peluang serangan balik.

Dybala Bisa Diistirahatkan, Malen Tetap Jadi Ancaman

Roma memiliki keuntungan lain berupa kedalaman skuad yang memungkinkan Gasperini melakukan rotasi setelah menjalani pertandingan Liga Champions di tengah pekan.

Manu Kone menjadi perhatian setelah ditarik keluar pada awal babak kedua ketika menghadapi Fenerbahce, sedangkan Lorenzo Pellegrini sudah kembali mengikuti latihan penuh.

Paulo Dybala juga berpotensi mendapatkan waktu istirahat untuk menjaga kebugarannya di tengah jadwal padat.

Pemain asal Argentina itu sudah memberikan empat assist hanya dalam tiga penampilan Serie A, sehingga absennya Dybala sekalipun tetap harus diantisipasi Torino.

Santiago Castro bisa mendapatkan kesempatan apabila Malen diistirahatkan, tetapi ketajaman penyerang Belanda tersebut membuat Gasperini memiliki dilema menarik.

Baca Juga: AS Roma Tumbangkan Lecce, Donyell Malen Tak Ingin Pikirkan Scudetto

Malen sudah mencetak lima gol pada awal musim dan memiliki memori positif ketika menghadapi Torino, sehingga menurunkannya sejak menit pertama bisa menjadi opsi untuk mengejar kemenangan cepat.

Di kubu Torino, Cesare Casadei masih bermasalah dengan cedera otot. Saul Coco juga diragukan tampil setelah mengalami masalah kecil pada lutut dan harus meninggalkan pertandingan melawan Fiorentina sebelum turun minum.

Rekor Pertemuan Lebih Memihak Roma

Secara historis, Roma juga memiliki alasan untuk percaya diri saat menghadapi Torino.

Giallorossi memenangkan 14 dari 19 pertemuan terakhir melawan Granata di Serie A, sementara mereka juga mencatat enam clean sheet dalam sembilan kunjungan terakhir ke Stadio Olimpico Grande Torino.

Baca Juga: Prediksi Skor Fiorentina vs Torino di Liga Italia: Duel Sengit, Berpotensi Imbang di Stadio Franchi

Perbedaan performa awal musim semakin membuat Roma layak ditempatkan sebagai favorit.

Torino baru mencatat satu kemenangan dari tiga pertandingan liga, sedangkan Roma menyapu bersih tiga laga dan mencetak 10 gol dalam prosesnya.

Rekor Roma sejak penghujung musim lalu juga semakin impresif karena mereka telah memenangkan delapan pertandingan liga secara beruntun.

Catatan tersebut menjadi streak kemenangan terbaik keempat sepanjang sejarah klub dan mulai memunculkan pembicaraan serius mengenai peluang mereka bersaing memperebutkan Scudetto.

Roma juga memiliki pola permainan yang membuat Torino berpotensi kesulitan mengembangkan pertandingan.

Baca Juga: Didikan Inter Milan dan Torino! Reno Piscopo Tukang Sihir Baru Persik Kediri di Super League

Dengan 71 tembakan dibandingkan 22 tembakan yang mereka hadapi di tiga laga Serie A, Giallorossi menunjukkan kemampuan menciptakan tekanan sekaligus membatasi kesempatan lawan.

Prediksi Skor Torino vs Roma

Melihat produktivitas, momentum, rekor pertemuan, serta kondisi pertahanan kedua tim, Roma lebih layak diunggulkan untuk membawa pulang tiga poin.

Torino memang baru saja mendapatkan suntikan kepercayaan diri setelah menaklukkan Fiorentina, tetapi konsistensi mereka masih belum selevel dengan Giallorossi.

Masalah kebobolan dalam delapan pertandingan Serie A secara beruntun juga bisa menjadi celah yang dimanfaatkan Roma.

Baca Juga: Didikan Inter Milan dan Torino! Reno Piscopo Tukang Sihir Baru Persik Kediri di Super League

Dengan banyak pemain kreatif dan Malen yang sedang panas, Giallorossi berpeluang membuat Stadio Olimpico Grande Torino kembali sunyi. Roma pun diprediksi mampu memenangkan pertandingan.

Torino kemungkinan memberikan perlawanan sengit di kandang sendiri, tetapi kualitas serangan dan momentum Roma diperkirakan cukup untuk memastikan tiga poin sekaligus mempertahankan posisi mereka di papan atas Serie A.

Prediksi skor: Torino 1-2 Roma.

EDITOR: Edi Yulianto